Retza Fudiawan

May 19, 2010

Kesaksian Teolog kristen terhadap agamanya sendiri

Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 14:18
1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :

“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).

KESAKSIAN PARA TEOLOGI KRISTIAN..

2. Dr. Mr D.C Mulder:“Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).

3. Dr. Welter Lempp;“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).

KESAKSIAN PARA TEOLOGI KRISTIAN..

4. Dr. R. Soedarmo:“Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).

SOLUSI AKHIR…^__^

Karena Alkitab (Bibel) sudah terbuktu kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:

1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.

2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.

3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya

.4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
5. Tidak mengandung pornografi.

6. Tidak ada kontradiksi antara ayat.

7. Relevan sepanjang zaman.

April 25, 2010

Ramalan kedatangan Muhammad SAW

Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 19:03

1. Nubuat bahwa Nabi Muhammad adalah keturunan Nabi Ismael bin Nabi Abraham yang diberkati ALLAH SWT · Sangat salah besar anggapan orang-orang Yahudi dan Kristiani, bahwa keturunan Abraham yang diberkati ALLAH hanya keturunan Ishak saja. Ternyata ALLAH juga memberkati keturunan Ismael putra sulung Abraham dari Hagar. a) Kejadian, 16 : 10 à “Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu (Hagar).”

b) Kejadian, 17 : 4-7 à “Engkau (Abraham) akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa… Aku (Tuhan) akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun temurun menjadi perjanjian yang kekal.”

c) Kejadian, 17 : 20 à “Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu, ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak, ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.”

d) Kejadian, 21 : 18 à “Bangunlah, angkatlah anak itu (Ismael) … sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa besar.”

e) Kejadian, 21 : 20 à “ALLAH menyertai anak itu (Ismael), sehingga ia bertambah besar. Ia menetap di padang gurun Paran (gurun Arab) dan menjadi seorang pemanah.”

f) Kejadian, 25 : 13-16 à “Inilah nama anak-anak Ismael : Nebayot, Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafis dan Kedma… itulah anak-anak Ismael… dua belas orang raja, masing-masing dengan sukunya.” · Di dalam Alkitab tidak ada satupun keturunan Ismael yang berjaya menjadi bangsa besar. Baik orang-orang di perjanjian lama, maupun orang-orang di perjanjian baru, mayoritas adalah keturunan Israel (dari Ishak). ·

Tapi keenam nubuat tersebut telah digenapi ALLAH di perjanjian terakhir (Al-Qur’an) : ü Muhammad SAW diutus oleh ALLAH dari keturunan Ismael (dikutip dari Hadis Sohih). ü Muhammad SAW lahir di gurun Paran (Arab) keturunan dari anak Ismael yang bernama “Kedar” (lihat bagian ‘e’ dan ‘f’ di atas. Dan lihat peta dunia zaman purba di halaman belakang Alkitab terbitan tahun 2005). ü Muhammad pernah bersabda kepada kerabatnya “Panahlah wahai keturunan Ismail, sesungguhnya bapak kamu (Ismail) adalah seorang pemanah.” (dikutip dari Hadis Sohih – dan lihat nomor 5 di atas).

2. Nubuat Nabi Musa tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul ALLAH · Ulangan, 18 : 18 à “Seorang Nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti Engkau (Musa).” ü Umat Yahudi mengatakan bahwa nubuat ini untuk Yosua, sedangkan umat Kristiani mengatakan nubuat ini untuk Yesus. (wajar saja Yahudi dan Kristen saling berebut nubuat ini… toh mereka melihat tapi tidak menangkap, mereka juga mendengar tapi tidak mengerti – Markus 4 : 12). ü Padahal anggapan orang-orang Yahudi dan Kristen itu, dibantah Alkitab secara blak-blakan. Baca ayat berikut ini : · Ulangan, 34 : 10 à “νəǀō –qām nāÞý òνd beyiśərā kǝ Mōšeh ăšer yǝdāνō yǝhνâ pānîm èl- pānîm.” ü Terjemahan langsung : νəǀō (tidak) – qām (datang) nāÞý (nabi) òνd (lagi) beyiśərā (dari Israel ) kǝ (seperti) Mōšeh (Musa) ăšer yǝdā (yang kenal) wō yǝhνâ (Tuhan) pānîm (muka) èl- pānîm (dengan muka). ü

Tapi kalo anti kris yang menterjemahkan di terbitan 2005, berbeda artinya yaitu : “Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka, tidak adalagi nabi yang bangkit di antara orang Israel .” (coba saudara bedakan mana yang lebih mudah dipahami, terjemahan langsung dari bahasa aslinya atau terjemahan anti kris 2005 ? Tentu saja terjemahan langsung di atas). ·

Ulangan, 34 : 11 à “Dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah Tuhan… terhadap Firaun.” · Ulangan, 34 : 12 à “úlǝkol hayyād hahãzãqãh úlǝkol hammovrã ‘haggãdovI ‘ăser āsāh Mōšeh lǝ”ēynēy kãl-śərā” ēl.

Terjemahannya : “Dan dalam segala hal perbuatan kekuasaan… dan segala kedahsyatan besar yang dilakukan Musa di hadapan orang-orang Israel .” · SUBHANALLAH nubuat Ulangan, 18 : 18 dan Ulangan, 34 : 10-12, telah digenapi oleh ALLAH dengan mengutus Nabi Muhammad SAW, karena memang dialah yang sangat cocok seperti Musa, sebagaimana nubuat tersebut di atas : a) Nabi Muhammad adalah Nabi yang diutus dari Non Israel yang masih bersaudaraan dengan Ismael. b) Nabi Muhammad diutus di tengah-tengah saudaranya orang-orang Yahudi/Israel yang berada di Makkah dan Madinah. c) Nabi Muhammad memiliki mukjizat-mukjizat besar seperti Musa dalam menghadapi umatnya dan musuh-musuhnya. d) Nabi Muhammad memiliki kekuasaan (Raja) dengan membawa dan menerapkan hukum Allah kepada umatnya. e) Nabi Muhammad telah berhadapan muka dengan Allah seperti Musa, ketika Isra Miraj. · Jika umat Yahudi dan Kristiani membantahnya dengan ribuan ayat sekalipun, maka dengan sendirinya dibantah dengan : · Ulangan, 34 : 10 à “νəǀō –qām nāÞý òνd beyiśərā kǝ Mōšeh ăšer yǝdāνō yǝhνâ pānîm èl- pānîm.” Terjemahan langsung : νəǀō (tidak) –qām (datang) nāÞý (nabi) òνd (lagi) beyiśərā (dari Israel ) kǝ (seperti) Mōšeh (Musa) ăšer yǝdā (yang kenal) wō yǝhνâ (Tuhan) pānîm (muka) èl- pānîm (dengan muka). · Kejadian, 21 : 20 à “ALLAH menyertai anak itu (Ismael), sehingga ia bertambah besar. Ia menetap di padang gurun Paran ( padang gurun Arab) dan menjadi seorang pemanah.” ·

Kejadian, 25 : 13-16 à “Inilah nama anak-anak Ismael : Nebayot, Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafis dan Kedma… itulah anak-anak Ismael… dua belas orang raja, masing-masing dengan sukunya.”

3. Nubuat Nabi Musa tentang misi Nabi Muhammad SAW menaklukkan kota Makkah · Ulangan, 33 : 2 à “Tuhan datang dari Sinai, dan terbit dari Seir kepada Mereka, Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari 10.000 orang kudus, disebelah kanannya tampak kepada mereka api yang menyala.” · Kalimat “di sebelah kanannya” menunjukkan ke arah selatan yaitu Paran (Makkah) yang tepat berada di selatan Seir (Yerusalem). Mengapa harus diartikan selatan …??? untuk menjawabnya perhatikan di bawah ini : ü Anda berdiri tegak menghadap ke timur, lalu rentangkan kedua tangan anda, maka otomatis tangan kiri anda menghadap utara dan tangan kanan anda menghadap selatan… lalu kenapa patokannya harus menghadap timur …??? ü Karena di ayat itu menyebutkan Tuhan diibaratkan seperti matahari yang terbit. Tentu saja matahari terbit dari arah timur. ü Maksud Rofi yaitu : Seir adalah Yerusalem (tempat Yesus), dan di utara Seir ada Sinai (tempat Musa), dan di sebelah selatan Seir ada Paran/Kedar/Arab/Makkah (tempat Muhammad). Untuk lebih jelasnya perhatikan gambaran berikuti ini : ü (Sinai/Musa) utara < ————– Seir (Yerusalem/Yesus) —————– > selatan (Paran/Kedar/Makkah/Muhammad). ü Lihat dan perhatikan peta dunia zaman purba di halaman belakang Alkitab anda (khususnya terbitan tahun 2005). · Maka SUBHANALLAH nubuat pada ayat tersebut telah digenapi oleh ALLAH, ketika pembebasan kota Makkah yang terletak di Paran/Kedar/Arab, Nabi Muhammad SAW dengan membawa Firman ALLAH yang menyala-nyala memimpin 10.000 orang kudus/beriman.

4. Nubuat Nabi Salomo/Sulaiman tentang sifat Nabi Muhammad · Kidung Agung, 5 : 16 à dalam bahasa Ibrani ada kalimat “Mahǎmadîm.” ü dalam bahasa Ibrani di Kidung Agung (song of Salomo) sangat jelas mencantumkan nama Mahamad (MHMD) dengan menambahkan kata “dim” yang berarti “yang agung.” ü namun para penterjemah di masing-masing negara dengan seenaknya mengartikan kalimat “Mahamadim” tersebut menuruti sifat iblis mereka. Dalam Bible berbahasa Inggris dirubah menjadi “Lovely (menarik).” Dan dalam bahasa Indonesia dirubah menjadi “Segala sesuatu padanya menarik.” Dan para pendeta Arab Kristen lebih cepat bertindak dengan merubahnya menjadi “Habibi (kekasihku),” seperti yang dapat kalian saksikan dalam Alkitab bahasa Arab saat ini. · Pertanyaan yang muncul adalah : benarkah kalimat “Mahamadim” bukan nama orang dan hanya kata sifat saja …??? untuk menjawabnya mari kita sama-sama menyelidikinya : · Kidung Agung, 5 : 10 à “ďʋōɗîsah ʋɘãɗʋōɱ ɗãɡǔl mēŗɘÞāþā.” ü Terjemahan King James : “My beloved white n ruddy, the chiefest among ten thousand.” = “Kekasihku itu putih bersih dan merah cerah, pemimpin di antara 10.000 orang.” ü tapi lagi-lagi pendeta Indonesia (sama saja dengan pendeta di dunia) merubah terjemahan ayat tersebut dalam Alkitab tahun 2005 : “Putih bersih dan merah cerah kekasihku, menyolok mata di antara selaksa orang.” ü kalimat “Pemimpin” dirubah menjadi “Menyolok.” Dan kalimat “10.000” dirubah menjadi “selaksa.” Tapi setelah Rofi periksa dalam kamus Indonesia-Inggris karya John M. Echols, kalimat “selaksa” artinya 10.000 orang. · Kidung, 5 : 16 à “Ĥikʋō mametaqqîm ʋəkuǀǀʋō mahǎmadîm zeh dwōdî ʋəzeh rěî benwōt Yərûśālāim.” ü terjemahan dalam King James : “His mouth is most sweet: yea, he is alltogether lovely. This is my beloved, and this is my friend, o daughters of Jerussalem.” Yang artinya : ü “Teramat manis tutur katanya, segala sesuatu padanya menarik, dia adalah kekasihku, dia adalah sahabatku, o puter-puteri Yerusalem.” ·

Tapi jika perubahan kalimat tersebut tidak ada, maka terjemahan/arti yang sebenarnya yaitu :

a) Kidung Agung, 5 : 10 à “ďʋōɗî sah ʋɘãɗʋōɱ ɗãɡǔl mēŗɘÞāþā.” yang artinya : “Kekasihku itu putih bersih dan merah cerah, yaitu pemimpin di antara 10.000 orang.”

b) Kidung Agung, 5 : 16 à “Ĥikʋō mametaqqîm ʋəkuǀǀʋō mahǎmadîm zeh dwōdî ʋəzeh rěî benwōt Yərûśālāim.” yang artinya : “Sangat manis tutur katanya, dialah Muhamad kekasihku, dan sahabatku, oh puteri-puteri Yerusalem.” ·

Kata-kata pada kedua ayat di atas, jika tidak dirubah oleh penterjemah iblis, artinya adalah : ü ɗãɡǔl = chiefest = pemimpin ü mēŗɘÞāþā = ten thousand = 10.000 orang ü Ĥikʋō mametaqqîm = His mouth is most sweet = Sangat manis tutur katanya ü mahǎmadîm = Mohamet = Muhammad ·

SUBHANALLAH nubuat Kidung Agung ini telah digenapi oleh ALLAH :

a) Muhammad adalah nama Nabi terakhir yang diutus ALLAH.

b) Nabi Muhammad tutur katanya adalah Wahyu dari ALLAH (dikutip dari Al-Qur’an).

c) Firman ALLAH manis rasanya (Yehezkiel 3:3). Maka ucapan Muhammad yang semuanya dari Firman ialah manis/santun.

d) Ketika Fathu Makkah, Nabi Muhammad menjadi pemimpin pasukan yang berjumlah 10.000 orang (dikutip dari Hadis Sohih).

5. Nubuat Nabi Daud bahwa Nabi Muhammad membawa ajaran Damai ( Indonesia ), Shalowm (Ibrani), Islam (Arab) · Mazmur, 72 : 3 à “Gunung-gunung membawa damai sejahtera (Shalowm/Islam) bagi bangsa… dan… membawa kebenaran.” ü Jika kalian baca teks asli bahasa Ibrani, maka kalimat “damai sejahtera” adalah terjemahan dari kalimat “Shalowm”. ü Jika kalian lihat definisi Islam di BAGIAN I, maka kalian sudah mengetahui bahwa Islam artinya damai sejahtera. ü Hanya Islam yang artinya damai sejahtera. Kalau Kristiani = Messias = juru selamat. Kalau Yahudi = Yehuda = Yakub.

6. Nubuat Nabi Daud bahwa Nabi Muhammad memiliki pengadilan dan hukum · Mazmur, 72 : 4 à “Ia memberi keadilan ke orang-orang yang tertindas dari bangsa itu.” ü Setelah Musa, tidak ada lagi Nabi yang dapat mengadili dengan hukum, kecuali Nabi Muhammad SAW (lihat nomor 2). ü Adapun Yesus tidak pernah mengadili orang-orang Israel selama hidupnya.

7. Nubuat Nabi Daud tentang kota suci Makkah (Baitullah/Bait ALLAH) · Mazmur, 84 : 7 à “Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu yang terus-menerus memuji-muji Engkau, berbahagialah manusia… yang berhasrat mengadakan ziarah. Apabila melintasi lembah Baka mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air… sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu, dari pada seribu hari di tempat lain.” ü Kalimat “diam di rumah-Mu” adalah kebiasaan yang hanya dimiliki umat Islam, yaitu berdiam diri di rumah ALLAH/ Masjid, yang disebut dengan I’tikaf. ü Kalimat “terus-menerus memuji-muji Engkau” adalah kegiatan umat Islam yang TIDAK ADA satu detikpun di dunia dalam 24 jam yang kosong dari mengerjakan sholat (memuji ALLAH) baik sholat wajib maupun sunnah. Coba kalian perhatikan rotasi matahari dan bulan terhadap bumi, sehingga untuk menetapkan waktu sholat di setiap negara berbeda-beda, maka jika negara A sholat Maghrib, negera B yang berlainan waktu dengan A mereka sholat Isya, dan negara C yang berlainan waktu dengan A & B mereka sholat Subuh, maka negara D yang berlainan waktu dengan A, B & C mereka sholat Zuhur, sedangkan negara E yang berlainan waktu dengan A, B, C & D negara E tersebut sholat Ashar, begitu terus-menerus dalam setiap detik umat Islam tidak ada satu detikpun yang kosong dari memuji ALLAH (sholat). Sangat berbeda dengan umat Yahudi dan Kristen tidak mengenal I’tikaf dan hanya beribadah satu kali dalam seminggu. ü Kalimat “berhasrat mengadakan ziarah” adalah kebiasaan umat Islam yang selalu berhasrat menziarahi Makkah setiap tahunnya, bahkan tahun 2007 kemarin, terhitung hampir 3.000.000 jama’ah menunaikan ibadah Haji. Belum lagi pada bulan-bulan lain, jutaan umat Islam melaksanakan ibadah Umroh ke Makkah. ü Kalimat “lembah Bakka” adalah lembah Makkah, sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Ali Imron ayat 96 “Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk ibadat manusia, ialah Baitullah (Bait ALLAH) yang di Bakka (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” ü Kalimat “Membuatnya menjadi tempat yang bermata air” kalimat itu bukan berarti membuat mata air, karena yang namanya mata air pasti sudah ada sendiri tanpa dibuat. Jadi maksud kalimat tersebut adalah setiap para peziarah (jamaah Haji/Umroh) selalu menggunakan air zam-zam, karena Makkah adalah sebuah lembah yang tandus, dan hanya mata air zam-zam itulah yang mengalir sejak zaman Nabi Ismael – Kejadian, 21 : 19. ü Kalimat “lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada 1.000 hari di tempat lain” adalah sesuai dengan Sabda Nabi Muhammad SAW bahwa sholat di Masjidil Haram lebih utama 1000x lipat dari pada sholat di tempat lain.

8. Nubuat Nabi Daud Bahwa Nabi Muhammad sebagai pahlawan berpedang dan pemimpin pasukan panah · Mazmur, 45 : 3-5 à “Kemurahan tercurah pada bibirmu, sebab itu ALLAH telah memberkati engkau untuk selama-lamanya, ikatlah pedangmu pada pinggang hai pahlawan, dalam keagunganmu dan semarakmu… majulah demi kebenaran, prikemanusiaan dan keadilan, biarlah tangan kananmu mengajarkan engkau perbuatan-perbuatan yang dahsyat. Anak-anak panahmu tajam menembus jantung musuh raja, bangsa-bangsa jatuh di bawah kakimu.” · Perhatikan kalimat-kalimat yang dicetak tebal di atas dan lihatlah telah digenapi oleh ALLAH kepada Nabi Muhammad : ü Kemurahan tercurah pada bibirmu : inilah sifat Nabi Muhammad SAW kepada musuh-musuhnya ketika peristiwa Fathu/Pembebasan kota Makkah, beliau memaafkan semua orang kafir yang telah menyiksa umat Islam sebelumnya. ü Ikatlah pedangmu : pedang adalah senjata Nabi Muhammad (dikutip dari Hadis Sohih). ü majulah demi kebenaran : Nabi Muhammad diizinkan perang oleh ALLAH untuk membela diri dan menegakkan kebenaran (dikutip dari Al-Qur’an). ü Prikemanusiaan dan keadilan : Nabi Muhammad SAW berperang penuh dengan prikemanusiaan dan keadilan, ketika berperang beliau melarang membunuh wanita, anak-anak, lansia, hewan dan tumbuhan. (dikutip dari Hadis Sohih). ü tangan kananmu mengajarkan engkau perbuatan yang dahsyat : Nabi Muhammad telah menulis surat dakwah Islam kepada raja-raja di dunia. (dikutip dari Hadis Sohih). ü bangsa-bangsa jatuh di bawah kakimu : ketika peperangan demi peperangan melawan kekafiran telah dimenangi oleh Nabi Muhammad SAW, maka banyak bangsa-bangsa yang yang tunduk patuh kepada beliau. (dikutip dari Hadis Sohih). ü Anak-anak panahmu tajam : bahwa Nabi Muhammad adalah pemimpin pasukan pemanah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad : “Panahlah wahai keturunan Ismail, sesungguhnya bapak kamu (Ismail) adalah seorang pemanah.” (baca kitab imam Bukhori di bab Jihad wa Sair. Dan juga baca kitab Ibnu Majah di bab Jihad).

9. Nubuat Daud bahwa umat pilihan akan pindah dari umat Israel kepada umat Ismael · Mazmur, 46 : 17-18 à “Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti, engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi… sebab itu bangsa-bangsa akan bersyukur kepadamu untuk seterusnya dan selamanya.” · Nubuat nabi Daud tersebut, telah digenapi oleh ALLAH SWT kepada umat Islam : ü Sebagaimana Firman ALLAH dalam Al-Qur’an : “Kalian (Umat Islam) adalah sebaik-baik umat (pilihan) yang dibangkitkan/dilahirkan oleh ALLAH untuk seluruh manusia.” ü Nubuat ini juga dikatakan oleh Yesus dalam perjanjian baru (lihat BAB 13 nomor 1). 10. Nubuat Nabi Daud bahwa Nabi Muhammad SAW akan selalu dimasyhurkan oleh ALLAH selama-lamanya · Mazmur, 46 : 18 à “Aku (ALLAH) mau memasyhurkan namamu turun temurun.” · Nubuat nabi Daud tersebut, telah digenapi oleh ALLAH SWT : ü Sebagaimana Firman ALLAH dalam Al-Qur’an : “Sesungguhnya ALLAH dan para malaikat-Nya bersholawat/memasyhurkan nama Nabi Muhammad SAW.” 11. Nubuat Nabi Daud bahwa Muslimin Islam bersholawat/berdoa untuk Nabi Muhammad setiap waktu · Mazmur, 72 : 15 à “Kiranya ia dido’akan senantiasa, dan diberkati sepanjang hari.” · Nubuat nabi Daud tersebut, telah digenapi oleh ALLAH SWT : ü Umat Islam diseluruh dunia mendo’akan/bersholawat kepada Nabi Muhammad minimal 10x sehari ketika sholat 5 waktu. ü Tidak satupun Kristiani mendoakan Yesus, tapi mereka justeru berdoa kepada Yesus. 12. Nubuat Nabi Daud bahwa negri Syeba (Yaman) akan tunduk kepada Nabi Muhammad · Mazmur, 72 : 10 à “Kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti.” · Nubuat nabi Daud tersebut, telah digenapi oleh ALLAH SWT : ü Syeba : adalah daratan tinggi Yaman. (lihatlah peta dunia zaman purba dan peta kerajaan Israel di halaman belakang Alkitab 2005. Lihat posisi/letak kota Bersyeba di peta itu, kemudian lihatlah sejarah geografi Yaman, menyebutkan bahwa negri mereka dahulunya bernama “Bersyeba/Syeba.” ü Seba : adalah daratan rendah Yaman. (selidikilah seperti penyelidikan di atas). ü Kedua negri Yaman tersebut memberikan upeti/hadiah kepada Nabi Muhammad (dikutip dari Hadis Sohih). 13. Nubuat Nabi Yesaya bahwa penduduk Madinah menyambut Nabi Muhammad dan umatnya yang hijrah dari Makkah · Yesaya, 21 : 13-15 à”Ucapan Ilahi terhadap Arabia, di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan. Hai penduduk tanah Tema, keluarlah dan bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti, sebab mereka melarikan diri terhadap pedang

http://www.free-blog-site.com/blog.php?user=rofiuddin&note=6514

March 17, 2010

Hanya 18% ayat2 di Al-kitab yang asli

Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 12:19

Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang sangat perlu kita pertanyakan kepada umat Kristiani, sebab hampir dalam setiap acara discusi atau perdebatan, alasan yang paling sering dipakai oleh mereka adalah bilamana dalam keadaan kepepet, yaitu bahwa Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia.
Alasan-alasan seperti itu sudah ketinggalan, alasan seperti itu dipakai sebenarnya hanya untuk menutup-nutupi kelemahan Alkitab itu sendiri. Padahal alasan seperti itu samasekali tidak punya dalil dalam Alkitab.

Umumnya para Pendeta atau Misionaris, atau umat Kristiani lainnya sering menjawab dengan mengangkat dalil Yohanes pasal 1 ayat 1 & 14.
“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”(Yohanes 1:1).
“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaannya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)

yaitu Yesus yang mulanya ada bersama-sama dengan Allah, adalah Allah itu sendiri yang telah menjadi manusia.   Menjadikan ayat ini sebagai refrensi bahwa Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia, Memang sulit sekali bisa diterima penafsiran ayat-ayat tersebut, sebab sesuatu yang tidak rasional dipaksakan harus menjadi rasional.

Menurut penafsiran kaum muslimin, kata “firman’  berarti “perkataan” atau “kalam” (kalamullah) yang bermakna “perkataan Allah.” Misalnya jika Allah ingin menciptakan sesuatu, cukup Dia berkata (berfirman) “KUN” (jadilah) maka jadilah. Contoh bagaimana penciptaan Nabi Isa as (Yesus) dan Nabi Adam as di dalam Al Qur’an.
Allah jelaskan sebagai berikut :
“Sesungguhnya perbandingan (kejadian) Isa di sisi Allah adalah seperti (kejadian) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya, “Jadilah” maka jadilah dia. ” (Qs 3 Ali `Imraan 59).

Mengenai Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 dan 14, dalam buku The Five Gospels yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco, yang dikomentari oleh Robert W. Funk dan Roy W. Hoover, ternyata ayat-ayat tersebut tidak masuk dalam kategori ucapan Yesus yang diseminarkan.
Injil yang diakui di Indonesia ada empat yaitu Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Di Amerika sekitar tahun 1993, di kota Sanoma CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie,

Injil itu diseminarkan oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti guru besar dari berbagai universitas terkenal didunia, para ahli ilmu theologi dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll yang semuanya tidak ada orang Islam.

Injil yang diseminarkan ada lima yaitu Injil Matius Markus, Lukas, Yohanes dan Injil Thomas. Ke lima Injil yang bernama “The Five Gospels” diseminarkan dalam rangka mengklasifikasikan sabda Yesus. Makanya dalam cover The Fiue Gospels tersebut tertulis What Did Jesus Really Say? The Search For The Authentic Words of Jesus. (Apa yang benar-benar Yesus ucapkan? Mencari ucapan asli dari Yesus).

KESIMPULAN hasil seminar ternyata Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 & 14 tidak masuk kategori yang dinilai atau yang diseminar-kan, sebab ayat-ayat tersebut dianggap bukan sabda atau ucapan Yesus. Ayat itu hanyalah ucapan Yohanes saja! Dan ayat tersebut tidak masuk dalam kategori RED, PINK, GRAY & BLACK.

Hasil akhir dari penelitian dalam seminar yang dilakukan oleh 76 ahli dari berbagai kalangan, menyatakan sebagai berikut :
“Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the gospels were not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar.” (Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya, menurut Seminar Yesus.)

Pernyataan 76 (tujuh puluh enam) ahli dari berbagai kalangan dari seluruh dunia dalam Seminar tentang Yesus, sungguh mengejutkan dunia, khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh dua persen) isi Injil bukan benar benar diucapkan Yesus, berarti hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan Yesus.

Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia, menurut 76 ahli tersebut, bukan ucapan Yesus, tapi hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes. Padahal para perseta Seminar Yesus tersebut, tidak ada satupun orang Islam, dan tidak satupun berasal dari lndonesia.
Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut, Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus.
Hasilnya sungguh mengejutkan, dari 4 (empat) kategori, tidak ada satu ayatpun dalam seluruh Injil Yohanes yang dicetak hurup Red. Hurup Pink saja hanya ada 1 (satu), hurup Grey hanya ada 4 (empat) ayat saja, selebihnya Black.
Perincian khusus Injil Yohanes sebagai berikut:

  • RED : (That is Jesus!), tidak satu ayat pun yang dicetak merah, berarti tidak ada satu ayatpun yang dianggap benar-benar ucapan Yesus.
  • PINK: (Sure sounds like Jesus), hanya ada satu ayat saja yaitu Yoh 4:43.
  • GRAY : (Well, maybe), hanya ada 4 (empat) ayat saja, yaitu pada Yoh 12 ayat 24, 25, 26 dan Yoh 13 ayat 20.
  • BLACK : (Jesus did not say this There’s been some mistake!) selebihnya bukan ucaan Yesus!

Bayangkan saja, Injil Yohanes terdiri dari 21 pasal, 878 ayat dan 19099 kata. Kalau RED tidak ada, PINK hanya 1 ayat, GRAY 4 ayat, berarti sisanya BLACK (bukan ucapan Yesus) ada 873 ayat.

Sumber :

March 12, 2010

ISA.AS POLIGAMI

Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 06:32

Tidak akan ada kristianis yang akan mempercayai bahwa Yesus, Tuhan yang mereka sembah itu, mempunyai istri dan keturunan. Bahkan kita umat Islampun, akan tercengang tidak percaya bahwa dalam sejarah hidupnya Yesus pernah kawin dan mempunyai keturunan, karena selama ini kita juga dijejali oleh cerita kaum Kristen bahwa Yesus keburu diangkat kesorga tanpa pernah kawin.

Yesus sebagai manusia yang terlibat dalam sejarah telah dikaburkan sedemikian rupa, sehingga sejarah Yesus benar-benar gelap bagi sebagian besar umat manusia. Yang tinggal adalah Yesus yang dibungkus dengan pakaian ketuhanan, sehingga bagi orang-orang yang tidak mampu menggunakan akal sehatnya, Yesus benar-benar dianggap sebagai Tuhan. Tapi bagi sebagian manusia yang mau menggunakan akalnya, Yesus sebagai semua kesejarahannya, menjadi sumber pertanyaan akal yang tidak pernah berhenti. Mereka-mereka inilah yang sedikit demi sedikit, menguak misteri sejarah hidup Yesus.

Salah satunya, adalah seorang teolog, pakar Perjanjian Baru dan Gulungan Laut Mati, Prof. DR. Barbara Tiering, dari Univ. Of Sidney Australia. Setelah melakukan penelitian terhadap gulungan-gulungan Laut Mati (The Dead Sea Scrolls), selama 20 tahun, sampai kepada kesimpulan bahwa Yesus, beristeri, bahkan lebih dari satu, alias Poligami.


Menurut sang Profesor, dalam sejarah kehidupan Yesus, Yesus pernah kawin bahkan 2 kali. Dan upacara perkawinan Yesus, dapat ditelusuri dalam Perjanjian Baru ,yaitu dalam Injil Markus-14:3, Yohanes-12:3 dan Lukas-7:37 dan seterusnya

-Markus-14:3.
Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.

-Yohanes-12:3
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

Hubungan istimewa Yesus dengan Maria Magdalena, berabad-abad dibantah oleh Gereja. Bahkan Maria Magdalena, difitnah sebagai seorang perempuan pendosa.

Lihatlah Injil Lukas-7:37, bagaimana Maria Magdalena difitnah sedemikian rupa, dengan mengatakan bahwa dia seorang perempuan pendosa :

-Lukas-7:37.
Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.

Tapi lanjutkan dengan membaca ayat-38 dari injil yang sama :

-Lukas-7:38
Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Seorang perempuan yang mencurahkan minyak wangi kekepala, , kekaki, dan menciumi lelaki tersebut, menurut Profesor Thiering, adalah upacara perkawinan bangsawan Yahudi.

Dalam masyarakat Yahudi, tidak akan pernah ada seorang perempuan pun, yang ujug-ujug datang mencium seorang lelaki yang bukan muhrimnya, karena perbuatan itu hukumannya adalah hukuman mati.

Dan Yesus adalah seorang bangsawan, karena dia adalah keturunan Raja Daud. Bantahan Prof. Thiering terhadap klaim gereja yang selama berabad-abad menutupi hubungan istimewa Yesus dengan Maria Magdalena, didukung oleh penemuan Injil Philip di daerah Nag Hamadi, Mesir pada tahun 1945.

Dalam Injil Philip ini, disebutkan dengan jelas, bahwa :

There were three who always walked with the lord: Mary his mother and her sister and Magdalene, the one who was called his companion�. And the companion of the [Saviour was ] Mary Magdalene. [He loved] her more than [all] the disciples [and used to] kiss her [often] on her [mouth]. The rest of [the disciples] said to him, ‘Why do you love her more than all of us?’The Saviour answered and said to them,’Why do I not love you like her? ” (59, 6-12; 63, 32- 64, 5)

Terjemahan ke bahasa Indonesianya, menurut saya :
“Ada 3 orang yang selalu berjalan bersama Yesus : Maria ibundanya dan Maria saudara ibunya, dan Magdalena, yang disebut sebagai pasangannya�. Dan pasangan dari Sang Juru Selamat (Saviour) adalah Maria Magdalena. (Dia mencintai) nya, melebihi cintanya kepada murid-murid yang lain dan sering menciumnya di mulutnya Murid-murid yang lain berkata kepadanya : �Kenapa engkau lebih mencintainya dari pada kami?�. ]Sang Juru Selamat menjawab dan berkata : Kenapa aku tidak mencintai kalian seperti mencintai dia?� (59, 6-12; 63, 32; 64, 5)

Selanjutnya dari hasil penelitian Prof. Thiering, terungkap fakta bahwa acara pernikahan Yesus dgn Maria Magdalena, diselenggarakan pada hari Jum�at tgl 22 Sept. thn 30. Ini adalah upacara pernikahan. Acara resepsinya diselenggarakan 3 thn kemudian, yaitu pada 19 Maret tahun 33 , jam 12 malam. Besoknya Yesus ditangkap, dan disalibkan.Pada tgl 14 Juni 37, jadi 4 tahun setelah penyaliban, lahirlah anak Yesus yg pertama, yg diberi nama Jesus Justus. Anaknya yg ke-3 lahir pada 10 April 44. Namanya tidak diketahui.Anaknya yg kedua tidak ada informasi.Perkawinan Yesus yg kedua berlanhsung dgn seorang perempuan yg bernamaiiLidia,iipada17-Maret-50. Kalau ditambah dengan cerita rakyat di Kashmir, Yesus juga kawin dengan seorang perempuan desa yg cantik. Jadi , Yesus punya 3 istri !!!

Kalau umat Islam, meragukan bahwa Yesus pernah kawin dan punya keturunan, maka buanglah keraguan itu jauh-jauh, karena Allah SWT berfirman dalam AlQur?an :

Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-Rasul sebelum engkau, dan Kami memberikan isteri-isteri dan keturunan kepada mereka. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (atau mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab. (QS-13: 38).

oleh http://www.ladangtuhan.com

Catatan ini sengaja saya post kan pada blog saya ini, di karenakan setelah beberapa mengikuti forum diskusi bahkan beberapa dari forum atau posting terdapat notes2 yang tidak memiliki dasar bukti yang kuat bahkan lahir dari asumsi dan kebencian pada agama saya yaitu agama islam, dan acap kali para pembenci agam islam itu menjadikan senjata bahwa Rosul (Muhammad SAW) berpoligami untuk merendahkan posisi wanita dan untuk memuaskan nafsu syahwatnya saja..padahal jika mereka benar2 mempelajari bagaimana rosul meperlakukan istri2 nya itu dengan sangat menghormati bahkan dari beberapa alasan untuk berpoligami untuk menyelamatkan kehormatan wanita dari calon istrinya tersebut, mudah2an dengan saya postingkan tulisan ini setidaknya memberikan pengertian dan menunjukan kebenaran dari qur’an, bahwa rosul dan nabi itu merupakan manusia pilihan yang jika berpoligami pun tidak dapat di samakan dengan manusia biasa yang lain..di lain sisi, membuka kebenaran yang selama ini di tutupi.

semoga tulisan ini memberikan hidayah dan berkah pada penulis dan pembacanya.. amin

March 11, 2010

Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember

Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 07:52

Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.

Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.

Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/ budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari; day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.

Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyem-bahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus). Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus, Juga diputuskan: Pertama , hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.

Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke- 4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.

Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang. Darimana kepercayaan paganis politheisme mendapat ajaran tentang dewa matahari yang diperingati tanggal 25 Desember?

Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).

Putaran jaman menyatakan bahwa penyembah berhala versi Babilonia ini berubah menjadi “Mesiah palsu”, berupa dewa “13a-al” anak dewa matahari dengan obyek penyembahan “Ibu dan Anak” (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di Mesir berupa “Isis dan Osiris”, di Asia bernama “Cybele dan Deoius”, di Roma disebut Fortuna dan Yupiter”, bahkan di Yunani. “Kwan Im” di Cina, Jepang, dan Tibet. Di India, Persia, Afrika, Eropa, dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan lain-lain.

Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):

  • Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga diyakini dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian, dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekaligus penganut kepercayaan ini.
  • Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.
  • Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.
  • Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa penduduk asli tanah Kana’an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.
  • Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.
  • Demikian juga Serapsis, Attis, Isis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.

    Jadi, konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember, disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba4.

    Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi, dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karena mereka telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah kebohongan yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat di Roma:

    “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya; mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (Roma 3:7) “.

    Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:

    Jawab Yesus kepada mereka : “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang”. (Matius 24:4-5)”.

    NOTES

    1.Mohd Elfi Nieshaem Juferi, www. Bismikallahumma.org.

    2. Ibid 56.

    3. lihat http://www.webear.com/reliengl.htm#*top4, dalam Mohd Elfi Nieshaem Juferi, www. Bismikallahumma.org.

    4. Keterangan lebih jelas lihat buku saya, Hj. Irena Handono, Perayaan Natal 25 Desember -Antara Dogma dan Toleransi”, Bima Rodheta, 2003

    oleh Hj Irene Handono

    Menteri Jerman: Vatikan Halangi Penyelidikan Skandal Seks di Gereja

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 06:48

    Menteri Kehakiman Jerman Sabine Leutheusser-Schnarrenberger, pada hari Senin kemarin (8/2) mengatakan bahwa Vatikan sengaja menghalangi penyelidikan atas kasus-kasus eksploitasi seksual di lembaga pendidikan Katolik yang ada di Jerman.

    Menteri tersebut mengatakan pada stasiun radio Jerman “Deutschlandfunk” bahwa pihak Vatikan mencoba membuat “tembok kebisuan” pada kasus-kasus disejumlah besar sekolah dan lembaga-lembaga Katolik, hal ini ia nyatakan sewaktu ia berbicara tentang pengungkapan informasi atas kasus-kasus eksploitasi seksual di masa lalu dan yang menjadi korban adalah siswa sekolah-sekolah tersebut.

    “Saya pikir bahwa tembok kebisuan ini menjelaskan adanya sekolah-sekolah Katolik yang terlibat dalam kasus skandal seks ini, pelanggaran hal ini pada tingkat risiko yang bersifat rahasia dan sengaja tidak diungkapkan kepada Paus agar tidak terungkap di luar gereja. Di bawah petunjuk ini semakin mencurigakan adanya kasus eksploitasi seksual di sekolah-sekolah dan lembaga Katolik, dan hal itu harus di intervensi agar ada penuntutan sesegera mungkin,” ujar Sabine.

    Skandal yang memalukan tersebut meletus pada akhir Januari lalu di sebuah lembaga Katolik yang bernama Yesuit Canisius Institute di Berlin, yang mengakui terjadinya pelecehan seksual pada tahun tujuh puluhan dan delapan puluhan, yang melibatkan mantan siswa dan setidaknya dua orang guru.

    Sejak saat itu, terungkap banyak kasus lain di Jerman, terutama sejak satu dekade terakhir, hal ini ditandai dengan pengunduran diri sejumlah besar pendeta yang terlibat dalam kasus seksual tersebut.

    Dan ternyata kasus pelecehan seksual di Jerman tidak hanya terjadi di sekolah ataupun gereka Katolik saja, namun sekolah swasta sekuler yang diakui oleh negara, yang berafiliasi dengan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menunjukkan adanya kasus-kasus eksploitasi seksual kepada murid-murid mereka pada tahun tujuh puluhan dan delapan puluhan.

    Skandal seks dan penyimpangan seksual menjadi masalah besar bagi Vatikan saat ini, karena semakin banyaknya terbongkar kasus-kasus memalukan dan menampar wajah lembaga tertinggi Katolik ini.

    Seharusnya pihak Vatikan tahu, bahwa yang namanya manusia normal butuh akan seks, jadi bukan malah di’matikan’ fitrah seks nya itu dengan tidak menikah, dan terbukti sekarang jangankan biarawati-biarawati yang di sikat oleh petinggi-petinggi gereja, anak-anak pun di embat juga. Na’udzubillah Min Dzalik.

    oleh http://www.facebook.com/notes/gerakan-pembantai-murtadin-the-return-of-gikp-/menteri-jerman-vatikan-halangi-penyelidikan-skandal-seks-di-gereja-atut-ketahuaa/351607834037

    Paus Didesak Pertanggungjawabkan Skandal Seks Gereja…

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 06:42

    Skandal di dalam gereja Katolik makin meluas. Setelah terungkapnya skandal pelecehan seksual, sekarang terungkap skandal penganiyaan dan kekerasan fisik yang dialami anak-anak di sekolah-sekolah Katolik di Eropa.


    Konferensi Keagamaan Belanda mengumumkan rencana penyelidikan “eksternal, menyeluruh dan independen” terhadap dugaan kejahatan pedofilia yang dilakukan para pendeta Katolik. Konferensi memutuskan untuk melakukan penyelidikan setelah membahas lebih dari 200 kasus dugaan penyelewengan yang dilakukan mantan siswa di sejumlah institusi Katolik di Belanda antara tahun 1960-an sampai 1970-an.

    Kasus kejahatan seksual di dalam institusi Katolik satu persatu mulai terungkap, setelah di Jerman, belakangan juga terungkap dugaan kejahatan seksual yang menimpa siswa lelaki di sekolah biara Mehrerau Abbey di Austria dan Sankt Peter di Salzburg. Kepala biara, Anselm van der Linde sudah memecat dua pendeta di Mehrerau dalam kasus kejahatan seksual yang melibatkan seorang siswa di sekolah biara itu dan seorang lelaki pecandu narkoba.

    Sementara seorang pejabat di sekolah biara di Salzburg mengatakan bahwa salah seorang pejabat biara bernama Bruno Becker melakukan kejahatan seksual terhadap seorang anak berusia 11 tahun pada tahun 1970-an ketika sedang memberikan konsultasi pada anak tersebut setelah mendengar bahwa anak itu telah mengalami pelecehan seksual oleh dua pendeta di biara itu.

    Kasus-kasus kejahatan seksual oleh para agamawan di institusi-institusi Katolik terjadi antara lain di negara Jerman, Irlandia, Austria dan Belanda. Para pemuka agama Katolik di negara-negara itu mengkritik Paus Benediktus XVI yang terkesan diam atas terungkapnya kasus-kasus kejahatan seksual ini. Mereka menyatakan Paus Benediktus sebagai petinggi agama Katolik bertanggung jawab atas kasus-kasus kejatan seksual yang terjadi di dalam institusi-institusi agamanya.

    Kalangan agamawan Katolik yang menginginkan reformasi dalam gereja Katolik menuntut agar Paus memberikan penjelasan pada publik tentang apa yang dia ketahui dan semua hal terkait penyelewengan di dalam institusi Katolik. Menteri Kehakiman Jerman juga ikut bereaksi, ia menuding Vatikan segala menutup-tutupi kasus-kasus kejahatan seksual yang terjadi dalam gereja dan mendesak agar Vatikan dan Roma mau bersikap terbuka untuk mengungkap skandal memalukan ini.

    oleh http://www.facebook.com/pages/Gerakan-Pembantai-Murtadin-The-Return-Of-GIKP-/266602632992

    March 9, 2010

    20 Bukti Yesus Bukan Tuhan (H. Insan L. S. Mokoginta)

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 22:40

    1.Silsilah Yesus Kristus

    Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak Ishak, Ishak memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda dan saudara-saudaranya …. Yakub memperanak Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).

    Sebenarnya silsilah Yesus (Nabi Isa as) hanya bisa dinisbatkan kepada ibunya Maryam karena kelahiran beliau tidak melalui hubungan biologis. Yesus (Nabi Isa) lahir dari kalamullah maka lebih pantas disebut Yesus (Isa) bin Maryam, bukannya Isa (Yesus) bin Yusuf. Karena ia dilahirkan oleh manusia, maka Yesus adalah 100% manusia dan bukan Tuhan !

    Yang namanya Tuhan (Allah), mustahil bersilsilah, Dia tidak berawal dan tidak berakhir. Maka kesimpulannya adalah sebagai berikut :

  • Setiap yang bersilsilah, pasti dia bukan Tuhan !
  • Yesus bersilsilah, berarti Yesus bukan Tuhan !!
  • Dalam Qs. 57 Al Hadiid ayat 3 dijelaskan sebagai berikut :

    “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir dan Yang Batin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Qs. 57 Al Hadiid 3)

    Ayat tersebut menjelaskan, hanya Allah saja yang tidak berawal dan tidak berakhir, sementara Yesus (Nabi Isa) berawal dan berakhir. Berawal dari kelahirannya dan berakhir dengan kematiannya.

  • 1. Setiap yang berawal dan berakhir, pasti bukan Tuhan !
  • 2. Yesus berawal dan berakhir, berarti Yesus bukan Tuhan !!
  • 2. Kelahiran Yesus Kristus

    “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Matius 1 : 21).

    Ayat tersebut merupakan nubuat Allah buat Maryam bahwa ia akan melahirkan anak laki-laki yang bernama Yesus, sebagai penyelamat Umat yaitu Bani Israel.

  • Setiap yang dilahirkan, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus dilahirkan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • Yesus menjadi penyelamat umatnya (Bani Israel) berarti Yesus hanya seorang utusan Tuhan, manusia biasa dan bukan Tuhan.
  • Al Qur’an juga menginformasikan kelahiran Yesus sebagai berikut :

    “(Jibril) berkata, “Aku hanyalah utusan Tuhan-mu untuk memberikan kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.” (Qs 19 Maryam 19).

    3. Yesus Pemimpin Umat Israel

    “Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-ali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena daripadamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umatKu Israel.” (Matius 2:6).

    Yesus dinubuatkan Tuhan untuk menjadi seorang pemimpin yang akan menggembalakan umatnya Israel.

  • Setiap yang dinubuatkan Tuhan, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus dinubuatkan Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • Setiap yang dijadikan penggembala bagi umat Israel, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus dijadikan penggembala bagi Israel, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 4. Yesus dibaptis oleh Yohanes

    “Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibabtis olehnya.” (Matius 3:13).

    Kalau Yesus itu Tuhan, mestinya Yesus yang membaptis Yohanes, bukan sebaliknya. Setiap orang baru memasuki wilayah suatu agama, pintu pertama yang harus dia lewati yaitu “pembabtisan”, yang kalau dalah Islam “Bersyahadat”. Jika Yesus itu Tuhan, tentu tidak perlu Tuhan harus dibabtis.

  • Setiap yang dibabtis, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus dibabtis, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 5. Yesus dikasihi oleh Tuhan.

    “Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan : “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah AKu berkenan.” (Matius 3:17).

    Suara yang terdengar dari langit itu adalah suara Tuhanyang mengasihi dan berkenan terhadap anak-Nya yaitu Yesus. Jika Yesus itu Tuhan, suara Tuhan yang mana lagi yang ia dengar? Bukankah Tuhan itu hanya satu?

  • Setiap yang mendengar suara Tuhan, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus mendengar suara Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • Setiap yang dikasihi Tuhan, pasti bukan Tuhan.
  • jesus dikasihi oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 6. Yesus dibawa dan dicoba oleh iblis

    “Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.” (Matius 4:1).

    Jika Yesus itu Tuhan, mestinya Tuhanlah yang mencobai Iblis, bukan sebaliknya. Sangat tidak rasional jikat Tuhan harus dicobai oleh Iblis. Sebagai seorang Nabi atau Rasul, tentu sangat wajar jika Yesus dicobai Iblis karena dia hanya seorang yang diutus oleh Tuhan.

  • Setiap yang di coba oleh iblis, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus di coba oleh Iblis, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 7. Yesus berpuasa dan merasa lapar

    “Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.” (Matius 4:2)

    Jika Yesus itu Tuhan, tentu tidak perlu Tuhan harus berpuasa dan merasa lapar. Yang berpuasa dan merasa lapara adalah sifat manusia.

  • Setiap yang berpuasa dan lapar, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus berpuasa dan merasakan lapar, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 8. Iblis membawa Yesus

    “Kemudian Iblis membawa-Nya ke kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah.” (Matius 4:5)

    Jika Yesus itu Tuhan, tidak mungkin Tuhan bisa dibawa-bawa oleh Iblis, apalagi ditempatkan oleh iblis di atas bubungan Bait Allah. Jika dia Tuhan, mana kekuasaannya sampai dia bisa dbawa-bawa oleh iblis? Hal ini terkesan seperti main-main saja, apalagi iblis memerintahkan agar Yesus meloncat dari bubungan Bait Allah.

  • Setiap yang ditempatkan iblis ke atas bubungan Bait Allah, pasti dia bukan Tuhan.
  • Yesus ditempatkan oleh iblis ke atas bubungan Bait Allah, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 9. Yesus dibawa iblis ke atas gunung

    “Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya.” (Matius 4:8).

    Seandainya Yesus itu Tuhan, tidak mungkin dia bisa dibawa-bawa oleh iblis, apalagi sampai ditempatkan oleh iblis di atas gunung yang sangat tinggi.

  • Setiap yang dibawa-bawa oleh iblis ke atas gunung, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus dibawa-bawa oleh iblis ke atas gunung, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 10. Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah.

    “Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. (Matius 4:10).

    Yesus menghardik dan menyuruh Iblis untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Ini berarti iblispun tahu bahwa Yesus mengajarkan tauhid dan dia bukan Tuhan atau Allah yang harus disembah. Jika Yesus itu Tuhan, tentu kata-katanya kepada Iblis sebagai berikut, “Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Aku, sebab hanya kepadaKu sajalah engkau berbakti!”

  • Setiap yang menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti bukan Tuhan!
  • Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan!
  • Dalam Al Qur’an surat Az Zuhruf 63-64 :

    Dan ketika Isa datang membawa keterangan-keterangan, dia berkata, “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan hikmah[1364] dan supaya aku terangkan kepada kamu sebagian daripada yang kamu perselisihkan padanya. Maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.” (QS: 43 – Az Zuhruf 63)

    Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah dia. Inilah jalan yang lurus.” (QS: 43 – Az Zuhruf 64)

    Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan yang dia sembah yaitu Allah SWT. Ini membuktikan bahwa Yesus hanyalah seorang nabi, rasul atau utusan Tuhan, bukan Tuhan!.

    11. Yesus suruh melakukan menurut kehendak Tuhannya.

    “Bukan setiap orang yang berseru kepadaku : Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Sorga.” (Matius 7:21).

    Yesus mengatakan bahwa “Yang masuk surga adalah orang yang melakukan menurut kehendak Bapanya.” (Allah), bukan hanya berseru kepadanya : Tuhan, Tuhan!. Jika Yesus itu Tuhan, niscaya dia akan mengatakan bahwa “yang masuk ke dalam kerajaan surga yaitu mereka yang melakukan menurut kehendakk!”

  • Setiap yang menyuruh melakukan kehendak Tuhannya, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus menyuruhnya melakukan menurut kehendak Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 12. Yesus mengaku utusan Tuhan.

  • “Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut aku, ia menyambut Dia yang mengutus aku.” (Matius 10:40)
  • Ayat ini bermakna bahwa barangsiapa yang menghormati Yesus, sama saja dia telah menghormati Tuhan yang mengutusnya. Atau barang siapa yang mengikuti ajaran Yesus, sama saja dia telah mengikuti ajaran yang telah mengutusnya yaitu Tuhan. Atau barang siapa yang mempermuliakan Yesus, berarti sama saja dia telah mempermuliakan yang mengutusnya yaitu Allah SWT. Ini membuktikan bahwa Yesus bukan Tuhan, tapi hanya seorang utusan Tuhan.

  • Setiap yang diutus oleh Tuhan, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus diutus oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan, tapi utusan Tuhan.
  • 13. Yesus mengaku dia seorang Nabi.

    “Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang yang benar, ia akan menerima upah orang benar.” (Matius 10:41).

  • Yesus mengaku dia seorang yang benar dan seorang nabi, buka Tuhan!.
  • Setiap yang mengaku seorang nabi, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus mengaku dia hanyalah seorang nabi, berarti Yesus bukan Tuhan!
  • Ayat tersebut bermakna, siapa yang menganggap Yesus sebagai Nabi, dia akan menerima upah nabi. Dan siapa yang menerima Yesus sebagai orang benar, maka dia akan menerima upah orang benar. Keem-pat Injil, yaitu Matius 13:57, Markus 6:4, Lukas 13:33, dan Yohanes 4:44, semuanya mencatat pengakuan Yesus bahwa dia hanyalah seorang nabi, bukan Tuhan!

    Al Qur’an juga menjelaskan bahwa Yesus (Nabi Isa as) hanyalah seorang nabi, sebagaimana ayat tersebut dibawah ini :

    “(Isa) berkata, “Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Allah memberiku kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi.” (Qs 19 Maryam 30)

    Catatan :

    Umat Islam yang menyambut Nabi Muhammad saw sebagai seorang nabi dan seorang benar, berarti mereka akan menerima upah sebagai seorang Nabi dan seorang benar. Semua umat Islam bershalawat kepada Nabi Muhammad, bukan mendoakannya agar beliau selamat di akhirat, tapi yang bershalawat itulah yang akan menerima berupa pahala sebagai orang yang benar dan berahklak. Dan perintah untuk bershalawat, kepada Nabi Muhammad saw adalah perintah Allah, bukan perintah Muhammad, sebagaimana firman-Nya.

    “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat atas Nabi.[1229] Hai orang-orang yang beriman bersalawatlah kepadanya, dan berilah salam dengan sungguh-sungguh.”[1230] (Qs 33 Al Ahzaab 56).

    Shalawat Allah kepada Nabi berarti curahan rahmat-Nya. Shalawat malaikat kepada Nabi berarti permohonan rahmat Allah kepadanya. Allah menyuruh orang-orang mukmin bershalawat kepada Nabi adalah sebagai perwujudan rasa kecintaan dan cara yang paling baik untuk memelihara hubungan dengan Nabi Muhammad. Sedangkan untuk memelihara hubungan dengan sesame muslim dilakukan dengan saling menyampaikan salam.

    14. Yesus bersyukur kepada Tuhan.

    “Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Baa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.” (Matius 11:25).

    Yesus sendiri mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia juga mengucapkan syukur kepada Allah, yaitu Tuhan langit dan Bumi.

  • Setiap yang bersyukur kepada Tuhan Pencipta langit dan bumi, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus bersyukur kepada Tuhan langit dan bumi, berarti Yesus bukan Tuhan pencipta langit dan bumi!
  • Al Qur’an jelaskan bahwa pencipta langit dan bumi bukan Yesus (Isa as) melainkan Allah SWT.

    “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang, kemudian orang-orang kafir menyamakan sesuatu dengan Tuhan mereka.” (Qs 6 Al An’aam 1).

    15. Yesus mengusir setan dengan kuasa Roh Kudus

    “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” (Matius 12:28)

    Yesus mengaku bilaman ia mengusir setan, itu dilakukan dengan bantuan kuasa Roh Allah, bukan dengan kuasanya sendiri. Pengakuan Yesus dengan jujur dan polos tersebut, memberikan suatu makna bahwa apa yang dia lakukan itu semua atas kuasa Roh Allah, bukan atas kuasanya sendiri, sebab dia bukan Tuhan Yang Maha Kuasa. Dair ayat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa :

  • Setiap yang mengusir setan atas bantuan Roh Allah, pasti bukan Allah.
  • Yesus mengusir setan atas bantuan Roh Allah, berarti Yesus bukan Allah.
  • Setiap yang tidak punya kuasa mengusir setan, pasti bukan Tuhan.
  • Yesus tidak punya kuasa mengusir setan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • Untuk mengusir setan saja Yesus harus minta bantuan dari Roh Allah. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan, sebab terhadap setan saja dia tidak sanggup mengusirnya jika tidak dibantu oleh Roh Allah.

    16. Yesus berikan tanda tidak tepat

    “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” (Matius 12:40.

    Waktu itu beberapa orang ahli Taurat dan orang Farisi meminta sesuatu tanda dari Yesus, dan kepada mereka Yesus berikan suatu tanda nabi Yunus tinggal dalam perut ikan 3 hari 3 malam. Ternyata tanda-tanda yang diberikan Yesus tersebut tidak tepat.

    Alasannya sebagai berikut :

    Nabi Yunus berada dalam perut ikan selama 3 hari 3 malam, sementara Yesus berada dalam perut bumi hanya 1 malam 3 hari.

    Nabi Yunus selama dalam perut ikan tetap dalam keadaan hidup, sementara Yesus dalam perut bumi dalam keadaan mati.

    Kalau Yesus itu benar-benar adalah Tuhan, tentu ramalannya akan tepat atau tidak akan meleset. Ternyata ramalan atau tanda-tanda yang Yesus berikan kepada ahli Taurat dan orang Farisi, tidak tepat atau meleset. Tentu saja ini cukup memberikan suatu bukti bahwa dia bukan Tuhan.

  • Setiap yang memberikan ramalan yang tidak tepat, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus meberikan ramalan atau tanda yang tidak tepat, berarti Yesus bukan Tuhan!
  • Setiap yang mati dan tinggal ke dalam rahim bumi, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus mati dan tinggal dalam rahim bumi, berarti Yesus bukan Tuhan!
  • 17. Yesus berdoa di atas bukit

    “Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian disitu.” (Matius 14:23).

    Pada ayat tersebut dijelaskan bahwa Yesus naik ke bukit untuk berdoa seorang diri. Jika Yesus itu Tuhan, tentu tidak perlu berdoa lagi kepada Tuhan. Jika masih ada Tuhan lain yang dia sembah, berarti Tuhan itu lebih dari satu. Tuhan yang mana lagi yang disembah oleh Yesus, jika ia sendiri adalah Tuhan???

  • Setiap yang berdoa kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus berdoa kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • 18. Yesus diutus untuk Bani Israel

    “Jawab Yesus :” aku diustus hanya kepada domba-domba yang hilang dari Umat Israel.” (Matius 15:24)

    Pengakuan Yesus tersebut menunjukkan bahwa dia hanya benar-benar di utus untuk kaum tertentu saja, yaitu Bani Israel, bukan untuk seluruh kaum semesta. Jika Yesus itu Tuhan, pasti ajarannya untuk seluruh manusia, seluruh alam semesta. Tetapi dalam ayat tersebut Yesus katakana bahwa dia hanya diutus untuk kaumnya saja yaitu Bani Israel.

  • Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan!
  • Yesus diutus Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • “Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. ” (Qs Ali Imran 49)

    “Dan (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah Kami beri karunia (kenabian) atasnya dan Kami menjadikan-nya sebagai teladan bagi Bani Israil.” [1363](Qs 43 Az Zuhkruf 59).
    Ayat Alkitab dibawah ini yaitu Kisah Rasul 13:23, lebih memperjelas kebenaran Al Qur’an :

    “Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juru selamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.” (Kisah Rasul 13:23)

    19. Yesus datang dengan kemuliaan Bapanya / Tuhan

    “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap oang menurut perbuatannya.” (Matius 16:27).

    Yesus memberikan kesaksian bahwa dia adalah Anak Manusia, karena dia dilahirkan dari rahim seorang manusia bernama Maria. Yesus tahu dia punya seorang ibu, makanya dia katakana bahwa dia adalah anaknya manusia. Tidak sekalipun Yesus memberikan kesaksian bahwa dia adalah Allah itu sendiri. Buktinya Yesus dikatakan bahwa di akhir zaman nanti dia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya (Allah). Ini membuktikan bahwa dia itu bukan Tuhan!

  • Setiap yang mengaku anak manusia pasti bukan Tuhan.
  • Yesus mengaku sebagai anak manusia, berarti Yesus bukan Tuhan.
  • Setiap yang datang dalam kemuliaan Tuhannya, pasti dia bukan Tuhan.
  • Yesus datang dalam kemuliaan Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan!!
  • 20 Yesus adalah Mesias

    “Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya : “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka: “Ada yang mengatakan Yohanes Pembabtis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan Yeremia atau salah satu nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka : “Tetapi apa katamu, siapa Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.”

    Dalam dialog antara Yesus dengan murid-muridnya tersebut, tidak sekalipun Yesus mengaku diri sebagai Tuhan. Keduabelas murid tersebut adalah orang yang paling dekat dengan Yesus. Jika Yesus itu Tuhan, tentu mereka itulah yang pertama mengetahui. Saat Yesus bertanya: “Siapakah aku ini?” tidak seorang pun dari mereka yang mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan. Justru mereka menjawab “Engkau adalah Mesias anak Allah yang hidup.” Jawaban mereka dibenarkan oleh Yesus. Sebab kata Yesus, jawaban itu berasal dari Bapa-Ku (Allah-Ku) yang di sorga.

    Mesias berasal dari bahasa Ibrani ‘Masyiakh’ atau ‘Al-Masih’ atau ‘Kristus’ (bahasa Yunani) artinya “yang diurapi Tuhan” atau “yang dipilih Tuhan”. Sedangkan yang dimaksud dengan “Anak Allah” adalah “Hamba Allah”. Dalam teologi bangsa Israel, mereka adalah anak-anak Allah (hamba-hamba Allah) sebagaimana ayat-ayat Perjanjian Lama berikut ini :

    “Maka engkau (Musa) harus berkata kepada Firaun : Beginilah firman Tuhan : Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; sebab iu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung.” (Keluaran 4:22-23).

    Yesus adalah keturunan Israel, sehingga dia mengakui sebagai anak Allah (hamba Allah).

    Dari dialog tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :

  • Setiap Mesias (pilihan Tuhan), bukanlah Tuhan.
  • Yesus mengaku sebagai Mesias (pilihan Tuhan)
  • Berarti Yesus bukan Tuhan.
  • Kita juga dapat mengambil kesimpulan dari istilah “Anak Tuhan” berikut ini :

  • Setiap anak Tuhan (hamba Tuhan) bukanlah Tuhan.
  • Yesus mengaku sebagai anak Tuhan (hamba Tuhan)
  • Berarti Yesus bukan Tuhan.
  • bukti-bukti di atas sya kutip dari 20 point teratas yang di kemukakan oleh H. Insan L. S. Mokoginta dalam bukunya 101 Bukti Yesus Bukan Tuhan , mudah2an informasi yang di dapat dapat memberikan hidayah pada pembaca dan penulisnya AMIN

    March 3, 2010

    makna “kami”

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 15:34

    ————————–
    Pendapat Duke ke 32
    ————————–
    Konteks penggunaan pertama.
    Kata Kami bermakna bahwa dalam mengerjakan tindakan tersebut, Allah melibatkan unsur-unsur makhluk (selain diri-Nya sendiri). Dalam kasus nuzulnya Qur’an, makhluk-makhluk yang terlibat dalam pewahyuan dan pelestarian keasliannya adalah sejumlah malaikat, terutama Jibril; kedua Nabi sendiri; ketiga para pencatat/penulis wahyu; keempat, para huffadz [penghafal] dll.

    Konteks penggunaan kedua.
    Kata Kami secara sosio-linguistik Arab bermakna “ta’dzim” [kata-kata yang sopan untuk menghilangkan kesan keakuan terutama ketika kita bicara kepada orang besar, atau orang banyak]. Nah dalam arti ini, ketika dipakai kata Kami, ayat tersebut menggambarkan proses komunikasi dengan etika yang lebih sopan (mungkin seperti cara ngomong orang jawa dengan bahasa “krama”)
    Konteks penggunaan ketiga…. Lihat Selengkapnya

    Ayat yang menggunakan kata Kami biasanya menceritakan sebuah peristiwa besar yang berada di luar kemampuan jangkauan nalar manusia, seperti penciptaan Adam, penciptaan bumi, dan langit. Di sini, selain peristiwa itu sendiri yang nilai besar, Allah sendiri ingin menokohkan/memberi kesan “Kemahaan-Nya” kepada manusia, agar manusia dapat menerima/mengimani segala sesuatu yang berada di luar jangkauan nalar manusia.

    Jadi, KAMI disini dapat diartikan Allah sendiri, atau Allah beserta makluk lain, tergantung konteksnya. Yang pasti harus ada unsur Allah disitu. Tidak boleh Malaikat sendiri, atau Muhammad sendiri. Sebab Kaum Muslim meyakini bahwa Quran dari halaman pertama hingga terakhir merupakan kata-kata Allah yang diturunkan kepada Muhammad secara verbal, baik kata-katanya (lafdhan) maupun maknanya (ma’nan). Sehingga Quran haruslah dibaca seakan-akan Allah mengucapkan sendiri kata-kata di dalamnya. Jika “Kami” diartikan malaikat sendiri, atau Muhammad sendiri, berarti kebenaran Quran akan runtuh, karena kebenaran itu berasal dari makhluk ciptaan, dan itu berarti bertentangan dengan apa yang diyakini selama ini bahwa Quran berasal dari Allah.

    Tapi benarkah seperti itu?
    Benarkah panggunaan Kami adalah kontekstual?
    Bukan dalam arti jamak, lebih dari satu?

    Klik pendapat duke : http://www.facebook.com/notes.php?id=1685832587#/note.php?note_id=220442230565

    Saya tekankan duke jangan menghapus pendapatnya agar bisa dijadikan pelajaran dikemudian hari.
    ————————————————————-

    Bantahan untuk pendapat teman kristen saya “Duke Archangel Demaskus” diatas adalah sbb pemaparannya oleh “Laskar Kitabullah” :

    BUALAN KRISTEN TENTANG KATA MAJEMUK “KAMI” DALAM AL-QUR’AN ADALAH TRINITAS.

    Catatan : Trinitas adalah satu orang yang mempunyai kepribadian tiga seperti tuhan nya mas duke yaitu yesus kristus di dalam kitabnya Injil.

    Orang-orang Kristen seringkali mengklaim kata majemuk “Kami” dalam Al-Qur’an sebagai wujud adanya kemanunggalan tiga substansi Tuhan dalam satu pribadi atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Trinitas. Tentu saja, ini adalah pemahaman yang sangat sempit tanpa melalui proses berfikir secara rasional. Mereka hanya mendasarkan pemahamannya pada ajaran/doktrin Trinitas yang sudah terpatri dalam otak mereka semenjak masa kanak-kanak.

    Keesaan Tuhan tidak diragukan lagi di mana saja di dalam Al-Qur’an, sebagaimana dinyatakan dalam daftar berikut:

    QS. 2:133; QS. 2:163; QS. 4:171; QS. 5:73; QS. 6:19; QS. 9:31; QS. 12:39; QS. 13:16; QS. 14:48; QS. 14:52; QS. 16:22; QS. 16:51; QS. 18:110; QS. 21:108; QS. 22:34; QS. 27:60-65; QS. 37:4; QS. 38:65; QS. 39:4; QS. 40:16; QS. 41:6; QS. 112:1.

    Kata jamak atau tepatnya kata ganti orang pertama jamak, yakni “Kami”, digunakan secara konsisten bila dalam suatu aksi perbuatan malaikat ikut terlibat, bukan hanya Allah SWT sendiri. Sebagai contoh, turunnya Al-Qur’an terjadi dengan partisipasi malaikat Jibril (lihat QS. 2:97 di bawah). Oleh karena itu, jika membicarakan wahyu-wahyu Allah SWT, kata majemuk “Kami” digunakan untuk mengakui peranan malaikat Jibril (lihat QS. 5:44 dan QS. 15:9 di bawah). Begitu pula bilamana kata majemuk “Kami” digunakan, kita tahu malaikat dilibatkan, dan Allah SWT menghargai para malaikat atas partisipasi mereka (lihat juga QS. 70:40 di bawah).

    Dengan kata lain, dalam situasi di mana Allah SWT sendiri sebagai pelaku, kita mendapatkan bahwa Allah SWT mempergunakan bentuk kata tunggal atau kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga tunggal. Sebagai contoh, ketika Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa a.s. di mana tidak ada malaikat sebagai perantara, kita mendapatkan bahwa Allah SWT berfirman dalam bentuk kata ganti orang pertama tunggal (lihat QS. 20:11-15 di bawah). Demikian juga dengan sikap ibadah makhluk yang harus ditujukan kepada Allah SWT, Dia mengekspresikan firman-Nya dengan menggunakan kata ganti orang pertama tunggal (lihat QS. 51:56 di bawah).

    “Katakanlah: ‘Barang siapa yang menjadi musuh JIBRIL, maka JIBRIL itu telah menurunkannya (Al Qur’an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman’.” (QS. 2:97)

    “Sesungguhnya KAMI telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada AKU. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat AKU dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. 5:44)

    “Sesungguhnya KAMI-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya KAMI benar-benar memeliharanya.” (QS. 15:9)

    “Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: “Hai Musa. Sesungguhnya AKU inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan AKU telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya AKU ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain AKU, maka sembahlah AKU dan dirikanlah shalat untuk mengingat AKU. Segungguhnya hari kiamat itu akan datang AKU merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.” (QS. 20:11-15)

    “Dan tidak AKU ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah AKU.” (QS. 51:56)

    “Maka AKU bersumpah dengan Tuhan Yang menguasai timur dan barat, sesungguhnya KAMI benar-benar Mahakuasa.” (QS. 70:40)

    CATATAN :

    Frasa Tuhan Yang menguasai timur dan barat dalam QS. 70:40 di atas merupakan kiasan yang maksudnya adalah malaikat-malaikat pemelihara benda-benda angkasa. Kita tahu bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Menguasai Alam Semesta beserta segala isinya (lihat QS. 1:2). Meski orang Kristen seringkali memelintir QS. 70:40 ini, namun bagi orang-orang yang berakal, sesungguhnya ayat ini merupakan golongan ayat “muhkamaat” atau mudah dipahami (lihat QS. 3:7).

    sampai kapan “Duke Archangel Demaskus” bersikeras bahwa kata “kami” merupakan seperti yang anda argumenkan diatas mas duke archangel !.
    ——————————————————-
    saya tekankan sebaiknya anda belajar tafsir al qur’an lebih baik lagi, dan belajarlah al qur’anmu dengan baik supaya mas duke bisa membuat pendapat yang lebih baik lagi dan bermanfaat.

    Catatan : maaf bagi saudara muslim yang saya add dan para laskar pejuang islam yang sya taq di bantahan saya terhadap kristen, mari kita perangi pemahaman pemahaman yang salah kafir yang selalu merusak kaidah akidah umat islam…..mari kita rapatkan saff dan tinggikan kalimatullah “Allah Swt”

    ya Allah doakan temanku duke ini mendapat hidayah Allah. bahwasannya ia masih belum memahami kalamullah di kitab mu ya Allah…..aku berdoa padamu ya Allah semoga temanku duke ini diberi kecerdasan dalam menafsirkan ayat suci al qur’anmu…..semoga…..amiiiiiiiiiiiiiin.r sebesar sungai (Wah 12:25).

    PENULIS : Ferri Juliono.
    Pengoreksi Artikel Oleh Guru Hafzah Al Qur’an laskar kitabullah yaitu oleh “Awen Muhamadiyah”.
    Website : FS dan FB : Metalslug_x@yahoo.co.id
    Rujukan : Al Qur’an dan Tafsir Ibnu Katsir.

    March 2, 2010

    mengintip sistem ketuhanan pada alkitab

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 13:45

    Tulisan yang akan saya muat dalam blog ini hasil jawaban dari diskusi antara teman saya “Ferri J a.k.a Laskar Kitabullah dengan Duke Archangel Demaskus dari kristen garis keras (kutipan) yang lebih dulu menjelek2an gama islam dengan sistem ketuhanan yang ia punya (trinitas), siapapun di dunia ini ketika membicarakan trinitas akan mengerutkan kening karena sangat bertolak belakang dengan ayat2 pada bibble sendiri..apalagi jika dihubungkan dengan al’quran yang jauh lebih sempurna dan yang tersempurna, alasan saya mengutip tulisan dari mas ferri karena di bahas dengan ilmiah dan secara analogi dan logika yang sederhana sehingga kita dapat mengerti dengan mudah..
    di bawah ini kutipan dari catatan mas ferri dengan judul asli “JERUK KOK MINUM JERUK”.

    Mungkin di antara pembaca masih ada yang ingat dengan iklan sebuah minuman Vitamin C yang dibintangi oleh Joshua dengan jargonnya yang terkenal Jeruk Kok Minum Jeruk.

    Jargon tersebut jenaka, mengena untuk menyampaikan bahwa minuman yang sedang diminum Joshua sama persis dengan memakan buah jeruk aslinya, baik dari kandungan vitamin dan kesegarannya.

    Cerita bermula ketika Joshua yang sedang minum minuman vitamin C tiba-tiba datang jeruk yang dimanusiakan, artinya jeruk tersebut telah dikreasikan mempunyai sifat seperti manusia, ingin minum seperti Joshua.

    Minta dong, !!! kata jeruk kepada Joshua untuk meminta minuman Joshua.
    Jeruk kok minum jeruk ?? jawab Joshua secara retoris untuk menunjukkan ketidakpercayaannya mana mungkin jeruk mempunyai keinginan untuk minum jeruk.

    Jargon Jeruk minum jeruk ini sekarang telah diplesetkan oleh pelawak-pelawak untuk menggambarkan hubungan sejenis antara waria dengan waria, dimana, kalau pada iklan Joshua, jargon tersebut memanusiakan jeruk, tetapi pada kasus waria, jargon tersebut untuk menggambarkan mewanitakan laki-laki, yang akhirnya menimbulkan pertanyaan ketidakpercayaan masa laki-laki berhubungan dengan laki-laki.

    Memanusiakan jeruk atau mewanitakan laki-laki, adalah menempatkan subyek tidak pada predikatnya atau fungsinya, implikasinya adalah kelucuan, keanehan, ketidakwajaran, kerancuan dan kemustahilan.

    Allah SWT berfirman dalam QS. 5:72
    “..kafirlah orang yang mengatakan : Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam”

    Memberikan predikat Tuhan kepada nabi Isa as, disamping akan menjadikan kekafiran juga akan menimbulkan implikasi yaitu kerancuan, keanehan, ketidakwajaran dan kemustahilan keyakinan. Kita akan mengetahui jargon jeruk minum jeruk ternyata sangat tepat diterapkan kepada kesalahan memberikan predikat Tuhan kepada nabi Isa as. Mari kita kaji implikasinya.

    SEKILAS TENTANG KETUHANAN YESUS

    Menurut dogma dalam agama Kristen, Tuhan yang ada di langit berfirman, kemudian firman itu menjelma menjadi seorang manusia yang bernama Yesus :

    Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Injil Yohanes 1-1

    Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Injil Yohanes : 1:14

    Menurut ayat tersebut, Tuhan yang ada di langit berfirman, dan firman itu adalah Tuhan, kemudian firman itu menjelma menjadi manusia, jadi ketika Tuhan telah menjelma menjadi manusia, maka tidak ada lagi Tuhan yang lain selain Yesus atau dengan kata lain tidak ada lagi Tuhan yang ada di langit, karena Tuhan telah tinggal di Bumi dengan rupa Yesus.

    Bila ada yang meyakini bahwa masih ada Tuhan yang di langit sementara dalam waktu yang bersamaan meyakini Yesus sebagai Tuhan yang ada di Bumi, berarti keyakinan tersebut sama dengan mengatakan bahwa Tuhan tidak Esa atau le-bih dari satu.

    Memang beragam pemahaman umat Kristen tentang dogma Trinitas tersebut, hal ini tidak bisa dihindari karena ketuhanan Yesus adalah dogma yang dipaksakan. Dalam diskusi saya dengan orang-orang Kristen, dikatakan bahwa bila saya tidak paham dan tidak bisa menerima teologi Trinitas, semata-mata karena saya tidak mendapat bimbingan Roh Kudus.

    Padahal, banyak sekali umat Kristen yang bingung dengan teologi Trinitas, apakah mereka juga tidak mendapat bimbingan Roh Kudus ?? Sekarang mari kita uji seilmiah mungkin, tentang teologi ketuhanan Yesus yang menyatakan bahwa Tuhan telah menjelma menjadi Yesus, tentu saja tidak ada lagi Tuhan selain Yesus, karena ayatnya menyatakan menjelma bukan membelah diri.

    TUHAN BERSYUKUR KEPADA TUHAN

    Suatu ketika Yesus melihat seorang wanita menangis karena saudaranya laki-laki telah meninggal dunia, wanita tersebut memohon kepada Yesus agar menghidupkan kembali saudaranya. Maka masygullah hati Yesus untuk menolong wanita tersebut, Yesuspun berhasil menghidupkan kembali saudara laki-laki wanita tersebut lalu Yesuspun bersyukur kepada Tuhan :

    Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Yohanes 11:41

    Dalam ayat tersebut sangat nyata disebutkan, Yesus bersyukur kepada Tuhan Bapa, padahal Yesus sendiri diyakini sebagai Tuhan, adalah aneh dan rancu, Tuhan bersyukur?, artinya Tuhan bersyu-kur kepada Tuhan. Banyak sekali pertanyaan yang timbul, salah satunya kepada Tuhan yang mana Yesus bersyukur, bukankah Tuhan telah menjelma menjadi diri Yesus? Apakah Yesus bersyukur kepada dirinya sendiri, tentu saja tidak, karena sikap tersebut merupakan sikap yang tidak masuk akal, seperti pertanyaan retorika Yoshua :

    Jeruk kok minum Jeruk.

    Sikap Yesus menengadah ke atas bukanlah sikap kosong, artinya memang ada yang dituju yaitu Tuhan yang ada di langit, kalau meyakini Yesus sebagai Tuhan, tidak bisa tidak, harus meyakini Tuhan itu tidak Esa alias lebih dari satu. Yaitu Tuhan yang menerima rasa Syukur Yesus dan Tuhan yang satunya lagi yaitu Yesus sendiri. Pemahaman ini bertentangan dengan ayat :

    Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah Firman itu telah menjadi manusia Ibid no.3

    Ayat yang bergaris bawah menunjukkan bahwa Tuhan telah berubah menjadi Yesus , ayat sama sekali tidak menunjukkan Tuhan memperbanyak diri menjadi dua seperti sel yang membelah diri untuk berkembang biak. Tentu saja tetap harus dijawab, Yesus berdoa kepada Tuhan yang mana kalau Yesus masih diyakini sebagai Tuhan ?

    TUHAN BERDOA KEPADA TUHAN

    Di dalam Alkitab banyak ayat yang mengisahkan Yesus berdoa kepada Tuhan :

    Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lukas 22:43-44

    Dalam ayat tersebut, Yesus berdoa kepada Tuhan, sangat nyata ada obyek yang dimintai Yesus yaitu Tuhan, dan nyata pula Yesus sangat bergantung kepada Tuhan, Tuhan yang mana lagi ?? Bukankah telah disebutkan dalam yohanes 1:1 dan Yohanes 1:14 Tuhan telah menjelma menjadi Yesus, mungkinkah Yesus berdoa kepada dirinya sendiri, jelas mustahil yang sama mustahilnya dengan ungkapan :

    Jeruk minum Jeruk

    Kecuali bila diyakini ada Tuhan selain Yesus, artinya sebelum Tuhan menjelma menjadi Yesus memang telah ada Tuhan yang lainnya. Berikut ini argumentasi teologi tersebut :

    Fase 1: Tuhan A dan Tuhan B
    Fase 2: Tuhan A menjelma menjadi Yesus
    Fase 3: Tuhan Yesus dan Tuhan B

    Berdasarkan teologi ini, bila Yesus dikatakan berdoa ataupun bersyukur itu berarti Tuhan yang dituju Yesus adalah Tuhan B, tetapi teologi ini juga sangat batil, karena bertentangan dengan ayat-ayat berikut ini :

    Bahwa TUHANlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia. Ulangan 4:35

    Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhan-lah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain. Ulangan 4:35

    “Kamu inilah saksi-saksiKu,” demikianlah firman Tuhan, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Yesaya 43:10-11

    Lalu apa maksud Yesus berdoa memohon kepada Tuhan? Bila dijawab Tuhan berdoa kepada Tuhan yang lain pasti salah, bila dijawab Yesus berdoa kepada dirinya sendiri juga salah. Jawaban macam apapun akan berbenturan dengan Alkitab dan rasionalitas manusia, selama tetap menuhankan Yesus.

    TUHAN DIPERINTAH TUHAN

    Ada sebuah ayat yang berbunyi :

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:13

    Dalam ayat tersebut Yesus mengajarkan kepada murid-muridnya bahwa untuk mencapai hidup yang kekal (bahagia) mereka harus mengenal Tuhan secara benar dan mengenal Yesus sebagai utusan Tuhan .
    Ayat tersebut sangat selaras ketika meyakini bahwa Yesus hanyalah seorang manusia utusan Allah SWT, bukan jelmaan Allah SWT. Yesus sama sekali tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah jelmaan Allah SWT dan Yesus juga tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah Tuhan. Tidak ada satu ayatpun yang menyatakan Yesus mengaku sebagai Tuhan.

    Ayat tersebut di atas akan berantakan maknanya, bila memaksakan keyakinan Yesus sebagai Tuhan, salah satu kejanggalannya adalah kalimat terakhir yang menyatakan : dan mengenal Yesus Kristus yang Engkau Utus,. Lalu Tuhan yang mana lagi Tuhan yang mengutus Tuhan Yesus?

    Bukankah teologi yang menyatakan Yesus sebagai jelmaan Tuhan berarti harus meyakini bahwa tiada Tuhan lagi selain Tuhan Yesus. Kalau demikian adanya mau tidak mau keyakinan ini harus membunuh akal sehat kemudian harus menerima saja ketika dikatakan Tuhan diperintah Tuhan.

    Dan masih banyak ayat-ayat dalam Alkitab yang mengisahkan hubungan Yesus dengan Tuhan adalah hubungan antara seorang utusan dengan Tuhan-Nya yang mengutus. Sehingga kalau kita yakini Yesus sebagai Tuhan akan menimbulkan pertanyaan Kok Jeruk Minum Jeruk.

    Semoga uraian kali ini, dapat memperkuat akidah keimanan kita. Amin.
    dan HENTIKAN HUJATAN KEPADA ISLAM, JIKA KRISTEN AGAMA KASIH SEHARUSNYA BAPAK BERNAMA BEJANA HARUS MEMPUNYAI TOLERANSI, SAYA PAHAM ANDA ANTI ISLAM, TAPI SIFAT TAKABUR ANDA MEMBUAT SEMUA ORANG MENGUTUK ANDA SAMPE KAPANPUN, SEBAB ANDA PERUSAK KETENANGAN UMAT BERAGAMA.

    JIKA BEJANA KRISTEN SEJATI, SEHARUSNYA SALING MEMBINA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA, BUKAN MALAH MENJELEKKAN ISLAM……KELAKUAN ANDA MENURUT SUMBER PARA MUJAHID ISLAM YANG TERSEBAR DI FB MENYATAKAN ANDA ADALAH KRISTEN ANTI ISLAM YANG RADIKAL TAK TAU TATA KRAMA DALAM FACEBOOK DAN SETIAP KIRIMAN ARTIKEL TANPA PERMISI KE ORANGNYA

    =====================================================
    kutipan di atas dapat diperkuat buku dari irene handono yang dapat di download disini
    bahkan hasil diskusi dengan teman2 yang tidak sependapat dapat di lihat pada “http://www.facebook.com/note.php?note_id=272428245565”
    dengan comment2 dari pemuja jesus yang sengaja menghapus sendiri hasil komentarnya..yang memang argumentasi dan fakta untuk mematahkan note di atas tidak relevan dan tidak berbukti sama sekali

    semoga tulisan ini membawa berkah dan hidayah bagi kita semua Amin

    March 1, 2010

    10 Pembatal Keislaman

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 20:11

    Diantara 10 perkara yang bisa membatalkan seseorang dari keislaman adalah; syirik, tidak mengkafirkan orang musyrik, memperolok-olok agama ALlah, sayang pada orang kafir dan memusuhi saudara Islam Banyak orang mengira, setelah mengucapkan dua kalimah Syahadat predikat “Islam” langsung bersandar pada seseorang. Padahal, predikat itu bisa hilang alias batal jika tidak berhati-hati dalam menjaga amalan dalam hidupnya.

    Di bawah ini ada 10 amalan yang bisa menjadikannya pembatal keislaman seseorang;

    Syirik dalam beribadah kepada ALlah SWT

    Syirik adalah termasuk dosa besar. Karena dia menyamakan ALlah (sebagai khalik) dengan manusia atau benda (sebagai makhluk). ALlah berfirman, “Sesungguhnya ALlah tidak mengampuni dosa orang yang menyekutukan Dia dengan sesuatu, dan mengampuni dosa-dosa lainnya bagi yang Dia kehendaki.” (An-Nisa’: 116)

    Menjadikan suatu benda (makluk) sebagai perantara antara dirinya dengan Robbnya

    Orang-orang seperti ini, biasanya selalu menempatkan benda-benda atau makhluk ciptaan ALlah sebagai perantara antara dirinya dengan ALlah. Misalnya dengan berdo’a atau memohon ampun dan meminta syafaat melalui benda itu. Baik melalui benda mati atau benda hidup. Termasuk manusia atau hewan sekalipun. Meminta kaya dengan keris atau jimat. Meminta diberi panjang umur, cepat mendapat jodoh melalui makam-makan orang yang sudah mati.

    Di beberapa kota di Indonesia, bahkan dikenal adat berebut kotoran hewan atau berebut air bekas cucian keris warisan raja-raja agar mendapatkan barakah. Perbuatan seperti ini sama halnya menundukkan benda setara dengan Robbnya. Sikap seperti ini merupakan salah satu pembatal keislaman.

    Tidak mengkafirkan orang musyrik dan membenarkan madzab mereka.

    Sikap Islam sudah jelas, orang musyrik adalah kafir. Sayangnya, perkembangan dunia sekarang ini justru terbalik. Hanya karena ingin sebutan kaum moderat atau entah karena kedekatan hubungan, sebagian kalangan Islam segan menyebut istilah musyrik dan kafir bagi orang yang keluar dari Islam. Sikap seperti ini merupakan salah satu pembatal keislaman.

    Lebih mengutamakan hukum thoghut daripada hukum ALlah dan petunjuk RasulNya

    Saydina Umar al-Khattab mengatakan, taghut adalah syaitan. Jabir menjelaskan bahwa taghut itu adalah tukang-tukang tenung yang turun padanya syaitan-syaitan. Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauzi, taghut ialah setiap apa yang melampaui oleh seseorang hamba di dalam penyembahan, ikut dan taat, pada hukum selain yang diperintahkan dalam kitabullah dan Sunnah Rasulullah. Siapa yang berhukum kepada taghut mereka kufur dengannya.

    Imam Malik berkata, taghut ialah apa yg disembah selain ALlah SWT.

    Tidak menyukai, bahkan membenci sunnah Rasulullah SAW

    ALlah berfirman, Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan ALlah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan keridhaanNya; sebab itulah ALlah menghapus (pahala) amal-amal mereka.”

    Mengejek atau memperolok dinullah (agama ALlah), al-Islam, baik menyangkut pahala-Nya atau tentang berbagai ketentuan hukum-Nya

    Kasus seperti ini sering terjadi. Entah bagi orang yang tidak mengerti agama atau yang mengenal sekalipun. Belakangan, sifat seperti itu justru terjadi pada orang-orang yang mengenal ilmu agama secara baik. Kebanyakan, orang-orang seperti ini adalah orang yang tidak memilik rasa percaya diri (PD) pada agamanya.

    Karena bernafsu agar orang lain menyebutnya pluralisme atau eklusif, terkadang untuk agamanya sendiri mereka main-main dan memperolokkannya. Bahkan kalau perlu menjual agamanya demi kedekatan dengan orang lain yang sudah jelas berbeda agama dan hukum-hukumnya. Perlakuan seperti ini sudah membatalkan keislaman.

    ALlah berfirman, “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, ‘Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.’ Katakanlah, ‘Apakah dengan ALlah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu minta maaf, karena kafir sesudah beriman…” (QS. At-Taubah: 65-66).

    Mempelajari, terpikat dan mengamalkan ilmu sihir (guna-guna)

    Amalan seperti adalah amalan yang paling dibenci ALlah. Karena itu dengan alasan apapun, jika seorang Muslim melakukannya, yakinlah, amalan itu telah membatalkan keislaman Anda.

    Membantu dan menolong orang-orang Musyrik untuk memusuhi orang-orang Islam (kaum Muslimin)

    Sejak hidup hingga mati, sikap Rasulullah Muhammad cuma satu. “Keras terhadap kaum kafir dan lembut terhadap Muslimin.” Tetapi, sebagaian dari kita (kaum Muslimin) ada yang justru menjadi “duri dalam daging”. Mereka hidup dan mengaku sebagai Muslim, tapi amalannya digunakan justru untuk memusuhi saudara-saudaranya seiman.

    Banyak kasus tokoh-tokoh Islam—bahkan sebagaian disebut ulama—justru paling suka mengecam dan memojokkan kaum Muslimin dan hidupnya menjadi pembela orang-orang ghoirul Islam. Biasanya, mereka paling peka jika melihat sedikit kesalahan Muslimin dan menjadi pelindung orang ghoirul Islam.

    Orang-orang seperti itu, kata ALlah, sudah termasuk golongan dari mereka alias keluar dari Islam. “Dan barangsiapa diantara kamu mengambil mereka (Yahudi dan Nasrani) menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk ke dalam golongan mereka. Sesungguhnya ALlah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.”(QS. Al-Maidah: 51)

    Menurut Qathlani, ciri-ciri orang yang seperti ini adalah; kaum Muslimin yang suka menyerahkan urusan Islam kepada orang musyrik dan mereka yang suka membela kedzaliman orang musyrik.

    Rasulullah bersabda, “Mencaci maki sesama muslim adalah perbuatan yang fasik, dan membunuh orang muslim adalah perbuatan kafir.” (HR. Muslim)

    “Barangsiapa yang berkumpul dengan orang-orang musyrik dan tinggal bersama nya maka sesungguhnya ia seperti mereka.” (HR. Abu Daud)

    Berkeyakinan bahwa sebagian manusia diperbolehkan tidak mengikuti syari’at Muhammad SAW

    Kelompok seperti ini belakangan semakin hari semakin meningkat jumlahnya. Mereka merupakan kelompok orang yang hobi mengutak-atik agama ALlah menurut selera akal mereka. Mereka, mendudukkan wahyu di atas akal mereka. Hujah yang sering mereka kemukakan adalah, “Muhammad adalah manusia biasa, karenanya, dia bisa salah.” Pernyataan itu kemudian mereka belokkan dengan bahasa lain; diperbolehkan tidak mengikuti syari’at Muhammad SAW. Dan mereka merusak sunnah-sunnah Nabi.

    “Barangsiapa menghendaki selain Islam sebagai agama, maka tak akan diterima agama itu daripada-Nya, dan ia di akhirat tergolong orang-orang yang merugi.” (Q.S: Ali Imron:85)

    Berpaling dari Dinullah (agama ALlah) atau dari hal-hal yang menjadi syarat utama seorang Muslim

    Syarat seorang Muslim sejati adalah melaksanakan ajaran agama ALlah sesuai al-Qur’an dan Sunnah nya. Tetapi sebagaian orang—karena kesombongannya—mereka melakukan rekayasa akal dengan cara “menyelewengkan” pesan ALlah dalam al-Qur’an dan Sunnah-nya.
    Mereka, biasanya bangga akan akalnya. Karenanya, mereka merasa, apa-apa yang sudah jelas diperintahkan oleh al-Qur’an tidak perlu dikerjakan jika tidak cocok dengan akalnya. Kesombongan mereka dihadapan ALlah paling utama ketika mereka berusaha merubah al-Qur’an dan Sunnah karena dianggap tidak sesuai dengan akalnya.

    Orang-orang seperti ini, biasanya mudah membuat dan merekayasa hukum ALlah untuk disesuaikan dengan akalnya. Entah hukum soal menikah, waris, talak, haji dan sebagainya.

    ”..dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-KU dengan harga sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut yang diturunkan ALlah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (Q.S: al-Maidah: 44).

    HUJATAN TERHADAP TUHAN DAN RASUL SERTA KEBOBROKAN DI ALKITAB

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 20:07

    1. Alkitab melecehkan keagungan Tuhan, padahal Tuhan 100% berbeda dari ciptaan-Nya :
    · Tuhan bersiul (Yes 5:26 & Zak 10:8) … ???
    · Tuhan memekik (Yes 42:13 & 25:30) … ???
    · Tuhan bercukur (Yes 7:20) … ???
    · Tuhan menangis (Yoh 11:35) … ???
    · Tuhan haus (Yoh 19:28) … ???
    · Tuhan naik kendaraan (2Sam 22:11 & Mat 21:5-9) … ???
    · Tuhan teriak dan berdo’a (Mat 27:46) … ???
    · Tuhan tidak tahu datangnya kiamat (Mark 13:32) … ???
    · Tuhan lemah (Hakim 1:19 & Yoh 5:30) … ???
    · Tuhan tidak tahu musim (Mark 11:13) … ???
    · Tuhan dicoba iblis (Mark 1:13) … ???
    · Tuhan capek dan istirahat (Kel 31:17) … ???
    · Tuhan rasis (Mat 10:56 & 15:24-26) … ???
    · Tuhan membantai rakyat (1Sam 6:19 & 15:3) … ???
    · Tuhan mesum (Kej 21:1-2) … ???
    · Tuhan menipu (Mark 4:12) … ???
    · Tuhan nonton bokep (Yeh 16:7) … ???
    · Tuhan berkelahi dengan hamba-Nya … ???
    · Tuhan menyesal … ???

    2. Tuhan punya saingan yang lebih hebat :
    · Melkisedek mirip dengan Tuhan (Ibrani 7:1-3) :
    “Tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal, hidupnya kekal.”
    · Tuhan bisa dicoba sama iblis (Mark 1:13) : “40 hari dicoba iblis” – Apakah Yesus Tuhan?
    · Dan Tuhan keliru tapi setan benar (kata Tuhan : jika makan buah terlarang Adam pasti mati (Kej 2:17 & 3:3), tapi kata setan Adam tidak akan mati (Kej 3:4), dan kenyataannya Adam mencapai umur 930 tahun (Kej 5:5). Artinya prediksi Tuhan salah, tapi setan benar.

    3. Alkitab merendahkan martabat para nabi dan rasul :
    · Nabi Nuh mabok (Kej 9:21) … ???
    · Nabi Daud telanjang di depan umum (2Sam 6:20) … ???
    · Nabi Yesaya telanjang di depan umum (Yes 20:3-4) … ???
    · Nabi Daud menyusun rencana pembunuhan dengan licik (2Sam 11:6-25) … ???
    · Nabi Daud berzina (2Sam 11:4) … ???
    · Nabi Daud pedopilia (1Raja 1:1-4) … ???
    · Nabi Loth diperkosa putrinya (Kej 19:31-36) … ???
    · Padahal semua Nabi dan Rasul dijaga dari kesalahan dan dosa (UL 18:22).
    · Jadi yang salah Nabinya atau sejarawan yang merubah-rubah sejarah Nabi ???

    4. Alkitab mengajarkan kebobrokan dan kriminalitas :
    · Permusuhan : Mat 10:34 à “Aku datang (bukan) untuk damai …melainkan pedang.”
    · Radikalisme : Luk 12:49 à “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi.”
    · Pertentangan : Luk 12:51 à “Kamu menyangka aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.”
    · Penipuan : Mark 4:12 à “Segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan. Supaya : sekalipun mereka melihat, mereka tidak menangkap. Sekalipun mereka mendengar mereka tidak mengerti. Supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun.”
    · Kelicikan : 2Kor 12:16 à “Dalam kelicikanku, aku menjerat kamu dengan tipu daya.”
    · Mabuk-mabukan : Ams 31:6-7 à “Berikanlah minuman keras itu kepada orang yang akan binasa, dan anggur itu kepada orang yang susah hati. Biarkanlah ia minum.”
    · Mabuk-mabukan : 1Tim 5:23 à “Jangan minum air saja, tambahkan anggur sedikit.”
    · Pemerkosaan : 2Sam 13:14 à “Diperkosalah dia, lalu tidur dengan dia.”
    · Perbudakan : Im 25:46 à “Kamu harus memperbudakkan mereka selama-lamanya.”
    · Kekerasan rumah tangga : Luk 4:26 à “Jika seseorang datang kepadaku, ia tidak membenci bapaknya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridku.”

    5. Kitab suci pornografi dan sex bebas :
    · Mesum : Rom 1:27 à “Menyala-nyala dalam birahi … mereka melakukan kemesuman.”
    · Pedopilia : 1Raja 1:1-4 à Tentang Daud yang tidur dengan perawan yang masih muda.
    · Pornografi : Yeh 23:20-21 à “Auratnya seperti aurat keledai, zakarnya seperti zakar kuda … memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.”
    · Onani/masturbasi : Kej 38:9-10 à “Dia membiarkan mani (peju)nya terbuang.”
    · Kaka perkosa adiknya : 2Sam 13-14 à “Ammon (anak Daud) tidak mendengar perkataan (Tamar adiknya) sebab ia lebih kuat darinya, diperkosalah (Tamar).”
    · Perkosa isteri ayahnya : 2Sam 16:22 à “Absalom (anak Daud) menghampiri gundik-gundik (isteri-isteri) ayahnya di depan seluruh Israel .” (baca dulu 2Sam 12:11-12).
    · Mesum dengan isteri ayah : Kej 35:22 à “Ruben tidur dengan Bilha, isteri ayahnya.”
    · Menantu zina dengan mertua : Kej 38:15-18 à “Yehuda menghamili menantunya.”
    · Adik kaka perkosa ayahnya : Kej 19:31-36 à “Marilah kita beri ayah anggur, lalu kita tidur dengannya … mengandunglah kedua anak Loth itu dari ayah mereka.”
    · Adik kaka melacur bareng : Yeh 16:28 à “Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, karena engkau belum puas. Engkau bersundal … mereka, tapi masih belum puas.”
    · Selingkuh : Ams 7:7-22 à “Teruna dicium … memuaskan birahi sampai pagi … menikmati asmara , karena suamiku tidak di rumah … dengan bibir ia menggodanya.”
    · Asusila : Kidung 1-8 à “Tersisip di antara buah dadaku … sungguh sejuk petiduran kita … di atas ranjang pada malam hari kucari jantung hatiku … kubawa dia … ke kamar di mana aku lahir … bibirmu bagaikan seutas pita … buah dadamu seperti anak kembar kijang … pusarmu seperti cawan … perutmu timbunan gandum … seperti dua anak rusa buah dadamu … buah dadamu gugusannya … aku ingin … memegang gugusannya … kepadaku gairahnya tertuju … kucium engkau.”
    · Tuhan nonton bokep : Yeh 16:7 à “Buah dadamu montok, dan engkau bugil.”

    6. Kitab suci pembantaian :
    · 1Sam 15:3 à “Tumpaslah bunuhlah … laki-laki, wanita, anak-anak, bayi, (dan hewan).”
    · 1Sam 6:19 à “Tuhan membunuh 70 orang dari rakyat itu.”
    · Luk 19:27 à “Dan bunuhlah mereka di depan mataku.”
    · Yos 6:21 à “Mereka menumpas … laki-laki, wanita, tua, muda, lembu, domba, keledai.”
    · Hakim 3:31 à “Samgar membunuh 600 orang dengan sebuah tongkat.”
    · Hakim 15:15-16 à “Samson membunuh 1000 orang dengan tulang rahang keledai.”
    · Kej 38:7 à “Maka Tuhan membunuh dia (Er).”
    · Kej 38:10 à “Maka Tuhan membunuh dia (onan) juga.”
    · UL 13:8-9 à “Bunuhlah dia, pertama-tama tanganmu yang bergerak untuk membunuh.”
    · Kej 17:14 à “Orang yang tidak disunat harus dipotong/dibunuh.”
    · 2Sam 24:15 à “Matilah dari bangsa itu dan Bersyeba 70.000 orang.”
    · 2Sam 11:6-25 à “Daud dengan jahat menyebabkan kematian Uria suami Betsyeba.”
    · 1Sam 6:19 à “Ia membunuh beberapa orang Betsemes … membunuh 70 orang rakyat.”
    · Yes 45:7 à “Aku membuat kedamaian dan membuat kejahatan.”
    · Luk 12:49 à “Aku datang untuk melempar api ke bumi.”
    · 2Sam 18:11 à “Mengapa engkau tidak membanting dia ke tanah di tempat itu juga?.”
    · 1Raja 11:15 à “Menguburkan orang-orang yang terbunuh, lalu menewaskan laki-laki.”
    · 2Raja 9:24-37 à “Memanah Yoram di kedua bahunya … menembus jantungnya, … lemparlah mayatnya ke kebun … aku telah melihat darah Nabot dan darah anak-anaknya tadi malam … panahlah dia (raja Yehuda) … maka ia mati di sana … Zimri dijatuhkan, darahnya memercik ke dinding dan ke kuda, mayatnyapun terinjak-injak … tapi mereka tidak menjumpai mayatnya, hanya kepala dan kedua kaki dan kedua telapak tangannya.”
    · 2Raja 10:7-17 à “70 orang disembelih, kepalanya ditaruh ke keranjang dan disusun menjadi dinding sampai pagi. Yehu membunuh semua keluarga Ahab, dan menyembelih 42 anak-anak Ahazia, dan membunuh penduduk Samaria, dan memusnahkannya.”

    7. Alkitab merendahkan martabat wanita :
    · Kel 21:7 à “Seorang laki-laki dapat menjual anak perempuannya.”
    · 1Kor 14:34-35 à “Tidak sopan bagi wanita untuk berbicara dalam pertemuan jemaat.”
    · UL 25:11-12 à “Wanita yang menolong suaminya, tangannya harus dipotong.”
    · Yeh 23:20-21 à “Auratnya seperti aurat keledai.”
    · Luk 4:26 à Jika ia tidak membenci … ibunya, isterinya, … dan saudaranya perempuan, ia tidak dapat menjadi muridku.”

    8. Alkitab bicara yang aneh-aneh dan menjijikan :
    · Makan tahi dan minum kencing (2Raja 18:27 & Yes 36:12).
    · Tahi di muka imam (Mal 2:3).
    · Makan roti dengan tahi (Yeh 4:12-15).
    · Keledai bicara (Bil 22:27-28).
    · Unggas berkaki empat (Im 11:20).
    · Macan berkepala tujuh bertanduk sepuluh (Wah 13-1-2).
    · Ular menyemburkan air sebesar sungai (Wah 12:25).

    oleh : Olivia Laurasari

    KONSEP JILBAB DALAM AL QUR’AN DAN ALKITAB.

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 11:07

    KATA SIAPA JILBAB TIDAK WAJIB? Malah saudara-saudari kristen lah yang
    mengingkari alkitab saudara sendiri karena jilbab itu justru diwajibkan oleh
    alkitab saudara saudari sendiri… baik di perjanjian lama maupun perjanjian
    baru.

    ga percaya? ini ayatnya nih…silahkan baca sendiri dari alkitab saudara dan
    lihat apakah saya merubah2 ayat seperti yang saudara lakukan kemarin atau tidak?

    1 Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan
    kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan
    yang dicukur rambutnya.

    1 Korintus 11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga
    menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa
    rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.

    1 Korintus 11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran
    dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

    1 Korintus 11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal
    dari laki-laki.

    1 Korintus 11:9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan
    diciptakan karena laki-laki.

    1 Korintus 11:10 Sebab itu, PEREMPUAN HARUS MEMAKAI TANDA WIBAWA DI KEPALANYA oleh karena
    para malaikat.

    1 Korintus 11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak
    ada laki-laki tanpa perempuan.

    1 Korintus 11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula
    laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.

    1 Korintus 11:13 Pertimbangkanlah sendiri: PATUTKAH PEREMPUAN BERDOA KEPADA ALLAH DENGAN
    KEPALA TIDAK BERTUDUNG?

    Dalam perjanjian lama pun ada lho pak…
    Kenyataannya, muslimah lah yang mengamalkan kewajiban dalam alkitab. itulah
    mengapa diturunkan lagi Qur’an untuk membenarkan / membetulkan / meluruskan
    kembali apa yang sudah dirubah/hilang dari ajaran taurat & injil.

    Contoh: yahudi bilang babi haram, kristen bilang ga haram, diluruskan lagi oleh
    islam kalau babi itu tetap haram ! LIHAT KITAB IMAMAT

    Lagipula secara pikiran nalar, apa salahnya mengikuti bunda Maria? Siti Maryam yang kami hargai & junjung tinggi bukankah beliau juga selalu mengenakan kerudung? Pernah saudara lihat bunda Maria ga pake kerudung ? Ini alasan gampangnya deh…

    Alasan moral, juga termasuk sila ke 2 pancasila, kemanusiaan yang adil dan BERADAB. sopan santun pak…wanita itu godaan paling besar, setan lebih mudah menggoda melalui wanita. Dengan menggunakan jilbab maka akan menjaga pandangan para suami, anak-anak
    kecil maupun dewasa. Coba kalau bajunya ketat, pinggangnya rapet, pantatnya megal-megol, betisnya
    putih, pahanya syur…Menurut Nabi Isa, melihat saja sudah zina!

    Matius 5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan
    serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

    Tuh, paham ga maksudnya pak?
    Dan ini untuk meninggikan derajat wanita & menjaga keselamatannya.
    Pernah ada cowo menggoda cewe berjilbab rapih?

    kembali ke laptop…
    ini buktinya jika wanita berjilbab itu justru dilindungi & mengangkat derajat:

    1 Korintus 11:10 Sebab itu, PEREMPUAN HARUS MEMAKAI TANDA WIBAWA DI KEPALANYA
    oleh karena para malaikat.

    QS.33:59.Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan
    isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh
    tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
    KARENA ITU MEREKA TIDAK DIGANGGU. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
    Penyayang.

    February 28, 2010

    Mukjizat Ilmiah dalam Al Qur’an

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 19:50

    “Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya;

    petunjuk bagi mereka yang bertakwa”

    (QS 2:2).

    A. Pendahuluan

    Al-Qur’an adalah kitab petunjuk dan hidayah bagi manusia dan seluruh makhluq yang bertaqwa di atas bumi ini.[1] Seluruh alam yang luas beserta isinya dari bumi, laut dan segala isinya akan menjadi kecil dihadapan manusia yang lemah, karena ia telah diberi keistimewaan-keistimewaan seperti kemampuan berpikir untuk mengelola seluruh yang ada dihadapannya. Akan tetapi Allah tidak akan membiarkan manusia tanpa adanya wahyu pada setiap masa, agar mendapat petunjuk dan menjalankan kehidupannya dengan benar. Maka Allah mengutus Rasul-Nya dengan mu’jizat yang sesuai dengan kecanggihan kaum pada masanya, agar manusia mempercayai bahwa ajaran yang ia bawa datang dari Allah SWT.

    Oleh karena akal manusia pada masa pertama perkembangannya lebih dapat menerima mu’jizat yang bersifat materi seperti mukjizat tongkat Nabi Musa yang bisa berubah menjadi ular besar, mukjizat Nabi Isa dapat menghidupkan orang yang mati dengan izin Allah, dapat menyembuhkan orang buta maka setiap Rasul pun diutus dengan mukjizat yang sesuai dengan kemampuan kaumnya agar mudah diterima. Ketika akal manusia mencapai “kesempurnaannya”, Allah memberikan risalah Muhammad yang kekal kepada seluruh umat manusia yang tidak terbatas pada kaum di masanya saja. Maka mukjizatnya adalah mukjizat yang kekal sesuai dengan kematangan perkembangan akal manusia.[2]

    Utusan ini akan dihadapkan dengan ketidakpercayaan sebagaimana yang telah dihadapi oleh semua para rasul. Allah telah mengetahui semua itu, justeru itu, Dia telah memperkuatkan para rasul dengan bantuan daripada-Nya untuk para rasul tersebut, bantuan ini terealisasi di dalam bentuk mukjizat, mengikut apa yang diistilahkan oleh orang ramai dengan mereka menamakannya dengan المعجزة [al-mu’jizah] dan Al-Quran pula telah menamakannya sebagai بَيِّنَةٍ [bayyinah], بُرْهَانٍ [burhan], سُلْطَانٍ [sultan] dan آيَةٍ [ayat].[3] Semua mukjizat atau keterangan-keterangan tersebut ditegaskan dalam Al Qur’an.[4]

    Allah menjadikan keterangan ini sesuai untuk setiap kaum supaya ia menjadi lebih kuat untuk menegakkan bukti kebenaran utusan tersebut, Nabi Musa -عليه السلام-, dimana pada masa itu masyhur dengan ilmu sihir, maka Allah menjadikan mukjizat untuk Nabi Musa -عليه السلام- sesuai dengan ilmu ini.[5]

    Mukjizat berasal dari kata Al I’jaz yang artinya melemahkan atau mengalahkan. Menurut Imam As Suyuti[6], mukjizat dalam pemahaman syara’ adalah kejadian yang melampaui batas kebiasaan, didahului oleh tantangan, tanpa ada tandingan.

    Menurut Ibnu Khaldun[7], mukjizat adalah perbuatan-perbuatan yang tidak mampu ditiru oleh manusia, maka ia dinamakan mukjizat, tidak masuk ke dalam kategori yang mampu dilakukan oleh hamba dan berada diluar standart kemampuan mereka.

    Muhammad Kamil Abdush Shamad[8], menerangkan bahwa mukjizat ada yang bersifat material yang dicerna panca indera namun melawan hukum alam yang ada dan mukjizat yang bersifat rasional, semua direspon oleh daya nalar sesuai dengan kemampuan dan pemahamannya.

    Dari beberapa pengertian tersebut dapat diambil sebuah pengertian mendasar bahwa mukjizat merupakan kejadian yang luar biasa, melebihi standart kemampuan manusia yang berlaku secara umum.

    B. Kemukjizatan Ilmiah

    Istilah Al I’jaz Al ‘Ilmiy (kemukjizatan ilmiah) Al Qur’an mengandung makna bahwa sumber ajaran agama tersebut telah mengabarkan kepada kita tentang fakta-fakta ilmiah yang kelak ditemukan dan dibuktikan oleh eksperimen sains umat manusia, dan terbukti tidak dapat dicapai atau diketahui dengan sarana kehidupan yang ada pada jaman Rasulullah saw. [9]

    Hubungan antara tanda-tanda kebenaran di dalam Al Qur’an dan alam raya dipadukan melalui mukjizat Al Qur’an (yang lebih dahulu daripada temuan ilmiah) dengan mukjizat alam raya yang menggambarkan kekuasaan Tuhan. Masing-masing mengakui dan membenarkan mukjizat yang lain agar keduanya menjadi pelajaran bagi setiap orang yang mempunyai akal dan hati bersih atau orang yang mau mendengar. Beberapa dalil kuat telah membuktikan bahwa Al Qur’an tidak mungkin datang, kecuali dari Allah. Buktinya tidak adanya pertentangan diantara ayat-ayatnya, bahkan sistem yang rapi dan cermat yang terdapat di alam raya ini juga tidak mungkin terjadi, kecuali dengan kehendak Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan cermat.[10]

    Syeikh Abdul Majid Az-Zindani, mengulas tentang mukjizat ilmiah dalam Al Qur’an,

    “…Yaitu ilmu uji kaji modern datang dan mendalami kajian-kajian yang luas di dalam pelbagai bidang, dengan bantuan alat-alat yang canggih, dan setelah beberapa pengembaraan yang menjabarkan berserta seangkatan pengkaji, terbentuklah satu bahagian di samping satu bahagian (yang lain) dan apabila fakta tersebut telah siap sempurna, tiba-tiba didapati ianya telah pun dinyatakan di dalam kitab Allah (Al-Quran) sebelum 1400 tahun [yang lalu]. Lalu orang ramai pun mendapat tahu bahawa Al-Quran ini diturunkan dengan ilmu Allah, dan bukannya [datang] dari sisi seorang utusan yang [berada] di zaman .. sebelum 1400 tahun di hari yang tidak ada sebarang perkakas kajian saintifik atau peralatan kajian ..”[11]

    Ketika fakta tersebut telah muncul maka akan muncul pula sebuah pertanyaan[12],

    a. Dapatkah hal ini mejadi sebuah kejadian yang kebetulan bahwa akhir-akhir ini penemuan informasi secara ilmiah dari lapangan yang berbeda yang tersebutkan di dalam al-Quran yang telah turun pada 14 abad yang lalu?

    b. Dapatkah al-Quran ini ditulis atau dikarang Nabi Muhammad SAW atau manusia yang lain?

    Dalam buku At Tafkir Faridhah Islamiyah (berpikir sebuah kewajiban Islam), Abbas Mahmud Aqqad menyebutkan dua macam mukjizat yang harus dibedakan, yang pertama mukjizat yang mengarah ke akal, dapat ditemukan oleh siapapun yang ingin mencarinya, mukjizat ini adalah keteraturan gejala-gejala alam dan kehidupan yang tidak berubah berupa sunnatullah.[13]

    Yang kedua adalah mukjizat yang berupa segala sesuatu diluar kebiasaan. Mukjizat ini membuat akal manusia tercengang dan memaksanya untuk tunduk dan menyerah.[14]

    Hal yang dapat kita jadikan i’tibar dalam mukjizat ilmiah pada Al Qur’an adalah motivasi/dorongan yang kuat bagi manusia untuk selalu memperhatikan ayat-ayatNya (tadabbur).[15] Tentusaja memperhatikannya seiring dengan kemauan untuk memikirkannya dan mengingat penciptanya.[16]

    Dari sini pula dengan mengkaji mukjizat ilmiah dalam Al Qur’an mampu menumbuhkan keimanan dan rasa syukur pada Allah sebagaimana pernah disampaikan oleh Prof. Abdul Karim Al Khathib, “Mukjizat Al Qur’an terletak pada kepioniran dalam menyatakan hal-hal yang baru saja ditemukan oleh penilitian ilmiah”.

    Kemudian Prof. Al Khathib menerangkan, “Maksud utama kami dalam menganalisis mukjizat Qur’ani adalah menciptakan hubungan yang erat dengan kitab Allah dalam hati seorang muslim. Kami ingin menanamkan iman terhadap Kitab Allah berdasarkan pengetahuan, pemahaman dan perasaan yang murni terhadap ayat-ayat dan kalimat-kalimatNya.

    Meskipun demikian, kami menemukan isyarat-isyarat Al Qur’an yang bersifat ilmiah. Hal ini mendapatkan perhatian yang sangat besar dari kalangan para peneliti Eropa. Karena, isyarat yang dikandung Al Qur’an sejak lima belas abad yang lalu ditemukan dan dibenarkan oleh ilmu pengetahuan modern sekarang.[17]

    Meskipun telah banyak bukti-bukti ilmiah tentang kebenaran Al Qur’an, para pemuja materialisme, para sekuler dan para ateis, tentu saja masih terus membantah kebenaran-kebenaran Al Qur’an karena ketakutan akan implikasi mengakui keberadaan Sang Pencipta. Selain itu, mereka selalu melakukan pembenarannya atas bukti-bukti logika (baca: matematis, empiris, biologis, sosiologis) sebagai dasar pijakan postulatnya.[18]

    Menurut Muhammad Kamil Abdush Shamad[19], tujuan dari kajian mukjizat ilmiah Al Qur’an adalah untuk meluaskan cakupan hakikat dari ayat-ayat Al Qur’an, kemudian memperdalam makna-makna yang terkandung di dalamnya sehingga mengakar dalam jiwa dan pemikiran manusia dengan cara mengambil hikmah dari eksplorasi keilmuan kotemporer yang tercakup dalam makna-maknanya. Sedangkan menurut Ibrahim Muhammad Sirsin[20], bertujuan memperdalam makna-makna melalui proses analisis terhadap variabel-variabel yang detail. Juga melalui perbandingan mendalam terhadap kritikan para pakar yang profesional di bidangnya serta para peneliti alam dan kehidupan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan.

    Kita juga tidak boleh memasukkan dan memaksakan asumsi dan hipotesis ilmiah yang masih berupa bahan perdebatan dan masih diuji diantara para pakar. Karenanya, tidak pantas orang yang mengadopsi asumsi-asumsi ini berusaha memaksakan Al-Qur’an untuk menguatkan teorinya. Sebab, bisa jadi asumsi dan teori mentah itu nanti terbukti tidak benar, lalu akhirnya mengkambinghitamkan Al-Qur’an[21]. Namun hal ini dapat dijelaskan dalam kerangka bahwa[22]:

    1. Tidak ada kontradiksi antara hakikat ilmu pengetahuan dengan hakikat Al Qur’an karena berasal dari satu sumber.

    2. Tafsir ilmu tidak akan mempengaruhi originalitas karena nash tidak mengalami perubahan sesuai teks aslinya. Tafsiran yang diberikan yang akan disalahkan[23]

    Sebagaimana ditulis oleh Muhammad Mutawalli Asy Sya’rawi dalam kitab Mu’jizah Al Qur’an[24], dikarenakan Al Qur’an adalah mukjizat maka nashnya harus tetap dan tidak berubah-ubah, kalau tidak maka hilanglah mukjizatnya.

    Oleh karena itu, kalau nash tidak secara tegas menunjukkan pada salah satu teori ilmu sains, maka tidak selayaknya bagi kita untuk memaksakannya, baik untuk menetapkan maupun untuk menafikkan. Karena itu kita harus mencari ilmu dari jalannya masing-masing, ilmu astronomi didapatkan dari penelitian, ilmu kedokteran didapat dari hipotesis dan uji coba. Dengan demikian, niscaya Al Qur’an akan selalu terjaga, tidak dipergunakan untuk memperdebatkan teori ini, yang mana semua teori ini bisa diterima juga bisa ditolak serta bisa pula diganti, sebagaimana juga tidak layak bagi seseorang yang tidak mengetahui hakikat ilmu tertentu untuk menolak mentah-mentah selagi tidak secara tegas bertentangan dengan nash yang shohih.[25]

    Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kesalahan pada manusia dalam menulis kitab bisa saja terjadi, seperti apa yang telah dikatakan oleh Al Qodhi Al Fadhil Abdur Rahim bin Ali Al Baisani, “ Saya melihat bahwasanya tidak ada seorangpun yang menulis sebuah kitab kecuali besoknya dia akan berkata : ‘Seandainya tempat ini diubah niscaya akan lebih baik, seandainya ditambah dengan begini maka akan lebih bagus, seandainya ini dikedepankan niscaya akan lebih utama, dan seandainya yang ini dibuang niscaya akan lebih indah.’ Ini semua adalah dasar yang paling kuat bahwa manusia adalah makhluk yang serba kurang.”[26]

    Dari sisi lain bahwa pemahaman baru terhadap ayat itu tidak boleh membatalkan pemahaman lama. Dengan ungkapan lain, kita tidak layak menuduh umat sejak jaman sahabat, bahkan sejak jaman Nabi saw, salah dalam memahami satu ayat, kemudian mengklaim bahwa yang benar adalah pemahaman yang dimiliki si penafsir baru itu. Selayaknya dikatakan, makna baru ini merupakan tambahan yang digabungkan dengan pemahaman lama, dan bukan membatalkannya. Sebab diantara keistimewaan Al-Qur’an, keajaiban-keajaibannya tidak pernah habis tergali.[27]

    Kemukjizatan ilmu pada Al Qur’an memang tidak memposisikan Al Qur’an sebagai kitab sains. Namun dapat memberikan isyarat atau petunjuk untuk melakukan kajian lebih jauh terhadap pengembangan sains.[28]

    Isyarat ilmiah dalam Al Qur’an mengandung prinsip-prinsip/kaidah-kaidah dasar ilmu pengetahuan di setiap jaman dan kebudayaan[29]. Hal ini membawa maksud bahwa :

    – Ayat yang memberikan isyarat tidak harus terperinci, sehingga para ilmuwan bisa mengkajinya atau memperinci dengan melakukan penelitian.

    – Mukjizat ilmiah Al Qur’an tidak hanya untuk waktu tertentu saja yaitu ketika terjadi penentangan, namun berlaku juga ke masa yang akan datang.[30]

    Pada satu masa beberapa mukjizat dirasa kurang masuk akal atau bertentangan dengan nalar dan logika. Tetapi kapasitas nalar dan intelektual yang dimiliki tidaklah sama, tergantung pada daya pikir seseorang[31].

    C. Penutup

    Dapat disimpulkan bahwa mukjizat ilmiah pada Al Quran dapat memperkuat keimanan terhadap Al Qur’an sebagai wahyu Allah. Kalaupun terdapat pertentangan sesungguhnya lebih terletak pada jangkauan penafsiran atau teknologi yang mendukung eksplorasi sains. Dari pendekatan arah yang lain mukjizat ilmiah yang ada pada Al Qur’an dapat memberikan motivasi dan memberikan isyarat bagi pengembangan sains. Walaupun tentusaja harus dilakukan dengan cermat dan menyeluruh serta didasari dengan kaidah penafsiran yang benar.

    [1] QS Al Baqarah : 2

    [2] disampaikan oleh al-Qattan, diambil dari http://layananquran.com/plq/index.php

    [3] Disampaikan oleh Syeikh A M Az-Zindani pada sebuah kajian yang bertajuk Keajaiban Saintifik Di Dalam Al-Quran,2002. Az-Zindani Merupakan rektor Universiti Al-Iman-Yaman & Pengasas Jabatan Tanda-tanda Saintifik di dalam Al-Quran dan As-Sunnah yang berada di bawah Liga Islam Sedunia di Mekah diambil dari http://www.geocities.com/permaya02/pendahuluanz.htm

    [4] QS. Al Hadid : 25

    [5] QS. Thaha : 58

    [6] dalam kitab Al Itqam fi Ulum Al Qur’an, diambil dari buku Dimensi Sains Al Qur’an

    [7] dalam Muqaddimah, terjemahan

    [8] dalam Al I’jaz Al ‘Ilmiy fil Qur’anul Karim (Mukjizat Ilmiah dalam Al Qur’an)

    [9] Prof.Dr.Ahmad Fuad Pasya dalam buku Dimensi Sains Al Qur’an, terjemahan dari buku Rahiq Al-Ilmi wa Al-Iman, hal.23

    [10] Ibid

    [11] Disampaikan oleh Syeikh A M Az-Zindani pada sebuah kajian yang bertajuk Keajaiban Saintifik Di Dalam Al-Quran, 2002.

    [12] AL-REHAILI, Abdullah M.,Bukti Kebenaran Quran , hal 4

    [13] QS. Fathir : 43

    [14] Prof.Dr.Ahmad Fuad Pasya dalam buku Dimensi Sains Al Qur’an, hal. 24

    [15] QS. Shaad : 29

    [16] QS. Ali Imran : 191

    [17] ibid

    [18] Tono Saksono, Ph.D dalam buku Mengungkap Rahasia Simfoni Dzikir Jagat Raya, hal. 15

    [19] Al I’jaz Ilmi fi Islam Al Quranul Karim, terjemahan

    [20] dalam majalah Al ‘Arabiyyah, edisi Januari 1982

    [21] Yusuf Qardhawi dalam buku Al-Qur’an Berbicara tentang Akal dan Ilmu Pengetahuan

    [22] Muh. Kamil Abdushshamad dalam buku Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an, hal. 7

    [23] Hal ini juga disampaikan oleh prof. Muh. Adduwais dalam kuliah interdisiplinir tentang metodologi penelitian studi Islam kontemporer di kampus UMS,2007

    [24] Muh. Kamil Abdushshamad dalam buku Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an, hal. 8

    [25] Syaikh Muhammad Amin Asy-Syinqithi dalam Adhwa’ul Bayan fi Tafsiril Qur’ani bil Qur’an

    [26] Dalam kitab Al-I’lam bi A’lamil Baladil Harom (dari buku Matahari Mengelilingi Bumi)

    [27] Yusuf Qardhawi dalam buku Al-Qur’an Berbicara tentang Akal

    [28] QS. Al Baqarah : 143

    [29] Muhammad Mutawalli Asy Sya’rawi dalam kitab Mu’jizah Al Qur’an (dari buku Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an)

    [30] QS. Surat Fushshilat : 53

    [31] Gulen, M. Fethullah,2002,Essential of The Islamic Faith, hal. 226

    Gulen merupakan pemikir dari Turkey yang dalam bukunya menawarkan gagasan adanya penggabungan pencerahan intelektual dengan spirituil khususnya bagi genenrasi muda.

    PENGINJIL YANG MASUK ISLAM

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 18:42

    Tadinya saya ragu untuk menuliskan kisah ini, karena saya takut terjebak dalam rasa & sifat riya.. Tetapi setelah membaca posting Kisah Kesaksian 4 Orang Gembala yang kembali ke agamanya masing-masing yang diposting di Yesus.net & Kebenaran.net, ini merupakan sebuah pengungkapan secara jujur & berani atas praktek rohani Gereja yang sebenarnya rahasia & tidak diketahui oleh banyak pihak termasuk umat Kristiani sendiri.

    Karena saya melihat ada upaya penyangkalan kebenaran oleh kalangan-kalangan tertentu umat Kristiani di forum diskusi agama tersebut. Demi tegaknya kebenaran & agar semakin banyak domba-domba maupun gembala-gembala Kristus yang bisa menemukan jalan kebenaran Ilahi sesungguhnya, maka saya beranikan diri menulis & menuturkan kisah sejati ini. Saya berharap para domba & gembala Kristus yang membaca kisah ini memahami & menghayati pengalaman rohani saya ini, agar bisa menemukan kebenaran Ilahi yang sejati, Jalan Tuhan yang benar & tidak sesat.

    Oleh karena itu demi penghargaan kepada umat Kristiani & umat Islam, saya tidak mengutip satu ayatpun dari Alkitab & Al-Qur’an. Kesaksian ini betul-betul ungkapan hati & jiwa saya.

    Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi Gembala Tuhan.

    Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan kuliah ke sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan [eraser]- Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, juga merupakan salahsatu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, banyak Gereja megah berdiri di tengah kota & pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik.

    Selama kuliah saya juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang bertobat masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang dari desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk mereka. Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: “Hamba Tuhan yang kembali, mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen” dsb. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur’an & Hadist, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu & foto-foto palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan!. Bahkan saya juga mengajari mereka membaca Al-Qur’an yang akan dipakai untuk menohok orang-orang Islam yang sedang kami injili & berusaha membantah kami.

    Beberapa kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman tak beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme didesa-desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar).

    Bahkan saya sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-hidupnya hampir tak pernah shalat & mengetahui ajaran Islam yang paling dasar.tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan cara yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat & canggih. Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya.

    Saya jalani terus pekerjaan ini hingga tamat kuliah & akhirnya saya dinobatkan sebagai pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur’an, Hadist & buku-buku Islam untuk mencari kelemahan-kelemahan nya. Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan pekerjaan saya. Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan Kristen.

    Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji & mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke rumah dinas saya, saya belajar ngaji hingga 1 tahun lebih & Ustad itu tak pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji & hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika kali ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam.

    Saya pun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-tempat keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal & kaum gay. Yang kami target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks independent, para pengunjung diskotek & kafe yang menyambi, baik itu gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para penginjil yang aktif di sini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi memimpin kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya pengunjung diskotik & kafe.

    Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkul pun, kami sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah membaca artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian Kompas edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, di sana diceritakan dengan gamblang betapa penyebaran & mafia narkoba sudah menyebar sangat pesat di Jakarta & sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung & mafianya bekerja sama begitu rapi.

    Tapi ada yang kurang dari cerita itu & ini sangat sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia & Bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring domba Kristus baru & menyesatkan generasi muda Islam!

    Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhan pun banyak yang memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar adanya. Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya diri &, kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!. Kisah Kesaksian yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, saya pun tahu persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan para Bandar Besar Narkoba di Surabaya.

    Bahkan beberapa Bandar Besar itu adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan & untuk diedarkan guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai ectassy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu Gembala Tuhan dari luar kota. Kami pun biasa ketemu & ngobrol-ngobrol di beberapa pub malam terkenal yang pasti dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf Roni (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang, & Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut.

    Kami bahkan pernah melakukan pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salah satu pub terkenal itu sambl tripping!!, setelah itu kami “dating” dengan mereka, “mandi suci bersama” istilahnya. Kalau masalah skandal seks antara jemaat & pendeta atau penyanyi Gereja & Gembalanya, saya tak tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka di antaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi secara khusus.

    Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan & para pekerja malam. Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat fatal bagi Gereja!.

    Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk berpura-pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris & percaya itu mukjizat. Kami pun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat & angker di Surabaya sebelum acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang di luar kendali & skenario betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?!.

    Biasanya para penginjil malamlah yang bertugas untuk menahan orang-orang yang di luar skenario acara, kami tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus kendali komando kami. Bagi umat Kristiani atau para Gembala & pelayan Tuhanpun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut & sulit mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: SEMUA ITU BENAR-BENAR TERJADI!. Selain 4 mantan gembala itu, sayalah juga saksi hidup lainnya.
    Mengapa Saya Masuk Islam?

    Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya baca, karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati & sampai tuntas, saya hanya mencari point-point tertentu saja. Saya masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam, karena saya selalu menganggap & diajarkan oleh Gereja bahwa orang-orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat & penuh dosa. Ajaran Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat & umatnya kalau tidak kita hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui ajaran kebencian kepada ajaran Islam & umatnya ini merupakan pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah minggu & jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali.

    Saya akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar biasa & beberapa kejadian di keesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan hidup saya menuju kebenaran sejati.

    Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum’at tanggal 11 Januari 2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di suatu Gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus menemui saya, dengan senyum-Nya yang agung! saya bahagia sekali, ini adalah mukjizat bagi saya!. Sayapun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung dibanding foto & gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi sesaat kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab Palestina mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: “Kalian ini siapa?”

    Saya menjawab: “Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!”

    Dia bertanya lagi : “Mana Tuhannya?”

    Tuhan Yesus menyela : “Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia & Dunia!, siapakah engkau wahai pria asing?”

    Pria Yahudi itu berkata : “Akulah Isa Al-Masih, & engkau bukanlah diriku!”

    Saya menyela : “Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di hadapan Tuhanku!”

    Pria Yahudi itu berkata : “Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!”

    Tuhan Yesus berkata : “Engkau akan kujadikan domba hina karena telah menghina Tuhanmu!”

    Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata & sungguh ajaib! dari tangannya keluar mukjizat sinar api & dia menyemburkannya kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena berani menghina Tuhan Yesus!.

    Keajaiban keduapun terjadi!, pria Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih itu tak kurang apapun & dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan & wujudnya tiba-tiba berubah!, kedua telinganya memanjang.. dari mulutnya keluar gigi taring..& dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnya pun berubah mengerikan!. .. lalu salahsatu tangannya mendadak memegang sebuah tombak seperti garpu!… TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI BERUBAH MENJADI IBLIS..!!!.

    Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis itu lalu lari terbirit-birit! … Kemudian ada kejadian ajaib lainnya terjadi, Gereja Megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu berganti dengan pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat tandus.

    Saya yang kaget & tak percaya melihat kejadian ini lalu dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: “Siapakah engkau sebenarnya?”

    Pria itu menjawab : “Akulah Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-Nya yang ke 24, yang oleh engkau beserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus”.

    Saya berkata : “Bukankah engkau telah mati dikayu salib & telah berkorban demi menebus dosa umat manusia?”

    Nabi Isa Al-Masih menjawab: “Bukan seperti itu kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis & para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku tadi & sekarang dia telah terlihat wujud aslinya”..

    Saya berkata : “Maksud tuan, Iblis tadi itu…, jadi selama ini?..”

    Nabi Isa Al-Masih menukas : “Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi sejati?”

    Saya menjawab : “Jika itu ada saya bersedia..”

    Nabi Isa Al-Masih menjawab : “Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?”

    Saya menjawab : “..emmmmm” (tak bisa berkata-kata)

    Nabi Isa Al-Masih berkata : “Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan pikiran & hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-orang yang diilhami Iblis & para pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!”

    Lalu pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi Isa Al-Masih itu mengucap salamnya orang Islam..kemudian pergi…sayapun lalu terbangun… .hari telah pagi…saya merenung mimpi apa itu tadi?, kesulitan apa yang akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari Jum’at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam Jum’at pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu barangkali..

    Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca….betapa pikiran saya telah dibukakan..tapi saya belum yakin betul…

    Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di kawasan [eraser], Surabaya, sayapun kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?!. Akh saya pikir ini cuma kebetulan saja jangan percaya takhayul!, namanya mogok itu bisa terjadi kapan saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba-tiba ada seorang pria menghardik saya & meminta dengan kasar dompet & HP saya!, saya kaget, panik campur takut, lalu saya berlari ke arah…Mesjid & masuk ke sana, minta tolong sama orang-orang di situ..orang yang mau menodong sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 11.30.. mendekati jamnya shalat Jum’at, saya perhatikan sekitar saya…orang- orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum’at..saya ini ada di mesjid.. mimpi saya… pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih dalam mimpi itu….saya bingung lalu saya tak sadarkan diri….

    Ketika tersadar..saya berada di sebuah ruangan Mesjid rupanya..& ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya tadi itu pingsan…saya lalu berdiri..tiba- tiba hati ini ingin menangis..menjerit. .”Ya Tuhan!..Engkau telah menunjukkan jalan bagiku!”…Pak Tua itu kaget & bertanya: “ada apa nak?”, lalu saya ceritakan semua mimpi saya tadi malam & kejadian yang saya alami, juga siapa saya & apa pekerjaan saya..serta perbuatan-perbuatan saya dalam usaha memerangi & memperdaya agama Islam beserta umatnya.

    Bapak Tua itu berkata: “Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, boleh percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang baik….sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang” Sayapun lalu pulang..menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada pengajian, pak tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk & berkata: “pak tolong yakinkan saya!..saya ingin mengetahui tentang agama Islam sebenarnya!” .

    Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang & menyatakan pada pak tua bahwa diskusi ini belum selesai & akan kami sambung esok pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap pagi sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya mampir ke Mesjid tersebut & kamiberdiskusi Islam – Kristen. Akhirnya setelah yakin dengan seyakin-yakinnya, setelah mendapat penjelasan panjang lebar dari pak tua, dimana setiap penjelasan balik dari saya yang sangat Ilahiah & Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan tidak berargumen & berdasar oleh pak tua & beberapa jemaatnya yang ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya mengetahui bahwa pak tua ternyata fasih & hapal beberapa bagian dari Alkitab, mengetahui sejarah Gereja & penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan di buku-buku para missionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari.

    Saya jadi ragu & bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap sakral oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun?, terlebih setelah pak tua menunjukkan & memperbandingkan versi Alkitab cetakan tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 1990-an), yang mana diterbitkan oleh lembaga yang sama, kok bisa memiliki perbedaan & revisi di sana-sini tanpa penjelasan di edisi baru bahwa telah dilakukan revisi?, yang mana revisi itu ternyata bukan sekedar perubahan EYD atau tata bahasa saja, akan tetapi juga merubah makna & arti ayat Alkitab itu sendiri?. Akhirnya saya yakin bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan & merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup & penggenap itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga menghargai & menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu & kitab-kitab sucinya. Persamaan kisah & sejarah agama dalam Alkitab & Al-Qur’an, yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur’an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya & direposisi kembali ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam.

    Penjelasan Pak Tua & jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan & ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh Jahat Islam di rumah saya & akan mengurapi serta mensucikan buku-buku Islam yang saya miliki agar kekuatan sihirnya hilang..!..Sikap rekan-rekan Gembala ini terasa kontras & tidak sepadan dengan sikap Pak Tua & jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut dibesarkan & dibina oleh lingkungan agama yang sesat..saya harus segera mengambil keputusan..setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang, menimbang segala resikonya… Akhirnya sudah mantap & sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam…

    Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLA H SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH.

    Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk Islam, mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya sebagai anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa Islam & menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui saya lagi & menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya & saya tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam surat itu papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana penebus dosa saya kepada Tuhan Yesus.. Naudzubillah. !!!..Ya Allah..!!! maafkan keluarga saya ini.mereka berkata begini karena mereka tidak mengerti hakekat Ketuhananmu yang sesungguhnya. ..

    Sekarang saya ikut bimbingan Islam di rumah pak tua berpeci yang kemudian diketahui merupakan Ustad & Imam Mesjid itu. Maaf demi keamanan kami, nama Ustad, alamat Mesjid, serta tempat kost saya rahasiakan.. mohon maklum.Sejak saya pindah dari rumah mewah berfasilitas lengkap plus mobil dll di kawasan elit Darmo Satelit – Surabaya, yang merupakan fasilitas buat saya dari Gereja, telah saya kembalikan ke Gereja, saya sekarang kost di sebelah rumah pak tua itu sambil belajar agama Islam. Saya juga bekerja membantu usaha kecil-kecilan milik keluarga pak tua ini, yaitu mencetak surat undangan, kop surat & setting komputer.

    Insya Allah kalau ada modal (sekarang saya berencana bersama salah seorang anak pak tua ini untuk mengajukan kredit usaha kecil di BRI – Surabaya), mau buka usaha percetakan yang lebih permanen. Sekarang saya sambil kerja belajar & memperdalam agama Islam. Kalau pagi sampai sore saya ada di studio kecil tempat saya bekerja, malamnya belajar ilmu agama & silat tradisional. Kata pengajarnya saya perlu belajar ilmu bela diri karena tak mungkin para pemuda kampung selalu mengawal saya. Saya mendengar dari bekas teman akrab di Gereja & yayasan (namanya saya rahasiakan juga demi keselamatan diri mereka), sangat solider dengan merahasiakan keberadaan saya, (walau pihak Gereja terus-menerus mendesaknya) , mereka bercerita tentang usaha Gereja untuk melaporkan ke polisi bahkan memeja hijaukan saya, dengan tuduhan: “Kasus Pencurian Mobil!”, padahal semua orang di Gereja tahu & banyak saksinya termasuk warga kampung tempat saya kost yang mengantar saya ketemu dengan pihak Gereja waktu serah terima itu, semua inventaris Gereja termasuk mobil sudah saya kembalikan & ada tanda terimanya. Demikian juga urusan keuangan & kas Gereja, semua sudah clear & pihak Gerejapun sudah tahu, tetapi entah mengapa mereka berusaha menfitnah saya seperti ini?!. Tetapi saya tekadkan, bila betul pihak Gereja akan melaporkan saya ke polisi, akan saya buka semua fakta & data yang saya miliki & mungkin pihak Gereja akan saya tuntut balik dengan tuduhan pencemaran nama baik, penghinaan & percobaan penganiayaan.

    Khusus masalah penganiayaan saya bersama teman kerja di studio kecil kami, pernah beberapa kali hampir ditubruk sebuah mobil (yang saya tahu persis itu milik siapa) dibeberapa tempat ketika saya sedang berboncengan naik sepeda motor, tetapi Allah selalu melindungi hambanya yang telah bertobat ini, selalu upaya itu gagal, selalu saja kami bisa menghindar atau ada orang yang menolong kami ketika upaya tabrak lari itu terjadi. Saya serahkan semuanya kepada Allah SWT, Tuhan kita semua, Dialah yang Maha Tahu siapa yang benar & siapa yang salah diantara hamba-hambanya. Saya masih menunggu tindakan hukum dari dusta mereka ini, sebab mereka sementara ini kehilangan jejak saya. Mungkin setelah mereka membaca kisah kesaksian saya ini, mereka akan semakin gusar & marah kepada saya, karena selain saya telah masuk Islam, saya juga mungkin dianggap telah membongkar beberapa rahasia-rahasia penting Gereja yang selama ini selalu ditutupi secara rapi, yang jangankan umat di luar Kristen, umat Kristiani sendiri banyak yang tidak mengetahui praktek-praktek tidak benar dalam beribadah yang saya utarakan di atas tadi.

    Saya titip pesan kepada para sahabat setia saya di Gereja & yayasan, supaya mereka memberikan sedikit pengertian kepada para pengurus Gereja untuk mengikhlaskan diri saya yang masuk Islam. Janganlah mencari-cari saya, karena segala urusan yang menyangkut asset Gereja yang pernah saya pegang sudah diselesaikan dengan baik. Juga agar tak timbul konflik dengan warga kampung atau umat Islam yang mengetahui kisah ini, saya takut ada pihak ketiga yang memanfaatkan kondisi ini untuk mengacau. Sebab masalah menyangkut agama itu sangat sensitif & riskan sekali.

    Sekian penuturan saya, saya bahagia dalam keislaman saya, walau hidup pas-pasan saya sangat mensyukurinya karena tidak ada kepalsuan dalam keimanan Islam saya. Alhamdulillah Allah itu Maha Pengasih & Maha Penyayang, Allah telah memberi rejeki kepada saya & keluarga pak tua, order mulai banyak walau nilai penghasilannya mungkin cuma 10% dari nilai pendapatan saya dulu di gereja. Tetapi saya sangat mensyukurinya.

    Dikisahkan kembali oleh Rachmat Hidayat atau Paulus F. Tengker (nama Kristennya)

    Kisah ini dinyatakan oleh yang bersangkutan kepada M. Donny Setiawan, ketika beliau sedang berdiskusi & membahas kisah kesaksian 4 mantan Gembala Atas permintaan yang bersangkutan dengan alasan keamanan dirinya & orang-orang yang dekat dengannya, maka nama Mesjid, alamat Mesjid, nama persisnya Gereja tempat beliau dulu bekerja, tempat kost sdr. Rachmat Hidayat (Paulus F. Tengker) kami rahasiakan, mohon dimengerti & dimaklumi.
    Tadinya saya ragu untuk menuliskan kisah ini, karena saya takut terjebak dalam rasa & sifat riya.. Tetapi setelah membaca posting Kisah Kesaksian 4 Orang Gembala yang kembali ke agamanya masing-masing yang diposting di Yesus.net & Kebenaran.net, ini merupakan sebuah pengungkapan secara jujur & berani atas praktek rohani Gereja yang sebenarnya rahasia & tidak diketahui oleh banyak pihak termasuk umat Kristiani sendiri.

    Karena saya melihat ada upaya penyangkalan kebenaran oleh kalangan-kalangan tertentu umat Kristiani di forum diskusi agama tersebut. Demi tegaknya kebenaran & agar semakin banyak domba-domba maupun gembala-gembala Kristus yang bisa menemukan jalan kebenaran Ilahi sesungguhnya, maka saya beranikan diri menulis & menuturkan kisah sejati ini.

    Saya berharap para domba & gembala Kristus yang membaca kisah ini memahami & menghayati pengalaman rohani saya ini, agar bisa menemukan kebenaran Ilahi yang sejati, Jalan Tuhan yang benar & tidak sesat.

    Oleh karena itu demi penghargaan kepada umat Kristiani & umat Islam, saya tidak mengutip satu ayatpun dari Alkitab & Al-Qur’an. Kesaksian ini betul-betul ungkapan hati & jiwa saya.

    Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi Gembala Tuhan.

    Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan kuliah ke sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan [eraser]- Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, juga merupakan salahsatu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, banyak Gereja megah berdiri di tengah kota & pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik.

    Selama kuliah saya juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang bertobat masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang dari desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk mereka. Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: “Hamba Tuhan yang kembali, mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen” dsb. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur’an & Hadist, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu & foto-foto palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan!. Bahkan saya juga mengajari mereka membaca Al-Qur’an yang akan dipakai untuk menohok orang-orang Islam yang sedang kami injili & berusaha membantah kami.

    Beberapa kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman tak beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme didesa-desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar).

    Bahkan saya sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-hidupnya hampir tak pernah shalat & mengetahui ajaran Islam yang paling dasar.tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan cara yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat & canggih. Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya.

    Saya jalani terus pekerjaan ini hingga tamat kuliah & akhirnya saya dinobatkan sebagai pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur’an, Hadist & buku-buku Islam untuk mencari kelemahan-kelemahan nya. Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan pekerjaan saya. Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan Kristen.

    Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji & mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke rumah dinas saya, saya belajar ngaji hingga 1 tahun lebih & Ustad itu tak pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji & hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika kali ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam.

    Saya pun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-tempat keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal & kaum gay. Yang kami target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks independent, para pengunjung diskotek & kafe yang menyambi, baik itu gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para penginjil yang aktif di sini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi memimpin kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya pengunjung diskotik & kafe.

    Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkul pun, kami sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah membaca artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian Kompas edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, di sana diceritakan dengan gamblang betapa penyebaran & mafia narkoba sudah menyebar sangat pesat di Jakarta & sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung & mafianya bekerja sama begitu rapi.

    Tapi ada yang kurang dari cerita itu & ini sangat sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia & Bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring domba Kristus baru & menyesatkan generasi muda Islam!

    Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhan pun banyak yang memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar adanya. Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya diri &, kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!. Kisah Kesaksian yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, saya pun tahu persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan para Bandar Besar Narkoba di Surabaya.

    Bahkan beberapa Bandar Besar itu adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan & untuk diedarkan guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai ectassy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu Gembala Tuhan dari luar kota. Kami pun biasa ketemu & ngobrol-ngobrol di beberapa pub malam terkenal yang pasti dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf Roni (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang, & Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut.

    Kami bahkan pernah melakukan pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salah satu pub terkenal itu sambl tripping!!, setelah itu kami “dating” dengan mereka, “mandi suci bersama” istilahnya. Kalau masalah skandal seks antara jemaat & pendeta atau penyanyi Gereja & Gembalanya, saya tak tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka di antaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi secara khusus.

    Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan & para pekerja malam. Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat fatal bagi Gereja!.

    Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk berpura-pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris & percaya itu mukjizat. Kami pun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat & angker di Surabaya sebelum acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang di luar kendali & skenario betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?!.

    Biasanya para penginjil malamlah yang bertugas untuk menahan orang-orang yang di luar skenario acara, kami tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus kendali komando kami. Bagi umat Kristiani atau para Gembala & pelayan Tuhanpun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut & sulit mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: SEMUA ITU BENAR-BENAR TERJADI!. Selain 4 mantan gembala itu, sayalah juga saksi hidup lainnya.
    Mengapa Saya Masuk Islam?

    Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya baca, karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati & sampai tuntas, saya hanya mencari point-point tertentu saja. Saya masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam, karena saya selalu menganggap & diajarkan oleh Gereja bahwa orang-orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat & penuh dosa. Ajaran Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat & umatnya kalau tidak kita hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui ajaran kebencian kepada ajaran Islam & umatnya ini merupakan pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah minggu & jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali.

    Saya akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar biasa & beberapa kejadian di keesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan hidup saya menuju kebenaran sejati.

    Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum’at tanggal 11 Januari 2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di suatu Gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus menemui saya, dengan senyum-Nya yang agung! saya bahagia sekali, ini adalah mukjizat bagi saya!. Sayapun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung dibanding foto & gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi sesaat kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab Palestina mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: “Kalian ini siapa?”

    Saya menjawab: “Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!”

    Dia bertanya lagi : “Mana Tuhannya?”

    Tuhan Yesus menyela : “Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia & Dunia!, siapakah engkau wahai pria asing?”

    Pria Yahudi itu berkata : “Akulah Isa Al-Masih, & engkau bukanlah diriku!”

    Saya menyela : “Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di hadapan Tuhanku!”

    Pria Yahudi itu berkata : “Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!”

    Tuhan Yesus berkata : “Engkau akan kujadikan domba hina karena telah menghina Tuhanmu!”

    Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata & sungguh ajaib! dari tangannya keluar mukjizat sinar api & dia menyemburkannya kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena berani menghina Tuhan Yesus!.

    Keajaiban keduapun terjadi!, pria Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih itu tak kurang apapun & dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan & wujudnya tiba-tiba berubah!, kedua telinganya memanjang.. dari mulutnya keluar gigi taring..& dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnya pun berubah mengerikan!. .. lalu salahsatu tangannya mendadak memegang sebuah tombak seperti garpu!… TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI BERUBAH MENJADI IBLIS..!!!.

    Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis itu lalu lari terbirit-birit! … Kemudian ada kejadian ajaib lainnya terjadi, Gereja Megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu berganti dengan pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat tandus.

    Saya yang kaget & tak percaya melihat kejadian ini lalu dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: “Siapakah engkau sebenarnya?”

    Pria itu menjawab : “Akulah Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-Nya yang ke 24, yang oleh engkau beserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus”.

    Saya berkata : “Bukankah engkau telah mati dikayu salib & telah berkorban demi menebus dosa umat manusia?”

    Nabi Isa Al-Masih menjawab: “Bukan seperti itu kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis & para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku tadi & sekarang dia telah terlihat wujud aslinya”..

    Saya berkata : “Maksud tuan, Iblis tadi itu…, jadi selama ini?..”

    Nabi Isa Al-Masih menukas : “Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi sejati?”

    Saya menjawab : “Jika itu ada saya bersedia..”

    Nabi Isa Al-Masih menjawab : “Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?”

    Saya menjawab : “..emmmmm” (tak bisa berkata-kata)

    Nabi Isa Al-Masih berkata : “Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan pikiran & hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-orang yang diilhami Iblis & para pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!”

    Lalu pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi Isa Al-Masih itu mengucap salamnya orang Islam..kemudian pergi…sayapun lalu terbangun… .hari telah pagi…saya merenung mimpi apa itu tadi?, kesulitan apa yang akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari Jum’at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam Jum’at pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu barangkali..

    Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca….betapa pikiran saya telah dibukakan..tapi saya belum yakin betul…

    Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di kawasan [eraser], Surabaya, sayapun kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?!. Akh saya pikir ini cuma kebetulan saja jangan percaya takhayul!, namanya mogok itu bisa terjadi kapan saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba-tiba ada seorang pria menghardik saya & meminta dengan kasar dompet & HP saya!, saya kaget, panik campur takut, lalu saya berlari ke arah…Mesjid & masuk ke sana, minta tolong sama orang-orang di situ..orang yang mau menodong sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 11.30.. mendekati jamnya shalat Jum’at, saya perhatikan sekitar saya…orang- orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum’at..saya ini ada di mesjid.. mimpi saya… pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih dalam mimpi itu….saya bingung lalu saya tak sadarkan diri….

    Ketika tersadar..saya berada di sebuah ruangan Mesjid rupanya..& ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya tadi itu pingsan…saya lalu berdiri..tiba- tiba hati ini ingin menangis..menjerit. .”Ya Tuhan!..Engkau telah menunjukkan jalan bagiku!”…Pak Tua itu kaget & bertanya: “ada apa nak?”, lalu saya ceritakan semua mimpi saya tadi malam & kejadian yang saya alami, juga siapa saya & apa pekerjaan saya..serta perbuatan-perbuatan saya dalam usaha memerangi & memperdaya agama Islam beserta umatnya.

    Bapak Tua itu berkata: “Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, boleh percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang baik….sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang” Sayapun lalu pulang..menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada pengajian, pak tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk & berkata: “pak tolong yakinkan saya!..saya ingin mengetahui tentang agama Islam sebenarnya!” .

    Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang & menyatakan pada pak tua bahwa diskusi ini belum selesai & akan kami sambung esok pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap pagi sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya mampir ke Mesjid tersebut & kamiberdiskusi Islam – Kristen. Akhirnya setelah yakin dengan seyakin-yakinnya, setelah mendapat penjelasan panjang lebar dari pak tua, dimana setiap penjelasan balik dari saya yang sangat Ilahiah & Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan tidak berargumen & berdasar oleh pak tua & beberapa jemaatnya yang ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya mengetahui bahwa pak tua ternyata fasih & hapal beberapa bagian dari Alkitab, mengetahui sejarah Gereja & penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan di buku-buku para missionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari.

    Saya jadi ragu & bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap sakral oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun?, terlebih setelah pak tua menunjukkan & memperbandingkan versi Alkitab cetakan tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 1990-an), yang mana diterbitkan oleh lembaga yang sama, kok bisa memiliki perbedaan & revisi di sana-sini tanpa penjelasan di edisi baru bahwa telah dilakukan revisi?, yang mana revisi itu ternyata bukan sekedar perubahan EYD atau tata bahasa saja, akan tetapi juga merubah makna & arti ayat Alkitab itu sendiri?. Akhirnya saya yakin bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan & merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup & penggenap itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga menghargai & menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu & kitab-kitab sucinya. Persamaan kisah & sejarah agama dalam Alkitab & Al-Qur’an, yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur’an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya & direposisi kembali ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam.

    Penjelasan Pak Tua & jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan & ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh Jahat Islam di rumah saya & akan mengurapi serta mensucikan buku-buku Islam yang saya miliki agar kekuatan sihirnya hilang..!..Sikap rekan-rekan Gembala ini terasa kontras & tidak sepadan dengan sikap Pak Tua & jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut dibesarkan & dibina oleh lingkungan agama yang sesat..saya harus segera mengambil keputusan..setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang, menimbang segala resikonya… Akhirnya sudah mantap & sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam…

    Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLA H SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH.

    Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk Islam, mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya sebagai anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa Islam & menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui saya lagi & menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya & saya tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam surat itu papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana penebus dosa saya kepada Tuhan Yesus.. Naudzubillah. !!!..Ya Allah..!!! maafkan keluarga saya ini.mereka berkata begini karena mereka tidak mengerti hakekat Ketuhananmu yang sesungguhnya. ..

    Sekarang saya ikut bimbingan Islam di rumah pak tua berpeci yang kemudian diketahui merupakan Ustad & Imam Mesjid itu. Maaf demi keamanan kami, nama Ustad, alamat Mesjid, serta tempat kost saya rahasiakan.. mohon maklum.Sejak saya pindah dari rumah mewah berfasilitas lengkap plus mobil dll di kawasan elit Darmo Satelit – Surabaya, yang merupakan fasilitas buat saya dari Gereja, telah saya kembalikan ke Gereja, saya sekarang kost di sebelah rumah pak tua itu sambil belajar agama Islam. Saya juga bekerja membantu usaha kecil-kecilan milik keluarga pak tua ini, yaitu mencetak surat undangan, kop surat & setting komputer.

    Insya Allah kalau ada modal (sekarang saya berencana bersama salah seorang anak pak tua ini untuk mengajukan kredit usaha kecil di BRI – Surabaya), mau buka usaha percetakan yang lebih permanen. Sekarang saya sambil kerja belajar & memperdalam agama Islam. Kalau pagi sampai sore saya ada di studio kecil tempat saya bekerja, malamnya belajar ilmu agama & silat tradisional. Kata pengajarnya saya perlu belajar ilmu bela diri karena tak mungkin para pemuda kampung selalu mengawal saya. Saya mendengar dari bekas teman akrab di Gereja & yayasan (namanya saya rahasiakan juga demi keselamatan diri mereka), sangat solider dengan merahasiakan keberadaan saya, (walau pihak Gereja terus-menerus mendesaknya) , mereka bercerita tentang usaha Gereja untuk melaporkan ke polisi bahkan memeja hijaukan saya, dengan tuduhan: “Kasus Pencurian Mobil!”, padahal semua orang di Gereja tahu & banyak saksinya termasuk warga kampung tempat saya kost yang mengantar saya ketemu dengan pihak Gereja waktu serah terima itu, semua inventaris Gereja termasuk mobil sudah saya kembalikan & ada tanda terimanya. Demikian juga urusan keuangan & kas Gereja, semua sudah clear & pihak Gerejapun sudah tahu, tetapi entah mengapa mereka berusaha menfitnah saya seperti ini?!. Tetapi saya tekadkan, bila betul pihak Gereja akan melaporkan saya ke polisi, akan saya buka semua fakta & data yang saya miliki & mungkin pihak Gereja akan saya tuntut balik dengan tuduhan pencemaran nama baik, penghinaan & percobaan penganiayaan.

    Khusus masalah penganiayaan saya bersama teman kerja di studio kecil kami, pernah beberapa kali hampir ditubruk sebuah mobil (yang saya tahu persis itu milik siapa) dibeberapa tempat ketika saya sedang berboncengan naik sepeda motor, tetapi Allah selalu melindungi hambanya yang telah bertobat ini, selalu upaya itu gagal, selalu saja kami bisa menghindar atau ada orang yang menolong kami ketika upaya tabrak lari itu terjadi. Saya serahkan semuanya kepada Allah SWT, Tuhan kita semua, Dialah yang Maha Tahu siapa yang benar & siapa yang salah diantara hamba-hambanya. Saya masih menunggu tindakan hukum dari dusta mereka ini, sebab mereka sementara ini kehilangan jejak saya. Mungkin setelah mereka membaca kisah kesaksian saya ini, mereka akan semakin gusar & marah kepada saya, karena selain saya telah masuk Islam, saya juga mungkin dianggap telah membongkar beberapa rahasia-rahasia penting Gereja yang selama ini selalu ditutupi secara rapi, yang jangankan umat di luar Kristen, umat Kristiani sendiri banyak yang tidak mengetahui praktek-praktek tidak benar dalam beribadah yang saya utarakan di atas tadi.

    Saya titip pesan kepada para sahabat setia saya di Gereja & yayasan, supaya mereka memberikan sedikit pengertian kepada para pengurus Gereja untuk mengikhlaskan diri saya yang masuk Islam. Janganlah mencari-cari saya, karena segala urusan yang menyangkut asset Gereja yang pernah saya pegang sudah diselesaikan dengan baik. Juga agar tak timbul konflik dengan warga kampung atau umat Islam yang mengetahui kisah ini, saya takut ada pihak ketiga yang memanfaatkan kondisi ini untuk mengacau. Sebab masalah menyangkut agama itu sangat sensitif & riskan sekali.

    Sekian penuturan saya, saya bahagia dalam keislaman saya, walau hidup pas-pasan saya sangat mensyukurinya karena tidak ada kepalsuan dalam keimanan Islam saya. Alhamdulillah Allah itu Maha Pengasih & Maha Penyayang, Allah telah memberi rejeki kepada saya & keluarga pak tua, order mulai banyak walau nilai penghasilannya mungkin cuma 10% dari nilai pendapatan saya dulu di gereja. Tetapi saya sangat mensyukurinya.

    Dikisahkan kembali oleh Rachmat Hidayat atau Paulus F. Tengker (nama Kristennya)

    Kisah ini dinyatakan oleh yang bersangkutan kepada M. Donny Setiawan, ketika beliau sedang berdiskusi & membahas kisah kesaksian 4 mantan Gembala Atas permintaan yang bersangkutan dengan alasan keamanan dirinya & orang-orang yang dekat dengannya, maka nama Mesjid, alamat Mesjid, nama persisnya Gereja tempat beliau dulu bekerja, tempat kost sdr. Rachmat Hidayat (Paulus F. Tengker) kami rahasiakan, mohon dimengerti & dimaklumi. WALAIKUM SALAM ( http://www.suaramedia.com)

    Sumber web :
    1.http://www.suaramedia.com/artikel/4306-penginjil-yang-masuk-islam.html
    2.http://www.facebook.com/notes/laskar-kitabullah/penginjil-yang-masuk-islam/145886225565

    Tanda – tanda Kelahiran Nabi Muhammad SAW pada Kitab2 sebelumnya

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 18:38

    Sebenarnya, selain Injil Lukas, Matius, Markus dan Johanes masih ada lagi Injil yaitu Injil Barnabas. Tetapi umat Kristen tidak mengakuinya. Dalam Injil yang dipakai oleh umat Kristen sekarang, terdiri dari Perjanjian lama dan Perjanjian baru. Perjanjian lama adalah Wahyu yang diturunkan kepada Musa (Moses). Perjanjian lama menceritakan semua nabi yang diutus Allah sebelum Yesus (Isa) lahir. Perjanjian baru menceritakan kisah tentang Yesus (Isa). Dari ke dua Kitab perjanjian itu, sebenarnya kedatangan nabi terakhir Muhammad sudah diramalkan. Meski pemimpin–pemimpin umat Nasrani/Kristen berusaha menghapus, tetap saja bisa ditemukan ramalan tersebut dalam ayat-ayat yang lain.

    DALAM PERJANJIAN BARU

    (Perjanjian baru naskah aslinya berbahasa Yunani)

    1.Yohanes 14 : 16

    Aku habis berdoa kepada ayahku Tuhan yang Maha Kuasa untuk mengirimkan pada kalian pembimbing baru yang akan membimbing /memimpin kalian selamanya.

    2. Yohanes 14 : 26

    Saat pembimbing/pemimpin itu datang kepadamu yang dikirimkan oleh ayahku. Ia akan menjayakanku. Ia akan mempersaksikanku.

    3. Yohanes 16 : 7

    Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu

    Jika dianalisa dari kitab yang berbahasa asli yaitu bahasa Yunani. Kata yang digunakan Paraklitis, yang merupakan penyimpangan dari kata Paraklitos yang diterjemahkan berarti dia yang berdoa atau sang pendoa. Yang diterjemahkan dalam bahasa Arab berarti Muhammad atau Ahmad.

    4. Yohanes 16 : 12-14

    Ada beberapa hal yang ingin kukatakan pada kalian. Tapi ia belum bisa datang pada saat ini. Namun saat ia nanti datang, Ia akan membimbing kalian pada kebenaran. Ia akan memberitahukan pada kalian apa yang akan terjadi.

    DALAM PERJANJIAN LAMA

    (Perjanjian lama Naskah aslinya adalah berbahasa Yahudi)

    1. Yesaya 29 : 12

    Kemudian kitab itu akan diberikan pada seorang nabi dan ia akan diminta untuk membacanya. Dia akan berkata bahwa aku bukanlah seorang yang terpelajar

    Sesuai Nabi Muhammad yang buta huruf tidak bisa menulis. Saat Malaikat menyuruh Nabi Muhammad membaca Iqro, Nabi Muhammad menjawab aku tidak bisa membaca. Kemudian Malaikat membacanya kemudian nabi menghafalnya.

    2. Song of Solomon (Nyanyian Sulaiman) 5 :16

    Jika isi dari ayat ini dibaca dalam bahasa aslinya (Yahudi), maka akan ditemui kata “MUHAMMADIM”. Kata IM adalah bentuk penghormatan.
    Seperti halnya kata ELLOH-IM (Allah/Alloh). Dalam bahasa Yahudi kata “Muhammadim”, berarti sangat menyenangkan, seorang yang Kaya dan menyenangkan

    “Hikko Mamittakim we kullo Muhammadim Zehdoodeh wa Zehraee Bayna Jerusalem.”

    “His mouth is most sweet: yea, he is altogether lovely. This is my beloved, and this is my friend, O daughters
    of Jerusalem.”

    Dalam Kitab ke 2 Taurat ( Deutronomy/Ulangan 18:18 ) disebutkan :
    “Diutus pada mereka seorang nabi dari tengah-tengah saudara mereka sepertimu (Moses/Musa), dan AKU menjadikan ucapan-KU dalam mulutnya, maka ia akan menyampaikan pembicaraan-KU kepada mereka dengan segala yang AKU wasiatkan kepadanya”.

    KISAH PARA RASUL 3 : 22-24

    Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita. Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini

    ULANGAN 18 : 15

    Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

    Dalam Kitab kedua, Bab 2, Volume 4 Allah berfirman kepada Musa :
    ” Kalian berjalan dengan bintang saudara kalian Bani Isu”. Kata bani Isu mengacu pada Ismail (nenek moyang bangsa Arab).

    Kata “Saudara Kalian” mengacu pada Bani Arab yang merupakan saudara Bani Israel. Karena kalau dari Bani Israel sendiri seharusnya ditulis “dari diri mereka sendiri”.
    Dan kita tahu bahwa Yesus adalah orang Israel (Yahudi). Kata “Sepertimu” mengacu kepada seseorang yang mirip pada Musa dari kelahiran, kehidupan dan kematian.

    Mengacu pada siapakah ramalan ini ketika Musa mengatakannya dalam perjanjian lama (Sebelum Yesus Lahir). Umat Kristen mengatakan mengacu pada Yesus. Kalau kita cermati sebenarnya mengacu pada Muhammad, kenapa bisa?. Karena :

    ·Muhammad dan Musa sama-sama memiliki ibu dan ayah

    ·Muhammad dan Musa sama-sama menikah, mempunyai keluarga seperti manusia umumnya

    ·Muhammad dan Musa meninggal secara alami

    ·Muhammad dan Musa melahirkan hukum baru. Yesus tidak.

    Dalam John 1 : 11 dikatakan bahwa Yesus memiliki masyarakat yang tidak menerimanya. Sedangkan Musa dan Muhammad diterima oleh masyarakatnya.

    Dalam John 18 : 36 dikatakan bahwa : “Kerajaanmu bukanllah di dunia ini”.

    Meski Yesus digelari Raja bagi orang Israel oleh pengikutnya, tetapi dalam kenyataan Yesus bukanlah raja. Masyarakatnya malah menentangnya dan menyalibnya.
    Sedangkan Musa dan Muhammad adalah raja (bukan dalam arti seperti Raja Charles atau Raja Firaun dll), tetapi dalam artian bahwa segala perintahnya ditaati oleh pengikut dan masyarakatnya, dan hukumnya dikerjakan.

    Musa dan Muhammad membawa hukum baru, tetapi Yesus ( Isa ) tidak (Matius 5 : 17-18 )

    “Janganlah kamu sangkakan aku datang hendak merombak hukum Taurat atau kitab nabi-nabi; bukannya aku datang hendak merombak, melainkan hendak menggenapkan. Karena sesungguhnya aku berkata kepadamu, sehingga langit dan bumi lenyap, satu noktah atau satu titikpun sekali-sekali tiada akan lenyap dari hukum Taurat itu sampai semuanya telah jadi”.
    (Matius 5 : 17-18)

    Ayat-ayat yang mendukung :

    1. Ulangan 18:18-20,
    tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.

    2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3,
    tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.

    3. Yesaya 29:12,
    nabi yang tidak bisa membaca.

    4. Yesaya 41:1-4,
    nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.

    5. Yesaya 42:1-4,
    nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.

    6. Yeremia 28:9,
    tentang nabi yang membawa damai.

    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43,
    nabi tersebut keturunan nabi Ismail.

    8. Yohanes 1: 19-25,
    datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.

    9. Yohanes 16:7-1 5,
    nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.

    MUHAMMAD s.a.w DALAM INJIL BARNABAS

    Mantan Pendeta dari Indonesia yang menjadi Muslim “Rahmat Purnomo” mengatakan Injil Barnabas adalah salah satu Injil yang tidak diakui oleh umat Kristen pada umumnya. Mereka hanya mengakui Injil Lukas, Yohanes, Markus dan Mathius. Mengapa Injil Barnabas tidak diakui?. Hal itu karena berita akan kedatangan Muhammad lebih jelas diungkapkan.

    Rahmat Purnomo menjelaskan Beberapa diantaranya :

    Dalam Ijhah 163

    “Murid Yesus bertanya pada Yesus: “ Siapa guru yang akan datang setelahmu?. Yesus dengan tenang dan bahagia menjawab : “ Muhammad Rasul Allah akan datang setelahku bagaikan awan putih yang orang-orang beriman, berlindung di bawahnya.

    Dalam Alna Istiah 72

    “Waktu itu Indriyas (murid Yesus) bertanya kepada Yesus. Wahai guru ketika Muhammad datang bagaimana tandanya?, sehingga kita tahu. Yesus berkata : Muhammad tidak datang sekarang tapi ia datang beberapa tahun lagi ketika Injil diselewengkan dan dipalsu. Orang mukmin hanya sekitar 30 diwaktu Allah mengutus Nabi dan Rasul yang terakhir yaitu Muhammad”. Dalam Injil Barnabas hal itu telah dijelaskan secara berulang-ulang. Ada sekitar 45 ayat yang menyinggungnya.

    YESUS (Isa a.s) DALAM ISLAM (AL-QURAN)

    Sebenarnya banyak sekali kisah Yesus yang disebutkan dalam Al-Quran. Yang paling banyak ada pada Surat Ali-Imron dan Surat Maryam

    Dalam Surat Ali-Imron dan Surah Maryam (Maria) dijelaskan dengan detail tentang asal usul dan akhir dari Yesus. Dan tentu anda harus membaca dari awal surat sampi akhir surat untuk mengetahuinya. Pada kesempatan ini akan kami kutipkan beberapa ayat dalam surat tersebut tersebut

    DALAM SURAT ALI-IMRON 3 : 42-51

    “Dan tatkala Malaikat berkata : “Hai Maryam (Maria), sesungguhnya Allah telah memilih engkau dan telah membuat engkau menjadi wanita yang suci dan memilih engkau melebihi wanita sekalian alam”. (42)

    “Hai Maryam (Maria), patuhlah engkau kepada Tuhan-mu, sujud dan ruku’lah engkau bersama orang-orang yang ruku”. (43)

    “Tatkala Malaikat (Jibril/Gabriel) berkata : “Hai Maryam (Maria), sesungguhnya Allah memberi kabar baik kepada engkau, bahwa engkau akan dapat satu kalimah dari padanya (seorang putra yang saleh) namanya Al-Masih Isa Putra Maryam (Yesus), yang mulia didunia dan akhirat, dan tergolong orang-orang yang dekat (Kepada Allah)”(45)

    dan tergolong orang-orang yang dekat (Kepada Allah), orang Kristen mengatakan duduk disebelah kanan Allah.

    “Dan ia (Isa/Yesus) dapat bercakap-cakap dengan orang-orang tatkala ia masih dalam ayunan (masih bayi) dan ketika ia sudah dewasa, dan ia adalah salah seorang dari orang-orang yang saleh”. (46)

    “Mendengar itu Maryam berkata : “Wahai Tuhanku, bagaimana saya mempunyai anak, padahal saya belum disentuh oleh laki-laki”. Allah berfirman : “ Begitulah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Bila Ia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata “Jadilah kau”, maka apa yang dikehendaki-Nya itu lalu jadi”. (47)

    “Dan Allah mengajarkan kepadanya Al-Kitab : Hikmah, Taurat dan Injil”. ( 48 )

    “Dan sebagai rasul bagi Bani Israel (yang berkata pada Mereka) : “Sungguh aku mendatangkan kepadamu suatu tanda-tanda dari Tuhan-mu, yakni bahwasanya aku membentuk untuk kamu, suatu rupa dari tanah sebagai rupa burung, lalu aku meniupnya, maka diapun menjadi burung dengan ijin Allah. Dan aku dapat menyembuhkan orang yang buta sejak dari dalam perut ibunya dan orang sopak dan menghidupkan orang-orang yang sudah mati dengan izin Allah. Dan aku dapat kabarkan apa yang kamu makan dan apa yang kamu dimpan di rumahmu. Sesungguhnya yang demikian itu, adalah suatu tanda kepadamu jika kamu orang yang beriman”. (49)

    “Dan aku datang kepadamu untuk membenarkan apa yang telah ada dihadapanku, yakni Taurat dan untuk menghalalkan bagimu sebahagian dari makanan yang telah diharamkan bagimu, dan aku bawakan kepadamu suatu mukjizat dari Tuhan-mu, Karena itu hendaklah kamu takut kepada Allah dan taatlah kepadaku” (50)

    “Sesungguhnya Allah itu Tuhan-ku, dan Tuhan-mu. Karena itu berbaktilah kamu kepada-Nya. Inilah jalan yang lurus (Jalan Keselamatan)”(51)

    DALAM SURAT MARYAM (MARIA) 19 : 30-36

    Yesus (Isa) berkata :

    “Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberikan Al-Kitab (Injil) kepadaku, dan Dia mengangkatku sebagai nabi”. (30)

    “Dan Dia (Allah) telah menjadikan aku (Yesus/Isa) sebagai orang yang senantiasa berbakti dimana saja aku berada. Dan dia telah mewajibkan aku (Yesus/Isa) untuk mendirikan shalat dan menunaikan Zakat selama hidupku” (31)

    “Dan Dia (Allah) telah menjadikan aku (Yesus) seorang yang sangat berbakti kepada ibuku (Maryam/Maria). Dan Dia tidak menjadikan aku sebagai orang yang sombong dan serakah”. (32)

    “Dan selamat sejahtera telah dicurahkan kepadaku pada hari aku dilahirkan dan pada hari aku dimatikan dan pada hari aku dibangkitkan menjadi hidup kembali (33)

    “Itulah Isa (Yesus) putra Maryam (Maria), suatu pernyataan yang hak, yang padanya kamu berselisih (karena kamu ragu)”. (34)

    “Tidak patut bagi Allah mempunyai seorang anak laki-laki. Maha suci Allah. Apabila Dia telah memutuskan sesuatu perkara, maka Dia hanya berkata “Kun Fa Yakun”, Jadilah, maka jadilah ia “. (35)

    “Sesungguhnya Allah itu Tuhan-ku dan Tuhan-mu, sebab itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus (Jalan Keselamatan)”(36)

    Pemikiran Kristen 1.

    Orang-orang Kristen sering menggunakan ayat dari Al-Quran dalam Surat Maryam 19 : 33, untuk membenarkan ajaran mereka bahwa Yesus lahir, mati dan dikubur dibumi dan dibangkitkan hidup kembali.

    “Dan selamat sejahtera telah dicurahkan kepadaku pada hari aku dilahirkan dan pada hari aku dimatikan dan pada hari aku dibangkitkan menjadi hidup kembali “.
    (Surat Maryam 19 : 33 )

    Padahal Maksud dari ayat diatas adalah : Bahwa semua manusia pasti lahir dan hidup di dunia, dan sesudah hidup semua manusia akan mati, dan setelah mati semua manusia akan dihidupkan kembali untuk hari pembalasan/ hari kebangkitan dan perhitungan.

    Dan Yesus, dari semua proses kehidupan diatas, dari lahir dan hidup didunia, mati, dan dibangkitkan kembali untuk hari perhitungan oleh Allah diberi kesejahteraan. Semua nabi oleh Allah diberi Kesejahteraan selama hidup, mati dan dibangkitkan kembali untuk hari perhitungan.

    Pemikiran Kristen 2.

    Orang Barat atau umat Kristen dan Yahudi sering menuduh bahwa Al-Quran adalah buatan Muhammad (A) atau dicopy dari Injil dan Taurat (B)

    A). Apakah Al-Quran dibuat oleh Muhammad s.a.w

    Apa yang mungkin jika Al-Quran adalah buatan Muhammad?. Tahukah anda apa yang ada didalam Al-Quran?. Yaitu :

    1. Nama Yesus (Isa) disebutkan dalam Al-Quran 25 kali

    2. Nama Musa (Moses) disebutkan dalam Al-Quran 136 kali

    3. Nama Muhammad dalam Al-Quran hanya disebutkan 5 kali. 4 memakai Muhammad, 1 memakai Ahmad (nama lain Muhammad)

    4. Didalam Al-Quran ada Surat Maryam (Maria) yang isinya mengagungkan ibu Yesus (Maryam) diatas segala wanita pada jamannya, bahkan di Injil atau taurat tidak ada surat yang bernama ibu dari Yesus.

    5. Sejarah kelahiran nabi Muhammad dari lahir sampai meninggal, nama bapak dan ibu serta saudara Muhammad tidak disebutkan dalam Al-Quran. Meski ada surat yang namanya Surat Muhammad. Malah dalam Al-Quran sejarah Yesus (Isa), Musa (Moses), dll disebutkan dengan detail.

    QUR’AN SURAT 2 : 23

    “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar”

    Dari kesimpulan diatas apakah Al-Quran buatan Muhammad?

    B). Apakah Al-Quran ditiru dari Taurat dan Injil (Terutama Injil)

    Jawabannya : Apakah contoh ayat2 tersebut diatas sama dengan ayat2 di Injil. Bahkan Al-Quran sendiri menyebutkan bahwa Muhammad tidak meniru.
    Dalam Surat Ali-Imran ayat 44.

    Disebutkan : Allah befirman

    “Keterangan-keterangan tersebut diatas (Kisah asal-usul Yesus/Isa), itulah sebagian berita Ghaib yang kami wahyukan kepada engkau, padahal engkau tidak disamping mereka (tidak hadir), ketika mereka membubuhkan pena (menentukan) siapa yang akan memelihara atau merawat Maryam (Maria ibu Yesus), Demikian pula engkau tiada disisi mereka, ketika mereka berbantah-bantahan satu sama lain”.

    EDITOR : Ferri Juliono.
    Rujukan awal : http://bantahanantiislam.blogspot.com/2008/12/tanda-tanda-kelahiran-nabi-muhammad-saw_07.html
    Oleh : Dr Zakir Naik (Islamic Research Foundation), dan berbagai Sumber

    Ayat yang aneh

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 18:12

    1. Hukum Sabat

    Hari Sabat (sabtu) adalah hari tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukunm mati (Keluaran 20:8-11, 31:15, 35:2-3). Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modern. Siapa yang sanggup mengamalkan? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat? … See More

    2. Bunuh orang kafir dan musyrik !! (Ulangan 13:6-9)

    Ayat ini memerintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.

    3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19:19)

    Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.

    4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:-29)

    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.

    5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matius l8:8-9)

    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.

    6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5:39-44)

    Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.

    7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6:27-29)

    Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.

    8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam perjalanan (Matius 10:9-10)

    Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.

    Legenda pernak-pernik natal

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 06:30

    Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa Yesus lahir bukan pada bulan Desember, sehingga merayakan Natal pada bulan Desember untuk merayakan hari kelahiran Yesus sebenarnya adalah perayaan yang salah alamat, apalagi tanggal 25 Desember adalah hari lahirnya dewa matahari yaitu dewa yang diagungkan oleh para penyembah berhala �pagan- di kawasan Mediterania.

    Natal adalah hasil adopsi (sinkretisasi) dari ritual keagamaan agama para pagan -penyembah berhala-. Perayaan Natal yang seperti sekarang ini adalah perayaan yang sama sekali tidak berasal dari ajaran Yesus, Yesus dan murid-muridnya sama sekali tidak pernah melakukannya, dalam kitab suci agama Kristen tidak satu ayatpun yang berbicara tentang perayaan Natal.

    Biasanya dalam perayaan Natal ada pernak-pernik yang menghiasinya, di-antaranya : Pohon Natal (cemara), Cristmas Stockings, Mistletoe, Holly, Ivy & Greenry, The Candy Cane, Cristmas Cards dan Pointsettias, hampir semuanya dari perayaan Natal dan pernak-perniknya tidak bersumber dari ajaran Yesus, dan yang paling mencengangkan ada beberapa yang bersumber dari kebiasaan orang-orang musyrik dan yang lainnya dari mitos-mitos atau legenda-legenda belaka.

    Dalam kajian kali ini, kita akan mencoba mencari tahu tentang mitos-mitos atau legenda-legenda yang ada di seputar Natal, dengan maksud agar umat Islam tidak ikut-ikutan merayakan Natal yang dapat menggiring umat Islam kepada kebiasaan-kebiasaan para penyembah berhala yang tidak dapat memberikan manfaat yang berarti bagi kehidupan keagamaan tetapi justru keburukan.
    1. NATAL

    Perkataan Natal sendiri berasal dari bahasa portugis yang artinya maulid, kelahiran, seperti dalam istilah Dies Natalis (Hari Kelahiran), sedang kata Christmas berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam bhs Inggris yg berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kata Christmas sering disingkat menjadi Xmas. Sebab abjad “X” adalah abjad pertama dalam bahasa Yunani untuk nama Kristus (Yesus).

    Natal adalah ritual keagamaan yang diadopsi dari ritual keagamaan para penyembah berhala di era Romawi. Natal sama sekali tidak pernah diajarkan dan dilakukan oleh Yesus serta murid-muridnya, Natal baru ada 500 tahun setelah masa dakwah Yesus.
    2. POHON NATAL

    Dari mana asal mula tradisi memasang pohon Natal? Kelihatannya tak seorang pun tahu dengan pasti siapa yang memulai tradisi tersebut untuk merayakan Natal, namun ada cukup banyak Legenda yang beredar di kalangan orang Kristen sendiri, di antaranya adalah:

    Bangsa Mesir
    Seperti layaknya perayaan Natal, pohon natal juga bila dirunut berasal dari salah satu budaya disana yang kemudian diadopsi oleh bangsa Roma, simbol tanda kemenangan hidup diatas kematian, perayaan bagi dewa Osiris

    Pohon Natal dan Bangsa Roma
    Pada jaman dahulu bangsa Romawi menggunakan pohon cemara untuk perayaan Saturnalia (perayaan bagi dewa Saturnus / dewa Agrikultur), mereka menghiasinya dengan hiasan-hiasan kecil dan topeng-topeng kecil, karena pada tanggal 25 Desember ini adalah hari kelahiran dewa matahari, Mithras, yang asal mulanya dari Dewa Matahari Iran yang kemudian dipuja di Roma. Perayaannya mengdopsi gaya mesir.

    Kebiasaan Kaum Pagans Kuno di Inggris dan Jerman/Skandinavia
    Legenda yang palilng mendekati adalah tradisi Kaum Druids di Inggris, berupa perayaan Soltice, juga perayaan Yule Log (Kayu/pohon Oak) kaum Pagans di Jerman, berupa kepercayaan bahwa tumbuhan hijau melambangkan keabadian hidup, maka Cemara, yang juga tumbuh di Musim dingin dipuja sebagai lambang keabadian dan mistletoe (lingkaran daun) dipasang di depan pintu sebagai simbol anti roh jahat. Pihak gereja skandinavia kemudian mengubah perayaan ini menjadi tradisi kristen degan menambah adegan drama natal.

    Pengalaman “supranatural” St. Boniface
    Menurut sebuah Legenda, ada seorang pendeta Inggris bernama St. Boniface yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis. Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib St. Boniface merobohkan pohon oak tsb dengan pukulan tangannya. Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.

    Martin Luther dan pohon cemaranya
    Cerita lain mengisahkan kejadian saat Martin Luther, tokoh Reformasi Gereja, sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.
    3. CHRISTMAS STOCKINGS

    Berasal dari Legenda Sinterklas, tentang seorang miskin yang hendak menjual ke 3 anak perempuannya, st. Ni-cholas yang mengetahui hal tersebut lalu diam-diam datang dan memasukkan beberapa keping uang emas kedalam sebuah stocking milik salah satu anak gadis tersebut yang sedang dikeringkan dekat perapian.
    4. MISTLETOE

    Juga berasal dari tradisi kaum Druid, krena dipercaya mempunyai daya magis untuk kesehatan, kesuburan dan pengu-siran setan, Mistletoe merupakan simbol perdamaian dan kesehatan.

    5. HOLLY, IVY & GREENERY

    Juga berasal dari tradisi Druid, ditujukan untuk menambah semangat, baunya yang harum membuat semangat saat menantikan musim dingin, merupakan simbol anti setan (rasa dingin).

    6. THE CANDY CANE

    Salah Satu tradisi yang bukan dari tradisi bangsa lain adalah permen tongkat gembala, diambil dari kisah saat kelahiran kristus. Tapi tujuan sebenarnya dari ide pembuatan permen ini sebetulnya berasal dari seorang pemimpin Koor gereja sekitar abad 17. dan tujuan aslinya adalah … agar anak-anak yang ikut kegereja disibukkan dengan permen yang lucu ini (dan tidak mengganggu jalannya misa (dan koor)).
    baru sekitar 1927, seorang imigran Belanda, August Imgard, membuatnya sebagai bagian dari hiasan pohon natalnya.

    7. CHRISTMAS CARDS

    Bertukar kartu, memang sudah menjadi bagian umum dari natal (dan lain lainnya). berasal dari Inggris tahun 1843, oleh Sir Henry Cole, seorang direktur museum. Karena kesibukkannya, ia meminta seorang pelukis, John Calcott Horsley, untuk membuat sebuah pesan bergambar, yang akan ia tanda tangani dan akan dikirimkan ke teman-temannya.
    8. POINSETTIAS

    Adalah nama dari sebuah tumbuhan Mexico, diambil dari nama Joel R. Poinsett, duta besar Amerika yang membawa tanaman tersebut tahun 1828. tapi tumbuhan ini berasal dari Legenda mexico.

    Demikianlah sedikit informasi yang telah kita telusuri jejaknya tentang Natal dan pernak-perniknya, ternyata semuanya itu sebagian berasal dari perayaan orang-orang musyrik, mencontoh kebiasaan seseorang, mitos dan legenda belaka, hanya satu yang diaku-aku berasal dari tradisi Kristen sendiri yaitu The Candy Cane atau permen tongkat gembala.

    Namun tradisi permen tongkat gembala tidak pernah dilakukan oleh Yesus atau murid-muridnya, pengakuan tersebut hanya karena kata tongkat gembala yang memang ada dalam Bible, tetapi hal itu tidak berkaitan sama sekali.

    Semestinya orang-orang Kristen mengkritisi ritual-ritual semacam itu yang notabene bukan ajaran Yesus padahal mereka mengaku sebagai pengikut Yesus, karena dalam Bible ada ancaman bagi mereka :

    Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri” Markus 7:9

    Inilah perintah dalam Bible yang dikesampingkan :

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Injil Yohanes 17:13

    Semestinya umat Kristen meng-Esa-kan Allah seperti sabda Yesus tersebut dan membersihkan ajarannya dari pengaruh orang-orang penyembah berhala, tidak malah mengadopsinya.

    Bagi umat Islam ikut-ikutan merayakan Natal adalah sebuah kebodohan yang mungkin karena tidak tahu-menahu tentang ritual-ritual tersebut yang ikut saja ketika kaum intelektual Islam mengatakan :

    �tidak masalah bagi umat Islam memberikan ucapan Natal dan ikut dalam perayaan Natal, bukankah hal itu berarti menghormati nabi Isa as ?.’

    Mungkin yang mengatakan demikian karena tidak belajar Kristologi sehingga tidak mengetahui secara ilmiah bahwa peringatan Natal adalah hasil adopsi dari agama pagan.

    Ibn al-Qayyim mengatakan tentang ucapan Natal :

    Adapun mengucapkan selamat berkenaan dengan syi�ar-syi�ar kekufuran yang khusus bagi mereka adalah haram menurut kesepakatan para ulama. Dikutip dari kitab �Ahk�m Ahl adz-Dzimmah�

    Memberi ucapan Natal pada hakekatnya bukanlah menghormati keharian nabi Isa as tetapi lebih tepat sebagai tanda persetujuan terhadap syi�ar-syi�ar kekufuran/kesyirikan yang mereka lakukan.

    Sikap ini juga sama pernah disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-�Utsaimin sebagaimana dikutip dalam Majm� Fat�wa Fadl�lah asy-Syaikh Muhammad bin Sh�lih al-�Utsaim�n, (Jilid. III, h.44-46, No.403). Wallahu a�lam. (al-islahonline)

    MENGENAL ASAL USUL AGAMA KRISTEN

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 06:09

    Ajaran Kristen yang kita kenal saat ini selalu dinisbatkan kepada sosok Nabi Isa. Sejarah kemunculannya memang tidak dapat dipisahkan dari sejarah gerakan dakwah beliau bersama para pengikutnya.

    Isa alaihissalam lahir dari perawan Maryam tanpa bapak. Kelahirannya adalah mukjizat yang menjadi tanda kebesaran Allah ta’ala (lihat QS. Maryam, 19: 16-34). Para sejarawan berselisih pendapat mengenai tahun kelahiran Nabi Isa. Di dalam Injil Matius 2: 1 disebutkan bahwa kelahiran Isa adalah pada masa Herodes, jadi paling lambat kelahirannya terjadi pada 4 SM, tahun matinya Herodes. Sedangkan Lukas menghubungkan kelahiran Isa dengan masa sensus penduduk di zaman Kirenius wali negeri di Syiria. Ini berarti Isa lahir pada 6 atau 7 M, sewaktu Yudea dan Samaria langsung diperintah oleh Roma.

    Pada usia 12 tahun Isa mempelajari Taurat dari para pendeta Yahudi. Allah ta’la menjadikannya pandai menulis dan menguasai Taurat serta dibekalinya dengan Injil:

    “Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[1], hikmah, Taurat dan Injil”. (QS. Ali Imran, 3: 48).

    Saat ia menginjak usia 28-30 tahun semakin nampaklah kecemerlangannya. Ia berdakwah kepada para pendeta Yahudi agar mereka konsekwen berpegang teguh pada Taurat. Pada masa itu banyak sekali pendeta-pendeta yang telah menyimpang dari ajaran Musa. Pendeta Yahudi dan para pengikutnya ini kemudian mendustakan Nabi Isa dengan penuh kesombongan:

    “Dan Sesungguhnya kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus[2]. apakah setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?” (QS. Al-Baqarah, 2: 87).

    Allah mengaruniakan pada putera Maryam ini beberapa mukjizat (lihat QS. Al-Maidah, 5: 110). Beliau dapat menghidupkan orang yang sudah mati dengan izin Allah, menyembuhkan orang yang berpenyakit kusta, membuat burung hidup dari tanah liat, dll.

    Nabi Isa memiliki 12 orang murid yang dikadernya menjadi pahlawan pembebas bangsanya dari cengkraman penguasa Romawi.

    “Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu Telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang Telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.”(QS. At-Taubah, 9: 111)

    “Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: ‘Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?’ pengikut-pengikut yang setia itu berkata: ‘Kamilah penolong-penolong agama Allah’, lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; Maka kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang”. (QS. As-Shaf, 61: 14)

    Bersama murid-muridnya inilah beliau menyerukan tauhid, sifat zuhud, mencintai Allah dan mencintai sesama. Perhatikanlah ayat Injil berikut ini:

    “Maka datanglah seorang ahli Taurat; setelah didengarnya bagaimana mereka itu berbalah-balah sedang diketahuinya bahwa Yesus sudah memberi jawab yang baik, lalu ia pun menyoal dia, katanya: ‘Hukum yang manakah dikatakan yang terutama sekali?”

    Maka jawab Yesus kepadanya: “Hukum yang terutama inilah: ‘Dengarlah olehmu, hai Israil, Adapun Tuhan kita, Ialah Tuhan yang Esa.”

    “Maka hendaklah Engkau mengasihi Allah Tuhanmu dengan sebulat-bulat hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan sepenuh akal budimu, dan dengan segala kuatmu.”

    Dan yang kedua inilah: “Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu.” Maka tiadalah hukum lain, yang lebih besar daripada kedua hokum ini”

    (Injil Markus Fs. 12 ayat 28-31).

    Pada tahun 33 M diadakan perayaan Paskah tahunan di Bait Allah (Baitul Maqdis). Maksud dari perayaan ini adalah untuk memperingati diselamatkannya bangsa Israel dari penindasan Raja Fir’aun. Akan tetapi perayaan ini sudah jauh dari maksud semula, karena telah berubah menjadi pesta perniagaan yang diwarnai perjudian. Bahkan pintu gerbang Bait Allah diberi patung burung Garuda sebagai lambing kebesaran kekaisaran Romawi. Hal ini amat menghina dan mengotori kesucian bait Allah.

    Oleh karena itu Isa bersama para pengikutnya mendatangi Bait Allah dan memporak-porandakan arena perniagaan tersebut. Kerusuhan ini menimbulkan kemarahan penguasa Romawi. Pasukan Romawi kemudian merangsek ke Bait Allah dan berupaya menangkap Isa beserta pengikutnya. Tetapi mereka telah menyingkir dan bersembunyi di bukit Gesmani.

    Orang-orang yahudi karena kedengkian mereka, menyebarkan isu bahwa Isa akan melakukan pemberontakan kepada Romawi dan mengangkat dirinya sebagai raja Yahudi. Maka terjadilah upaya penangkapan Isa, dan terjadilah peristiwa controversial sepanjang zaman: penyaliban Isa. Al-Qur’an menentang anggapan bahwa Isa telah disalib, karena yang sebenarnya terjadi adalah tentara Romawi menangkap orang yang salah, dan mereka pun berada dalam keraguan

    “Dan karena ucapan mereka (Yahudi): ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah'[3], padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa (QS. An-Nisa, 4: 157)

    Kelahiran Agama Kristen

    Sebelum dijelaskan kelahiran agama Kristen kita harus mengetahui kondisi sosial budaya bangsa Yahudi sebelum masa Nabi Isa:

    1. Aqidah orang-orang Yahudi telah terkontaminasi kepercayaan Paganisme Babilonia. Sekitar 50 tahun (586-535 SM) bangsa Yahudi berada di pengasingan di Babilonia yang masyarakatnya menyembah berhala.

    2. Pada tahun 334 SM, Alexander raja Yunani menguasai bangsa Yahudi dan menyebarkan faham Filsafat yang kemudian mempengaruhi pemikiran orang-orang Yahudi.

    3. Bangsa-bangsa yang menaklukan orang-orang Yahudi adalah penganut politeisme. Ini pun berpengaruh kepada aqidah bangsa Yahudi.

    Karena Nabi Isa menyampaikan misinya hanya selama tiga tahun, sedangkan pengaruh kepercayaan paganisme sudah mengakar di masyarakat, maka terjadilah penyimpangan pemahaman terhadap ajaran yang dibawanya. Hal ini dilakukan oleh Paulus (Salus) orang Tarsus yang mengaku telah bertemu Yesus (Isa) dan diangkat sebagai rasulnya. Ia kemudian mengajarkan ajaran Isa yang telah dicampur adukkan dengan filsafat Yunani dan Paganisme.
    Ajaran Paulus

    Paulus mengajarkan doktrin sebagai berikut:

    1. Konsep Tuhan Anak, ia mengatakan bahwa Allah mempunyai anak sulung (I Korintus 8: 6; Kolose 1: 5; dan 1 Timotius)

    2. Inkarnasi, menurut Paulus Yesus telah melakukan inkarnasi di bumi melalui benih Daud (Roma 1: 3-4; Galatia 4: 4-5; Kolose 1: 15; dan Ibrani 1: 3)

    3. Dosa Waris, bahwa manusia seharusnya hidup kekal di sorga. Tapi karena kesalahan Adam manusiadiletakkan di bumi. Dosa yang telah diperbuat Adam itu terus dipikul oleh keturunannya (Roma 5: 12-18; 1 Korintus 15: 21-26).

    4. Penyaliban dan Penebusan, bahwa Yesus menyerahkan dirinya untuk berkorban menebus dosa manusia hingga mati di tiang salib. Orang yang beriman kepadanya akan beroleh hidup kekal di sorga (Roma 5: 18; 6: 10-11, II Korintus 15: 14, 1 Timotius 2: 6)

    5. Konsep Kebangkitan, bahwa Yesus itu setelah disalib dan dikuburkan tiga hari dibangkitkan dari kematiannya (Roma 6:4-18; 10: 9; I Korintus 15: 17-20; II Timotius 2: 8)

    6. Naik ke Langit, bahwa Yesus setelah kebangkitannya naik ke langit dan bersemayam di sebelah kanan Tuhan Bapa (Efesus 1: 19-20; Kolose 3: 1)

    7. Tuhan Yesus, bahwa setiap orang harus percaya bahwa Yesus adalah Tuhan (Roma 10: 9)

    Doktrin-doktrin ini dengan mudah diterima oleh masyarakat setempat yang sebelumnya memang memiliki system kepercayaan seperti itu. Padahal seluruh kepercayaan itu hanyalah dusta belaka sebagaimana dikatakan Paulus sendiri dalam suratnya kepada Jemaat di Roma 3: 7 yang berbunyi sebagai berikut:

    “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaanNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?”

    Mengenal Injil versi Kristen

    Injil yang ada pada kaum Kristiani saat ini bukanlah Injil asli. Ia hanyalah berisi kisah perjalan dakwah Nabi Isa (Yesus) yang ditulis oleh orang-orang setelahnya[4]:

    1. Injil Matius (65 M)

    2. Injil Markus (61 M)

    3. Injil Lukas (95 M)

    4. Injil Yahya (100 M)

    Masih banyak Injil yang lainnya, yang menurut catatatan sejarah mencapai 80 versi. Akan tetapi selain yang empat di atas tidak diakui oleh gereja dan sudah dimusnahkan pada abad ke 2 (180 M). Adapun Injil yang dibatalkan di antaranya ialah: Injil Petrus, Injil Kopty, Ibrani, Barnaba, dan surat-surat kiriman Barnaba.

    Injil Matius dan Markus sebenarnya tidak menunjukkan pendirian yang sama dengan ajaran Paulus, tapi karena tidak menentang ajaran Paulus dibiarkan juga beredar dan diakui oleh gereja; isinya pun sudah dirubah dan ditambah disesuaikan dengan ajaran Paulus.
    Konsili Nicea

    Tiga abad setelah ‘peristiwa penyaliban’ pengikut ajaran Nabi Isa berkembang dengan beragam corak pemahamannya. Terjadi bentrokan diantara mereka terutama antara kalangan pro Tauhid dengan pro ajaran Paulus yang paganis. Peperangan ini sampai mengancam keutuhan kerajaan Roma.
    Atas usulan Konstantin diadakanlah Muktamar di Nicea pada tahun 325 M yang dihadiri sekitar 2048 orang dengan pendiriannya masing-masing. Terjadi perdebatan yang sengit dan tak ada titik temu. Akhirnya Konstantin yang cenderung pada paganis memanggil 318 orang yang berfaham Paulus dan menyatakan dukungannya. Setelah itu muktamar dilanjutkan, sementara itu peserta lainnya melakukan walk out.

    Di dalam muktamar ini banyak dipilih doktrin-doktrin dan syiar-syiar ibadah secara voting (tanggal paskah, peranan uskup, dan tentu saja tentang ketuhanan Yesus). Setelah itu diadakanlah revisi terhadap Injil. Sementara injil-injil lain yang bertentangan dimusnahkan. Dan orang yang berani membaca injil terlarang itu akan di cap sebagai heretic (berlaku bid’ah). Tapi belakangan ditemukan injil-injil lain yang terlarang, misalnya ditemukan lembaran-lembaran di Qumran dekat Yudea pada tahun 1950 dan lembaran-lembaran Koptik ditemukan di Nag Hammadi tahun 1945 yang isinya bertentangan dengan injil-injil yang diakui.

    Pengaruh Paganisme
    Ajaran Kristen banyak juga terpengaruh oleh paganisme, dan itu semakin menguat setelah konsili Nicea yang diprakarsai Konstantin. Perlu diketahui, sebelum ‘menganut’ ajaran Kristen, Konstantin berkedudukan sebagai pendeta tertinggi Pemuja Matahari (Sol Invictus). Maka tidak heran jika banyak sekali symbol-simbol paganis yang dipakai oleh ajaran Kristen. Contoh: cakram matahari Mesir kuno dijadikan lingkaran halo para santo katolik. Pitogram Isis menyusui Horus (yang kelahirannya dianggap mirip dengan Nabi Isa) menginspirasi pitogram Maria yang menyusui bayi Yesus, altar yang berada di gereja dengan upacaranya diambil dari ritus pagan. Simbol-simbol atau ikon-ikon yang digunakan Kristen tidak ada sama sekali yang asli.

    Penentuan 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus pun sesungguhnya mengambil dari kelahiran Mihras-yang menurut kaum paganis dianggap sebagai putra Tuhan dan cahaya dunia-yang juga dikubur dalsm makam batu dan dibangkitkan dalam 3 hari. 25 Desember juga adalah hari kelahiran Osiris, Adonis dan Dyonisus, dewa-dewa kaum paganis.

    Pengikut Isa (Yesus) menghormati hari Sabat sebagai hari beribadah, tetapi Konstantin telah menjadikan hari Minggu sebagai hari beribadah, sebagaimana hari ini dijadikan hari beribadah kaum paganis kepada dewa matahari. Perhatikanlah bahwa nama hari minggu/Sunday diambil dari kata sun-day (hari matahari).

    Dari uraian ringkas di atas kita dapat mengetahui bahwa ajaran Kristen sesungguhnya bukanlah ajaran Nabi Isa yang asli. Bahkan ia sesungguhnya berasal dari fikiran dan filsafat manusia. Wajarlah kemudian banyak sekali kerancuan di dalamnya.

    Wallahu a’lam.

    FAKTA SEJARAH ISLAM YG DISEMBUNYIKAN NEGARA BARAT

    Filed under: DAKWAH — Retza Fudiawan @ 06:02

    Sejarah adalah peristiwa yang sudah terjadi, namun baru ditulis kemudian, jauh setelah kejadian sebenarnya berlalu. Sebagai cerita masa lalu sejarah mudah untuk dimanipulasi, dan disampaikan kepada generasi berikutnya yang hanya bisa menerima mentah-mentah informasi itu sebagai kebenaran.
    Informasi mengenai penemuan-penemuan sains dan teknologi yang pernah kita terima kebanyakan berasal dari buku-buku pengetahuan Barat. Penemu-penemu yang disebut sebagai yang pertama di dunia itu pun dipuji sebagai orang yang berjasa kepada ilmu pengetahuan dan umat manusia.

    Abad pertengahan, masa kegelapan di Barat
    Sejak jatuhnya kekaisaran Romawi tanggal 4 September 476, ketika kaisar terakhir dari kekaisaran Romawi Barat, Romulus Augustus, diberhentikan oleh Odoacer, seorang Jerman yang menjadi penguasa Itali setelah Julius Nepos meninggal pada tahun 480, maka dikatakan Eropa telah memasuki Masa-masa Kegelapan (Dark Ages). Masa-masa Kegelapan ini berlangsung kira-kira dari tahun 476 itu hingga Renaisans, sekitar tahun 1500-an. Renaisans disebut juga masa kelahiran kembali Eropa, atau kelahiran kembali budaya Yunani dan Romawi Purba, berupa kemajuan di bidang seni, pemikiran dan kesusasteraan yang mengeluarkan Eropa dari kegelapan intelektual abad pertengahan.
    Kembalinya budaya Yunani dan Romawi Purba tersebut direbut dari tangan ilmuwan-ilmuwan Islam setelah mengalami perkembangan yang luar biasa. Dengan tanpa malu-malu, plagiator-plagiator Eropa itu mengklaim bahwa penemuan-penemuan sains dan teknologi itu adalah hasil usaha mereka.

    Fakta-fakta sejarah sebenarnya
    Sekarang, saya mencoba mengutipkan untuk anda, fakta sebenarnya yang terjadi, bahwa penemuan-penemuan sains dan teknologi itu sebagian besar berasal dari masa kejayaan Kekhalifahan Islam, oleh para sarjana Muslim. Semoga pengetahuan ini dapat disampaikan kepada anak-cucu kita dan menjadi penyadar bahwa kita sebenarnya mempunyai potensi yang sangat besar untuk menguasai kembali sains dan teknologi, dan tidak hanya menjadi pemakai atau korban teknologi.

    Sejak 5.000 tahun SM
    Masa perkembangan kebudayaan Mesir Purba. Menghasilkan limas-limas (piramida) yang hebat, sistem pengairan yang baik dan sistem bintang yang cukup bagus. Namun ilmu bintang (astronomi) masih tercampur-aduk dengan ilmu perbintangan (astrologi). Ahli-ahli pengetahuan adalah pendeta-pendeta yang tidak mengenal batas antara logika, takhayul, dan kepercayaan, yaitu pemuja tritunggal Apis-Isis-Osiris.

    Sejak 4.000 tahun SM
    Masa perkembangan kebudayaan India Purba. India dengan kecenderungan samadinya lebih terkungkung dalam metafisika, monisme (menunggalnya manusia dengan dewata), dan pantheisme (hadirnya dewata di dalam segala yang ada). Mewariskan pengetahuan Astadhyayi, tata bahasa Sanskrit oleh Panini (kurang lebih 400 tahun SM) adalah pembahasan ilmiah ilmu bahasa yang mendahului pembahasan oleh Aristoteles (384-322 SM) dan bernilai jauh lebih tinggi.

    Sejak lebih dari 2.000 tahun SM
    Merupakan masa perkembangan kebudayaan Tiongkok Purba. Dengan pengetahuan bercorak kudus (sacral, scared). Mereka berpikir bahwa segala pemberian berasal dari Thian dan bukan obyektif-empirik, hasil ikhtiar manusia secara sistematik. Cara berpikir manusia Tiongkok Purba pada umumnya masih berdasarkan firasat dan renungan, belum kritik-analitik.

    Sejak lebih dari 1.000 tahun SM
    Berkembangnya kebudayaan Parsi Purba. Penemuan jentera (roda gigi/gir) dalam pembuatan tembikar, dan kini mulai dari jam tangan yang terkecil hingga roket angkasa yang terbesar menggunakan jentera di dalam mesinnya.

    Sejak 500 tahun SM
    Dimulainya kebudayaan Yunani-Romawi. Dengan filsafat anthroposentrik (manusia berada pada pusat segala aktivitas) mereka di dalam banyak hal berlawanan dengan kecenderungan-kecenderungan niskala Mesir Purba, India Purba, Tiongkok Purba, dan Parsi Purba serta bersikap akliah (rational). Kecendrungan berpikir seolah-olah manusia berdiri di luar alam dan melihat alam sebagai suatu yang terpotong-potong, maka lahirlah pengertian jagat besar (makrokosmos) dan jagat kecil (mikrokosmos). Tidak ada batas antara filsafat dan pengetahuan.

    48 SM – 371
    Penyerbuan Julius Caesar, kaisar Romawi, pada tanggal 48 SM menghancurkan karya-karya asli ilmu filsafat dan pengetahuan Yunani di perpustakaan-perpustakaan Iskandariah. Kemudian pada 272 M Kaisar Romawi berikutnya, Lucius Domithius Aurelianus, dan Kaisar Theodosius Magnus pada 371 M melakukan hal yang sama.

    476
    Awal Eropa memasuki masa kegelapan (Dark Ages), yaitu sejak jatuhnya kekaisaran Romawi terakhir tanggal 4 September 476 di mana kaisar Romawi Barat, Romulus Augustus, diberhentikan oleh Odoacer.

    571
    Kelahiran Nabi Muhammad Saw pada tanggal 12 Rabiul Awal pada Tahun Gajah (bertepatan dengan 20 April 571). Disebut Tahun Gajah disebabkan pada tahun itu Raja Abrahah dari Yaman dengan 60 ribu pasukan bergajahnya ingin menghancurkan Kabah (Baitullah) di Makkah, namun digagalkan Allah Swt dengan serangan burung ababil yang melempari pasukan itu dengan batu berapi (QS.Al-Fiil). Muhammad Saw adalah Rasul terakhir utusan Allah Swt yang membawa risalah kenabian untuk seluruh umat manusia dan alam semesta.

    610
    Nabi Muhammad Saw menerima wahyu pertama, yakni Alquran surah Al-alaq ayat 1-5 yang diawali dengan kalimat “iqro” yang artinya bacalah. Kalimat ini menjadi awal ditemukannya metoda ilmiah, yakni metode empirik-induktif dan percobaan yang menjadi kunci pembuka rahasia-rahasia alam semesta yang menjadi perintis modernisasi Eropa dan Amerika.
    Guna penyebaran agama, dikembangkanlah gerakan yang bertujuan membuat “melek” huruf yang belum pernah ada bandingannya pada masa itu. Kepandaian baca tulis tidak lagi menjadi monopoli kaum cendikiawan. Ini adalah langkah pertama gerakan ilmu secara besar-besaran.
    Konsep tentang karantina pertama kali diperkenalkan dalam abad ke-7 oleh Nabi Muhammad Saw, yang dengan bijaksana memperingatkan supaya hati-hati ketika memasuki atau meninggalkan suatu daerah yang terkena wabah penyakit. Sejak abad ke-10, dokter-dokter Islam berinovasi dengan mengisolasi individu-individu penderita penyakit dan mengasingkannya ke arah utara. Sedangkan konsep karantina yang dikembangkan di Venice, Italia pada tahun 1403 bukanlah yang pertama di dunia.

    660 – 750
    Kekuasaan Daulah Umayyah menguasai Damsyik (Spanyol) tahun 629 M, Syam dan Irak tahun 637 M, Mesir sampai Maroko tahun 645 M, Persia tahun 646 M, Samarkand tahun 680 M, seluruh Andalusia tahun 719 M, dan akhirnya tertahan di Poiteier pada tahun 732 M dalam usahanya memperluas pengaruh ke Prancis.

    700-an (Kompas, navigasi, ensiklopedi geografi, kalender, peta dunia)
    Ahli ilmu geografi Islam dan navigator-navigatornya mempelajari jarum magnet – mungkin dari orang Cina, namun para navigator itulah yang pertama kali menggunakan jarum magnet di dalam pelayaran. Mereka menemukan kompas dan menguasai penggunaannya di dalam pelayaran menuju ke Barat. Navigator-navigator Eropa bergantung pada juru-juru mudi Muslim dan peralatannya ketika menjelajahi wilayah-wilayah yang tak dikenal. Gustav Le Bon mengakui bahwa jarum magnet dan kompas betul-betul ditemukan oleh Muslim dan orang Cina hanya berperan kecil. Alexander Neckam, seorang Inggris, seperti juga orang Cina, mungkin belajar tentang kompas dari pedagang-pedagang Muslim, namun dikatakan bahwa dialah orang pertama yang menggunakan kompas dalam pelayaran. Dan orang Cina memperbaiki keahlian mereka yang berhubungan pelayaran setelah mereka mulai berinteraksi dengan Muslim selama abad ke-8.
    Diceritakan bahwa ilmu geografi dihidupkan kembali abad ke-15, ke-16 dan ke-17 ketika pekerjaan Ptolemius di masa lampau ditemukan. Penjelajah dengan ekspedisi-ekspedisi Portugis dan Spanyol juga mendukung hal ini. Risalah pertama berbasis ilmiah tentang geografi dihasilkan selama periode ini oleh sarjana-sarjana Eropa.
    Namun apakah fakta sesungguhnya? Ahli geografi Islam menghasilkan buku-buku yang tak terhitung tentang Afrika, Asia, India, Cina dan orang-orang Indian selama abad ke-8 hingga abad ke-15. Tulisan-tulisan itu mencakup ensiklopedi geografi pertama di dunia, almanak-almanak dan peta jalan. Karya-karya agung abad ke-14 oleh Ibnu Battutah menyediakan suatu pandangan yang terperinci mengenai geografi dunia di masa lampau. Ahli geografi Muslim dari abad ke-10 sampai abad ke-15 telah melampaui hasil dari orang-orang Eropa tentang geografi daerah-daerah ini dengan baik ketika memasuki abad ke-18. Para penjelajah Eropa menyebabkan kehancuran pada lembaga pendidikan, sarjana-sarjana dan buku-buku mereka. Mereka tidak memberikan makna apa pun pada perkembangan ilmu geografi untuk dunia Barat.

    735
    Khalifah Abu Ja’far Abdullah Al-Manshur mempekerjakan para penerjemah yang menerjemahkan buku-buku kedokteran, ilmu pasti, dan filsafat dari bahasa Yunani, Parsi dan Sanskrit, di antaranya terdapat Bakhtaisyu Kabir alias Bakhtaisyu ibnu Jurijs ibnu Bakhtaisyu, Al-Fadzj ibnu Naubakht dan anaknya Abu Sahl Tiamdz ibnu Al-Fadzl ibnu Naubakht, serta Abdullah ibnu Al-Muqaffa.

    740-an
    Berbagai bentuk jam mekanik dihasilkan oleh insinyur-insinyur Muslim Spanyol, ada yang besar dan kecil, dan pengetahuan ini kemudian sampai ke Eropa melalui terjemahan buku-buku mekanika Islam ke bahasa Latin. Jam-jam ini menggunakan sistem picu beban. Gambar desain dari beberapa bagian gir dan sistem kerjanya juga ada. Jam seperti itu dilengkapi dengan buangan air raksa, jenis yang kemudian secara langsung dijiplak oleh orang-orang Eropa selama abad ke-15. Sebagai tambahan, selama abad ke-9, Ibn Firnas dari Spanyol Islam, menurut Will Durant, menemukan sebuah alat yang mirip arloji sebagai penanda waktu yang akurat. Ilmuwan-ilmuwan Muslim juga membangun bermacam jam-jam astronomi yang sangat akurat untuk digunakan dalam observatorium-observatorium mereka.

    Tetapi dikatakan kepada kita bahwa sampai abad ke-14, satu-satunya jenis jam yang ada adalah jam air. Di tahun 1335, sebuah jam mekanis yang besar dibangun di Milan, Italia. Dikatakan bahwa jam ini adalah jam berpicu beban pertama di dunia.

    750 – 1258
    Kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad (Irak)

    765
    Fakultas kedokteran pertama didirikan oleh Jurjis ibnu Naubakht.

    800
    Ibn Firnas, seorang penemu Muslim Spanyol, tercatat sebagai orang yang pertama membangun dan menguji sebuah pesawat terbang pada tahun 800-an. Roger Bacon belajar tentang pesawat terbang dari referensi-referensi ilmuwan Muslim mengenai pesawat terbangnya Ibnu Firnas. Belakangan yang dikenal adalah penemuan oleh Bacon, ditanggali sekitar 500 tahun kemudian dan Da Vinci sekitar 700 tahun kemudian.
    Para ahli matematika Islam yang menemukan aljabar memperkenalkan konsep tentang menggunakan huruf-huruf sebagai variabel-variabel yang tak dikenal dalam persamaan-persamaan sejak abad ke-9. Melalui sistem ini, mereka memecahkan berbagai persamaan-persamaan yang kompleks, termasuk kuadrat dan persamaan pangkat tiga. Mereka menggunakan simbol-simbol untuk mengembangkan dan menyempurnakan teorema binomial. Jadi Francois Vieta, seorang ahli matematika Prancis, bukanlah yang pertama menggunakan lambang-lambang aljabar pada tahun 1591. Dia menulis persamaan-persamaan aljabar dengan huruf-huruf seperti x dan y, dan mengatakan bahwa penemuannya ini mempunyai dampak serupa dengan kemajuan dari penggunaan angka Romawi ke angka Arab.
    Dikatakan bahwa selama abad ke-17 Rene Descartes telah menemukan bahwa aljabar bisa digunakan untuk memecahkan persoalan geometris. Tetapi jauh sebelumnya, yakni sejak abad ke-9, para ahli matematika di masa kekhalifahan Islam sudah melakukan hal yang sama. Pertama adalah Thabit bin Qurrah, kemudian diikuti oleh Abu Al-Wafa pada abad ke-10 dengan membukukan kegunaan Aljabar untuk mengembangkan geometri menjadi eksak dan menyederhanakan sains.
    Diinformasikan juga kepada kita bahwa tadinya tidak ada perbaikan sejak dibuatnya ilmu bintang selama Abad Pertengahan mengenai gerakan planet-planet sampai abad ke-13. Lalu seorang bijaksana dari Kastil (Spanyol Tengah) bernama Alphonso menemukan Tabel Alphonsine, yang lebih akurat dibanding tabel milik Ptolemius.
    Fakta sebenarnya adalah ahli ilmu falak (ilmu bintang) Islam membuat banyak perbaikan-perbaikan atas penemuan Ptolemius sejak abad ke-9. Mereka adalah ahli ilmu falak pertama yang memperdebatkan gagasan-gagasan kuno Ptolemius. Di dalam kritik mereka atas orang-orang Yunani, mereka manyatukan bukti bahwa matahari adalah pusat dari sistem matahari dan bahwa garis orbit bumi dan planet-planet lainnya boleh jadi berbentuk lonjong (elips). Mereka menghasilkan ratusan tabel-tabel astronomikal dengan keakuratan tinggi dan gambar-gambar bintang. Banyak dari kalkulasi mereka sangat akurat sehingga mereka dihormati pada masa itu. Tabel milik Alphonso (Alphonsine Tables) hanyalah sekedar salinan dari pekerjaan ilmu bintang yang dipancarkan ke Eropa melalui Islam di Spanyol.
    Disebutkan pula bahwa seorang sarjana Inggris bernama Roger Bacon pada tahun 1268 untuk pertama kali membuat lensa kaca untuk meningkatkan penglihatan. Pada waktu yang hampir bersamaan, kacamata bisa didapat dan telah digunakan di Cina dan Eropa. Tentu saja kacamata sudah muncul sebelum kacamata Roger Bacon selesai pembuatannya, karena Ibnu Firnas dari Spanyol Islam sudah menemukan kacamata pada abad ke-9, dan diproduksi serta dijual di wilayah Spanyol selama lebih dari dua abad. Setiap sebutan kacamata oleh Roger Bacon, maka itu hanyalah sebuah pengaliran kembali pekerjaan Al-Haytham, orang yang memiliki hasil riset yang dijadikan referensi oleh Bacon.
    Sarjana-sarjana Islam dari abad ke-9 sampai ke-14 mempelajari dan menemukan ilmu etnografi. Sejumlah ahli geografi Muslim menggolongkan ras-ras, mencatat secara terperinci penjelasan kebiasaan-kebiasaan budaya unik mereka dan penampilan fisiknya. Para ahli Muslim itu menulis ribuan halaman mengenai topik ini. Pekerjaan seorang Jerman bernama Johann F. Blumenbach (1752-1840) yang mengaku sebagai yang pertama menggolong-golongkan ras ke dalam 5 golongan besar (kulit putih, kuning, coklat, merah dan hitam), tidak sebanding dengan pekerjaan-pekerjaan ahli geografi Muslim itu.

    813
    Pada masa kekuasaan Khalifah Al-Maimun ibnu Harun Al-Rasyid didirikan Daru Al-Hikmah atau Akademi Ilmu Pengetahuan pertama di dunia, yang terdiri dari perpustakaan, pusat pemerintahan, observatorium bintang, dan universitas (Daru Al-Ulum.

    850
    Ahli kimia Islam menghasilkan kerosin (minyak tanah murni) melalui penyulingan produk minyak dan gas bumi (Encyclopaedia Britannica, Petroleum) lebih dari 1.000 tahun sebelum Abraham Gesner, orang Inggris, mengaku sebagai yang pertama menghasilkan kerosin dari penyaringan aspal.

    866
    Kertas tertua yang menjadi contoh untuk dicetak di dunia Barat adalah sebuah naskah Arab berjudul Gharib Al-Hadist oleh Abu ‘Ubyad Al-Qasim ibnu Sallam bertanggal Dzulqaidah 252 atau 13 Nopember – 12 Desember 866, yang masih tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

    900-an
    Pabrik kertas muncul di Mesir, kemudian di Maroko tahun 1100 M, dan di Spanyol tahun 1150 M yang sudah berhasil membuat kertas putih dan berwarna.
    Bandul ditemukan oleh Ibnu Yunus al-Masri selama abad ke-10, orang yang pertama mempelajari dan mendokumentasikan gerakan bergetarnya. Hasil perhitungannya digunakan dalam jam-jam yang diperkenalkan oleh ahli ilmu Fisika Muslim selama abad ke-15. Baru pada abad ke-17 Galileo yang masih remaja telah menciptakan bandul. Diceritakan bahwa dia melihat cahaya api pada lampunya berayun-ayun tertiup angin, lalu dia pulang ke rumah dan menemukan bandul dengan inspirasi itu.
    Dikatakan bahwa trigonometri dikembangkan oleh bangsa Yunani, padahal di masa itu Trigonometri hanya tinggal teori. Teori itu kemudian dikembangkan dan mencapai tingkat kesempurnaan yang modern di tangan sarjana-sarjana Muslim, dan penghargaan untuk itu secara khusus pantas diberikan kepada al-Battani. Dialah yang menguraikan kata-kata fungsi dasar dari ilmu pengetahuan ini, seperti sinus, kosinus, tangen, dan kotangen. Istilah sebelumnya berasal dari terminologi Arab, Jaib untuk sinus yang berarti garis bengkok, istiwa’ untuk kotangen yang berarti bayangan lurus dari gnomon, dan tangen adalah bayang-bayang melintangnya. Selain menetapkan dengan akurat tabel perhitungan trigonometri dari 0 hingga 90 derajat, dia juga berhasil dengan tepat menghitung satu tahun matahari atau masehi, yaitu 365 hari 5 jam 46 menit dan 24 detik.
    Sebelumnya diketahui bahwa persamaan pangkat tiga yang sulit dan masih belum terpecahkan hingga abad ke-16 ketika Niccolo Tartaglia, seorang ahli matematika Italia berhasil memecahkannya. Kenyataannya persamaan pangkat tiga seperti itu dan juga banyak persamaan-persamaan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi sudah dapat dipecahkan dengan mudah oleh para ahli matematika Muslim sejak abad ke-10.
    Selama abad ke-10 atau lebih awal, ratusan ahli matematika Muslim menggunakan dan menyempurnakan teorema binomial. Mereka memulai penggunaannya untuk solusi yang sistematis atas persoalan aljabar. Namun dikatakan bahwa Isaac Newtonlah yang mengembangkan teorema binomial pada abad yang ke-17.
    Demikian juga dikatakan bahwa Robert Boyle, dalam abad ke-17, yang pertama mengembangkan ilmu kimia, padahal beberapa ahli kimia Muslim, termasuk Ar-Razi, Al-Jabr, Al-Biruni dan Al-Kindi, melaksanakan eksperimen-eksperimen ilmiah dalam ilmu kimia sekitar 700 tahun sebelum Boyle melakukannya. Durant menulis bahwa orang Islam memperkenalkan metode percobaan pada ilmu pengetahuan ini. Humboldt meyakini bahwa orang Islam sebagai penemu ilmu Kimia.
    Paul Ehrlich (abad ke-19) disebut sebagai pencipta obat-obatan kemoterapi, yakni pemakaian obat-obatan yang khusus untuk membunuh mikroba, padahal dokter-dokter Islam telah menggunakan berbagai macam unsur pokok yang spesifik untuk menghancurkan mikroba. Mereka menggunakan belerang (Sulfur) sebagai bahan utama khusus untuk membunuh kuman kudis. Ar-Razi (pada abad ke-10) menggunakan campuran air raksa sebagai antiseptik yang penting.
    Banyak ahli kimia Muslim telah menghasilkan alkohol sebagai obat-obatan terapeutik melalui penyulingan sejak abad ke-10 dan melakukan pabriksasi alat-alat penyulingan yang pertama untuk digunakan dalam proses kimiawi. Mereka menggunakan alkohol sebagai bahan pelarut dan antiseptik, jauh sebelum Arnau de Villanova, seorang Spanyol pada tahun 1300, yang mengaku telah membuat alkohol yang pertama di dunia.
    Diberitakan bahwa anestesia modern ditemukan pada abad ke-19 oleh Humphrey Davy dan Horace Wells. Sebenarnya anesthesia modern ditemukan, dikuasai dan disempurnakan oleh ahli anestesia Muslim 900 tahun sebelum kedatangan Davy dan Wells. Mereka menggunakan cara oral seperti juga anestesia yang dihirup.
    Sejak abad ke-10 dokter-dokter Islam dan ahli bedahnya sudah menggunakan alkohol sebagai pencegah infeksi ketika membersihkan luka-luka, jadi pencegahan infeksi yang dilakukan oleh ahli bedah dari Inggris, Joseph Lister pada tahun 1865 bukanlah yang pertama. Ahli bedah di Spanyol yang Islam menggunakan metoda-metoda khusus untuk memelihara antisepsis sebelum dan selama perawatan. Mereka juga memulai tindakan-tindakan khusus untuk memelihara kesehatan selama periode pasca operasi. Tingkat sukses mereka sangat tinggi, sehingga penjabat-penjabat tinggi di seluruh Eropa datang ke Cordova, Spanyol, untuk meminta pelayanan kesehatan yang dapat diperbandingkan dengan “Mayo Clinic” di Abad Pertengahan.
    Menurut apa yang kita ketahui, William Harvey menemukan sirkulasi darah pada awal abad ke-17. Dia yang pertama dengan benar menguraikan fungsi jantung, pembuluh nadi dan vena. Galen dari Roma telah memperkenalkan ide yang salah mengenai sistem peredaran darah, dan Harvey yang pertama menetapkan bahwa darah dipompa ke seluruh tubuh via oleh kerja jantung dan klep-klep pembuluh darah. Oleh karena itu, dia dihormati sebagai pendiri ilmu tubuh manusia (physiology).
    Tetapi 7 abad sebelumnya, yakni pada abad ke-10, Ar-Razi menulis sebuah risalah yang mendalam mengenai sistem pembuluh darah, dan dengan teliti digambarkannya fungsi pembuluh darah dan klep-klepnya. Ibnu An-Nafs dan Ibnu Al-Quff (pada abad ke-13) mendokumentasikan secara penuh tentang sirkulasi darah dan dengan tepat menggambarkan ilmu urai tubuh dari jantung dan fungsi klep-klepnya 300 tahun sebelum Harvey. William Harvey adalah seorang lulusan Universitas Padua yang terkenal di Itali, yang pada waktu itu mayoritas kurikulumnya didasarkan pada teks buku Ibnu Sina dan Ar-Razi.

    960
    Gerbert d’Aurillac, seorang Perancis, menerjemahkan buku-buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin, dan dengan ini, era penerjemahan buku-buku ilmiah Islam dimulai. Gerbert kemudian menjadi Paus Sylvester II, meskipun begitu dia masih disebut tukan sihir karena kepercayaannya terhadap sains yang sangat ditentang oleh gereja pada masa itu.

    1000-an
    Kaca dan cermin digunakan di Spanyol Islam. Orang-orang Venesia belajar tentang seni membuat peralatan berbahan gelas yang bagus dari seniman-seniman pembuat kaca dari Syria selama abad ke-9 dan ke-10. Namun yang diketahui umum cermin dan kaca diproduksi pertama kali tahun 1291 di Venesia.
    Dikatakan pula bahwa pada abad ke-17 Isaac Newton mengadakan penyelidikan tentang prisma, lensa-lensa dan cahaya. Padahal dalam abad ke-11 Al-Haytham telah menetapkan hampir segala sesuatu yang dikemukakan oleh Isacc Newton mengenai ilmu optik itu, jauh berabad-abad sebelumnya, dan Al-Haytham dihormati oleh banyak penguasa pada masa itu sebagai “penemu optik.” Demikian juga mengenai penyelidikan tujuh variasi warna yang dibiaskan oleh prisma, selain telah lebih dulu dipelajari oleh Al-Haytham, pada abad ke-14 Kamal Ad-Din juga melakukannya.
    Ada dugaan kalau Newton sedikit dipengaruhi oleh Al-Haytham. Al-Haytham adalah ilmuwan fisika yang paling banyak dijadikan referensi di Abad Pertengahan. Pekerjaan-pekerjaannya digunakan dan dikutip oleh sebagian besar sarjana-sarjana Eropa selama abad ke-16 dan 17, tidak sebanding dengan Newton dan Galileo seandainya digabungkan.
    Dalam abad ke-16 dikatakan bahwa Leonardo Da Vinci menjadi pendiri ilmu geologi ketika ia mencatat fosil-fosil yang ditemukan di pegunungan yang diindikasi sebagai asal-muasal cairan bumi. Tetapi kenyataanya pada abad ke-11, Al-Biruni membuat dengan tepat perngamatan ini dan menambahkannya ke dalam ilmu geologi, termasuk sebuah buku yang sangat besar, ratusan tahun sebelum Da Vinci dilahirkan. Ibnu Sina mencatat hal ini dengan baik. Jadi sangat mungkin kalau Da Vinci pertama kali belajar konsep ini dari terjemahan buku-buku Islam ke dalam bahasa Latin. Da Vinci tidak menambahkan pengetahuan apa pun yang asli dari dirinya.

    1030
    Jauh sebelum Paracelsus (abad ke-16) dikatakan menemukan candu yang disuling untuk anesthesia, dokter-dokter Islam sudah memperkenalkan nilai anestetik dari candu asli selama Abad Pertengahan. Candu mula-mula digunakan sebagai bagian dari anestetik oleh orang Yunani. Paracelus adalah seorang murid yang memperlajari pekerjaan-pekerjaan Ibnu Sina, dan dari situlah hampir dipastikan dia memperoleh ide ini.

    1050
    Konsep keterbatasan materi alam pertama kali ditekuni oleh Al-Biruni, seorang sarjana besar Islam dari Persia dalam tahun 1050. Konsep mengenai wujud materi alam yang bisa berubah namun massanya tetap, seperti air yang jika dipanaskan akan berubah menjadi uap, namun massa total tetap sama. Tapi dikatakan bahwa penemunya adalah Antione Lavoiser pada abad ke-18, padahal Lavoiser adalah seorang murid dari para ahli ilmu kimia dan fisika Muslim pada masanya dan sering mengambil referensi dari buku-buku mereka.
    Disebutkan bahwa Nicolas Desmarest pada tahun 1756 adalah orang pertama yang mempelajari tentang pembentukan geologi lembah-lembah, dengan teorinya bahwa lembah-lembah itu dibentuk dalam suatu periode yang lama oleh waktu dan aliran udara. Padahal Ibnu Sina dan Al-Biruni membuat dengan tepat penemuan itu dalam abad ke-11, 700 tahun sebelum Desmarest melakukannya.
    Al-Biruni adalah orang yang melakukan eksperimen besar pertama di dunia. Dia menulis lebih dari 200 buku, dan banyak ilmuwan yang mendiskusikan eksperimen-eksperimennya. Hasil karyanya berupa sejumlah literatur ilmiah berbagai bidang ilmu pengetahuan dalam 13.000 halaman, jauh melebihi apa yang ditulis oleh Galileo digabungkan dengan Newton. Jadi tidak benar bahwa Galileo adalah orang pertama yang melakukan eksperimen besar di dunia pada abad ke-17.

    1121
    Al-Khazini, ilmuwan Muslim kelahiran Bizantium atau Yunani tahun 1115 dan wafat 1130 adalah saintis yang serba bisa yang menguasai astronomi, fisika, biologi, kimia, matematika serta filsafat. Dia telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sains modern, salah satunya adalah kitab Mizan al-Hikmah atau Balance of Wisdom. Buku yang ditulisnya dalam tahun 1121 itu mengungkapkan bagian penting fisika Islam. Dalam buku itu, Al-Khazini menjelaskan sacara detail pemikiran dan teori yang diciptakannya tentang keseimbangan hidrostatika, konstruksi dan kegunaan, serta teori statika atau ilmu keseimbangan, hidrostatika dan pusat gravitasi. Al-Khazini dan ilmuwan Muslim lainnya merupakan yang pertama menjeneralisasi teori pusat gravitasi dan mereka adalah yang pertama kali menerapkannya ke dalam benda tiga dimensi. Para ilmuwan Muslim, salah satunya al-Khazini telah melahirkan ilmu gravitasi yang kemudian berkembang di Eropa.

    Jelas di sini Isaac Newton sangat terlambat mengemukakan teori Gravitasi di dalam bukunya Philosophia Naturalis Principia Mathematica yang dipublikasikan tahun 1687, 500 tahun lebih setelah buku Al-Khazini membahas hal yang sama. Jadi bagaimana dengan cerita apel yang jatuh itu?

    1130
    Gerard da Cremona, orang Italia yang tinggal di Spanyol, menerjemahkan 92 buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin. Buku terjemahannya itu antara lain Al-Asrar (rahasia-rahasia) karya Abu Bakr Muhammad ibnu Zakaria Ar-Razi (bhs.Ltn.Razes, Rases, atau Rhazes), sebuah karya dokter Abu Az-Zahrawi tentang metoda pembedahan, buku karya Abu Muhammad Dhiyauddin Al-Baithar (bhs.Ltn.Alpetagrius) mengenai tumbuh-tumbuhan.
    Giovanni Morgagni (1682-1771), orang Itali yang dihormati sebagai bapak pathology (ilmu penyakit) karena dikatakan sebagai orang pertama yang dengan benar menguraikan sifat alami penyakit. Namun jauh sebelum Giovanni melakukannya, para ahli bedah Islam adalah ahli patologi pertama sesungguhnya. Mereka menyadari secara penuh sifat alami penyakit dan menggambarkan berbagai macam penyakit dengan detil modern. Ibnu Zuhr dengan benar menggambarkan sifat alami radang selaput dada (pleurisy), tuberkulosis (TBC) dan radang kantung jantung (pericardistis). Az-Zahrawi dengan teliti mendokumentasikan ilmu penyakit dari hydrocephalus (air di otak) dan penyakit-penyakit sejak lahir lainnya. Ibnu Al-Quff dan Ibnu An-Nafs memberi uraian-uraian sempurna tentang penyakit-penyakit peredaran darah. Ahli-ahli bedah Islam lainnya memberi uraian-uraian akurat pertama tentang penyakit berbahaya tertentu, termasuk kanker perut, usus dan kerongkongan. Para ahli bedah Islam ini adalah pemula dari pathology (ilmu penyakit), bukan Giovanni Morgagni.

    1140-an
    Para ahli matematik Islam memperkenalkan bilangan negatif untuk digunakan dalam berbagai fungsi aritmetika sedikitnya 400 tahun sebelum Geronimo Cardano mengakui telah memperkenalkannya dalam tahun 1545, dengan mengatakan bahwa angka-angka bisa kurang dari nol.

    1160
    Mata air-mata air Nil yang mengalir melalui danau-danau besar di Khatulistiwa telah ditetapkan dengan seksama oleh Al-Idrisi, sedangkan orang-orang Eropa baru menemukannya pada paruh kedua abad ke-19.

    1200-an
    Informasinya pada tahun 1614, John Napier menemukan logaritma dan tabel logaritmik, namun sejak abad ke-13 para ahli matematika Islam sudah menemukannya dan tabel logaritmik seperti itu sudah umum di dalam dunia pengetahuan Islam pada masa itu.

    1205

    Amir Ya’qub dalam pertempuran Mahdiyya telah menggunakan artileri sebagai senjata terakhir. Pada tahun 1273, Sultan Abu Yusuf pada pertempuran Sijilmasa di Maroko Selatan mempergunakan meriam-meriam. Pada tahun 1342, dua orang Inggris, Lord Derby dan Lord Salisbury, hadir pada pertempuran Algericas yang dipertahankan dengan cara yang sama oleh orang-orang Arab. Ketika kedua orang Inggris itu menyaksikan daya efek mesiu, maka mereka membawa penemuan ini ke negeri mereka.

    1240 – 1250
    Seorang frater Katolik Roma anggota Ordo Fransiskan dari Inggris bernama Roger Bacon datang untuk mempelajari bahasa Arab ke Paris dan Toledo karena ada orang-orang Perancis yang pandai berbahasa Arab di sana. Selain itu di sana terdapat banyak terjemahan buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin dan naskah-naskah asli berbahasa Arab.
    Dikatakan bahwa perawatan pertama dengan anesthesia (pembiusan) dilakukan oleh C.W. Long, seorang Amerika pada tahun 1845, padahal 600 tahun sebelum Long melakukannya, seorang Muslim Spanyol, Az-Zahrawi dan Ibnu Zuhr, di antara para ahli bedah Muslim lainnya, sudah melaksanakan ratusan perawatan-perawatan melalui cara pembiusan dengan penggunaan narkotika yang direndam pada spon, yang ditempatkan dengan cara menutup wajah.

    1250 – 1257
    Roger Bacon pulang ke Inggris dan melanjutkan pelajaran Bahasa Arabnya di Universitas Oxford dengan membawa sejumlah besar buku-buku ilmiah Islam dari Paris. Di antaranya Al-Manazhier karya Ali Al-Hasan ibnu Haitsam diterjemahkan Bacon ke dalam bahasa Latin, bahasa ilmiah Eropa pada masa itu.
    Terdapat penjelasan-penjelasan mengenai mesiu dan mikroskop pada naskah itu, namun secara tidak jujur dia telah mencantumkan namanya sendiri pada terjemahan-terjemahan itu dan dengan demikian dia telah melakukan plagiat terang-terangan.
    Sangat berbeda dengan penerjemah-penerjemah Muslim yang menerjemahkan karya-karya Pythagoras, Plato, Aristoteles, Aristarchos, Euclides dan Claudius Ptolemaios, dan lain-lain dengan tetap menyebutkan nama pengarang-pengarang aslinya.

    1300-an
    Dimulai abad Renaisans (B.Perancis Renaissance) atau kelahiran kembali, di mana ditemukan kembali cerahnya peradaban Yunani dan Romawi (yang dianggap sebagai “klasik”) ketika keduanya mengalami masa keemasan. Renaisans berlangsung antara abad ke-14 hingga abad ke-17 di Eropa. Tampak di sini, bahwa kebangkitan Eropa yang diawali dengan Renaisans erat hubungannya dengan kembalinya penerjemahan buku-buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin, antara lain Gerbert d’Aurillac, orang Perancis yang menjadi Paus Sylvester II (tahun 960), Gerard da Cremona, orang Itali (tahun 1130), Seorang frater Katolik Roma, Roger Bacon dari Inggris (tahun 1250).
    Dikatakan bahwa tahun 1454, Johan Gutenberg (1398 – 1468) menemukan mesin cetak paling canggih di abad pertengahan. Faktanya, alat cetak berbahan kuningan yang dapat dipindahkan telah digunakan di Spanyol Islam 100 tahun sebelumnya, ketika Gutenberg belum lahir.

    1400-an
    Dikatakan bahwa sistem desimal di dalam matematika pertama kali dikembangkan oleh seorang Belanda, Simon Stevin, tahun 1589. Sistem desimal membantu ilmuwan matematika karena menggantikan bilangan pecahan yang sulit, sebagai contohnya 1/2, dengan menggunakan desimal menjadi 0,5.
    Padahal para ahli matematika Islam adalah yang pertama menggunakan sistem desimal sebagai ganti bilangan pecahan secara besar-besaran. Buku Al-Kashi, berjudul “Kunci kepada Aritmatika”, yang ditulis pada awal abad ke-15 dan menjadi stimulus untuk aplikasi sistematis sistem desimal untuk seluruh bilangan dan pecahan-pecahannya.

    1600-an
    Francis Bacon – seorang Bacon yang lain, menyebarluaskan teori induksi dan percobaan-percobaan ilmiah (eksperimen) atau empirisme ilmiah di dalam karya-karyanya The Advencement of Learning (1605), Novum Organum (1620), De Augmentis Scientiarum (1623), Sylva Sylvarum (1624), dan New Atlantis (1624), yang dengan alat cetak buku buatan Johan Gotenburg buku-buku tersebut dicetak.
    Kemudian berkembang teori Baconian Philosophy yang kemudian menjadi dasar metode ilmiah pada ilmu pengetahuan dan teknologi di Barat (Eropa dan Amerika), yang mana metode tersebut sebetulnya merupakan jiplakan Bacon dari ilmu pengetahuan di dunia Islam.

    Next Page »