Retza Fudiawan

June 27, 2009

PDA, Taruhan dan Babu

Filed under: Banyolan — Retza Fudiawan @ 19:17

cerita yang sulit dijelaskan, kesekian kalinya duduk2 di depan TV jagain rumah padahal dari kecil ga pernah bercita2 jadi anjing penjaga rumah ato anjing pelacak, lagi iseng korek2 kuping..otak ngelayang ke dunia yang belum pernah dijamah ilmuwan sepintar apapun tapi sering dijamah oleh orang2 omes tak bertuan (kalo ilmuan omes??), terlintas dibenak dengan kecepatan 4,12*10^16 kecepatan cahaya “bang di hape ada movie hasil blutooth dari temen yang belum di analisis”, kontak dengan kecepatan 1,2 * 10^11 kecepatan cahaya..otak nyuruh tangan “cari tuh barang dengan teknologi canggih yang namanya ponsel” lalu dilanjutkan ke pituitari(bagian saraf kepala hasil baca komik jerman saduran bhsa sunda)  terus nyampe juga ke pangkalan ojeg dengan impuls ukuran nano detik, kordinat posisi ponsel dengan jarak 12*10^-13 tahun cahaya,  sebelah kiri dari sendok karatan hasil nyolong di tetangga di kosan, nyolok2 hp karena ho ini ga da keypad nya alias touch screen..buka media player nya n gotcha, langsung play..cuma selang sekitar 3,186 detik teriakan menggema dari arah pintu masuk kamar “ZOOOOO..Bayar utang taruhan lo..”, hasil  objekan MU VS persib waktu final champion..dengan skor 25-21, 22-25,22-25,25-18, 24-25 dengan juss total 6x, (ini skor bola to voly), kontan denger teriakan memilukan hati dan memalukan karena telah menjaga 12 generasi kehormatan dan kewibawaan ga pernah kalah taruhan dengan taruhan “nyuci baju selama 2 minggu n beresin kamar selama 1 bulan” mencoba dengan tetesan kehormatan dan segenap jiwa dan tumpah darah (merdeka!!!) ditambah visualisasi muka yang memelas dengan bagian “bawah” yang menunjuk lurus kedepan,

me: berdesih “taruhan tuh ga baik, haram hukumnya”

teman : “haram kalo lo kalah kalo menang sih asik2 aja toh taruhannya bukan uang”

me : ya udah deh..kapan saya kerja pa??, terus teken kontraknya kapan..??

teman :(dengan lantang) SEKARANG!!!

dengan hati yang memelas meminta ampunan dosa dari sang khalik untuk diturunkan sebuah kejadian agar kejadian yang tidak sesuai sengan hak asasi manusia dan keseimbangan alam yang secara tidak langsung merusak nama dari seorang titisan priyayi se jawa-bali..tetapi do’a tersebut terjadi delay karena transmisi jaringan dan sinyal dari mulutku yang penuh sumbatan dan gelombang dosa, untuk sebulan ke depan titel seorang mahasiswa smaster terakhir jurusan teknik informatika berubah dengan titel babu orang.

25310768315564l